• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Operasi, Ini 2 Pengobatan Hernia Hiatus yang Dapat Dilakukan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Operasi, Ini 2 Pengobatan Hernia Hiatus yang Dapat Dilakukan

Selain Operasi, Ini 2 Pengobatan Hernia Hiatus yang Dapat Dilakukan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 07 November 2022

“Ada beberapa pengobatan selain operasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi hernia hiatus. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat tertentu untuk meredakan gejalanya.”

Selain Operasi, Ini 2 Pengobatan Hernia Hiatus yang Dapat DilakukanSelain Operasi, Ini 2 Pengobatan Hernia Hiatus yang Dapat Dilakukan

Halodoc, Jakarta – Hernia atau turun berok terjadi ketika organ dalam atau bagian tubuh lainnya menonjol melalui dinding otot atau jaringan. Kebanyakan hernia terjadi di dalam rongga perut, antara dada dan pinggul. 

Hernia sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu hernia inguinalis, hernia femoralis, hernia umbilikalis dan hernia hiatus. Kebanyakan dari beberapa jenis hernia hanya dapat ditangani melalui prosedur pembedahan atau operasi.  

Namun, ada satu jenis hernia, yang juga dapat diobati tanpa prosedur operasi, yaitu hernia hiatus atau hernia hiatal. Lantas, apa saja pilihan pengobatan untuk hernia hiatus yang dapat dilakukan? 

Pengobatan Hernia Hiatus 

Sebagian besar kasus hernia hiatus tidak memerlukan perawatan. Namun, kehadiran gejala seperti refluks asam dan mulas, kamu mungkin memerlukan konsumsi obat-obatan. 

Namun, apabila perawatan menggunakan obat tidak berhasil, dokter akan menganjurkan tindakan operasi. Nah, berikut adalah beberapa pengobatan selain operasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi hernia hiatus: 

1. Konsumsi obat

Salah satu jenis hernia, yaitu hernia hiatus sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya. Namun, dokter dapat meredakan gejalanya dengan meresepkan jenis obat-obatan tertentu. Berikut adalah obat-obatan tersebut: 

  • Obat antasida

Obat-obatan jenis antasida diketahui berfungsi dalam menetralkan asam lambung. Kendati demikian, penggunaan obat ini perlu dilakukan sesuai petunjuk penggunaan atau resep dari dokter. Sebab, terlalu sering menggunakan beberapa antasida dapat menyebabkan efek samping, seperti diare atau terkadang masalah ginjal.

  • Penghambat reseptor H-2

Obat-obatan untuk mengurangi produksi asam atau penghambat reseptor H-2 seperti cimetidine juga mungkin akan diresepkan oleh dokter. 

  • Penghambat pompa proton

Obat ini merupakan obat yang bekerja dengan menghalangi produksi asam dan menyembuhkan kerongkongan. Perlu diketahui bahwa penghambat pompa proton adalah penghambat asam yang lebih kuat dari penghambat reseptor H-2. Selain itu, obat ini juga dapat memberikan waktu bagi jaringan kerongkongan yang rusak untuk sembuh. 

2. Perubahan pola makan 

Salah satu pemicu terjadinya hernia hiatus adalah gejala refluks asam. Karena itu, pengobatan yang juga dapat dilakukan untuk kondisi inia dalah dengan mengubah pola makan untuk meredakan gejalanya. Hal ini mungkin membantu untuk makan makanan kecil beberapa kali sehari, bukan tiga kali makan besar. Pengidap hernia hiatus juga harus menghindari konsumsi makanan atau camilan dalam beberapa jam sebelum tidur.

Selain itu, ada juga makanan tertentu yang dapat meningkatkan risiko sakit maag. Maka dari itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan berikut: 

  • Makanan pedas. 
  • Cokelat. 
  • Makanan yang dibuat dengan bahan tomat, seperti pasta, jus, atau sup tomat. 
  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh. 
  • Bawang bombay. 
  • Buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, dan limau. 
  • Minuman beralkohol. 

Beberapa perubahan kebiasaan juga dapat dilakukan untuk mengurangi gejala hernia hiatus, antara lain: 

  • Jika kamu adalah seorang perokok aktif, maka berhenti merokok perlu dilakukan. 
  • Mengangkat kepala tempat tidur setidaknya 15 centimeter agar tidur lebih nyaman. 
  • Menghindari membungkuk atau berbaring setelah makan. 

Itulah beberapa pengobatan hernia hiatus selain operasi yang dapat dilakukan, yaitu penggunaan obat dan perubahan pola makan. Jika kedua jenis pengobatan tersebut tidak kunjung membuahkan hasil, maka prosedur operasi mungkin diperlukan.

Operasi untuk hernia hiatus sendiri ada dua teknik berbeda, yakni pembedahan terbuka dan pembedahan laparoskopi. Keduanya  memiliki risiko dan manfaatnya masing-masing. Karena itu, penting untuk berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu. 

Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar hernia atau memiliki keluhan kesehatan, segeralah hubungi dokter. Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa tanya dokter tepercaya untuk mendapatkan informasi medis yang dibutuhkan. Tentunya melalui fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi: 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Hernia.
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Want to Know About a Hernia. 
Healthline. Diakses pada 2022. Hiatal Hernia.