Ad Placeholder Image

Sembelit Itu Seperti Ini Rasanya! Kenali Cirinya

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   10 April 2026

Sembelit adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan buang air besar (BAB).

Sembelit Itu Seperti Ini Rasanya! Kenali CirinyaSembelit Itu Seperti Ini Rasanya! Kenali Cirinya

DAFTAR ISI


Sembelit, atau yang dikenal juga dengan konstipasi, adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan buang air besar (BAB). Kondisi ini ditkamui dengan frekuensi BAB yang kurang dari tiga kali dalam seminggu.

Feses yang dikeluarkan cenderung terasa keras, kering, dan menggumpal, sehingga seringkali menyebabkan rasa sakit saat proses pengeluaran.

Penderita sembelit umumnya harus mengejan dengan kuat saat BAB. Mereka juga seringkali merasa tidak tuntas setelah selesai BAB, seolah masih ada sisa feses di dalam perut.

Gejala lain yang umum menyertai sembelit adalah perut kembung atau terasa penuh, yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan signifikan.

Ciri-ciri dan Gejala Sembelit Itu Seperti Apa?

Mengenali ciri-ciri sembelit sangat penting untuk dapat mengambil tindakan penanganan yang tepat.

Sembelit bukan hanya tentang frekuensi BAB yang jarang, tetapi juga melibatkan kualitas feses dan pengalaman saat BAB.

Berikut adalah ciri-ciri utama sembelit secara rinci yang perlu diperhatikan:

  • Frekuensi BAB Jarang: Salah satu indikator paling jelas adalah buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu. Pola ini menunjukkan adanya gangguan pada sistem pencernaan.
  • Tekstur Feses yang Keras: Feses penderita sembelit umumnya keras, kering, berukuran kecil-kecil, atau menggumpal. Seringkali teksturnya digambarkan seperti kotoran kambing.
  • Proses Buang Air Besar yang Sulit: Penderita harus mengejan kuat, merasakan sakit, atau memerlukan waktu yang lebih lama dari biasanya di toilet. Ini menunjukkan adanya hambatan dalam perjalanan feses.
  • Perasaan Tidak Tuntas: Setelah selesai BAB, penderita seringkali merasa masih ada sisa feses di dalam perut. Perasaan ini dapat memicu keinginan untuk BAB lagi meskipun sebenarnya tidak ada feses yang keluar.
  • Gejala Fisik Tambahan: Sembelit seringkali disertai dengan perut kembung akibat penumpukan gas. Nyeri atau kram perut juga dapat terjadi, serta terkadang mual sebagai respons tubuh terhadap ketidaknyamanan pencernaan.

Pahami lebih lanjut tentang Apa Itu Konstipasi (Sembelit)? Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya berikut ini.

Penyebab Umum Sembelit

Sembelit dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.

Memahami penyebabnya dapat membantu dalam mencegah dan mengatasi kondisi ini.

Berikut adalah beberapa penyebab umum sembelit:

  • Kurang Asupan Serat: Serat makanan berperan penting dalam menambah volume feses dan membuatnya lebih lunak. Kekurangan serat dari sayur, buah, dan biji-bijian dapat menyebabkan feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan.
  • Kurang Minum Air Putih (Dehidrasi): Cairan sangat dibutuhkan untuk melunakkan feses. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, usus akan menyerap air dari feses, membuatnya menjadi kering dan keras.
  • Kurang Beraktivitas Fisik: Aktivitas fisik membantu merangsang gerakan otot-otot usus (peristaltik) yang mendorong feses. Kurangnya olahraga atau gaya hidup kurang aktif dapat memperlambat pergerakan usus.
  • Kebiasaan Menahan Buang Air Besar: Sering menunda atau menahan keinginan BAB dapat membuat feses menumpuk di usus besar. Semakin lama feses tertahan, semakin banyak air yang diserap, sehingga feses menjadi semakin keras.
  • Perubahan Pola Makan atau Rutinitas: Perubahan mendadak dalam pola makan, jadwal perjalanan, atau stres dapat memengaruhi ritme pencernaan dan memicu sembelit.
  • Efek Samping Obat-obatan: Beberapa jenis obat, seperti antasida, antidepresan, atau obat pereda nyeri tertentu, dapat menyebabkan sembelit sebagai efek samping.
  • Kondisi Medis Tertentu: Penyakit tertentu seperti hipotiroidisme, diabetes, sindrom iritasi usus besar (IBS), atau masalah saraf di usus juga bisa menjadi penyebab sembelit kronis.

Cara Mengatasi Sembelit Secara Mandiri

Untuk mengatasi sembelit ringan yang baru terjadi, ada beberapa langkah mandiri yang dapat dilakukan. Pendekatan ini berfokus pada perubahan gaya hidup sehat untuk mendukung fungsi pencernaan optimal. Langkah-langkah awal penanganan meliputi:

  • Tingkatkan Konsumsi Serat: Perbanyak makan makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, sereal gandum utuh, dan kacang-kacangan. Serat membantu menambah massa feses dan melancarkannya.
  • Perbanyak Minum Air Putih: Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik dengan minum minimal delapan gelas air putih per hari. Cairan akan melunakkan feses, sehingga lebih mudah dikeluarkan.
  • Rutin Berolahraga: Lakukan aktivitas fisik ringan secara teratur, seperti berjalan kaki atau bersepeda. Olahraga dapat merangsang kontraksi otot usus, membantu pergerakan feses.
  • Jangan Menahan Buang Air Besar: Segera respons dorongan untuk BAB dan jangan menundanya. Kebiasaan ini melatih usus untuk bekerja sesuai ritmenya.
  • Coba Obat Pencahar Bebas: Jika perubahan gaya hidup belum cukup, penggunaan obat pencahar yang dijual bebas dapat dipertimbangkan untuk penggunaan jangka pendek. Namun, pastikan membaca petunjuk penggunaan dengan seksama.

Rekomendasi Obat Sembelit di Apotek

Mengobati sembelit tentu tak bisa sembarangan, ini harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatanmu.

Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, sebelum kamu memilih obat-obatan agar sesuai dosis dan keamanannya. 

Nah, obat-obatan yang sering dokter resepkan, antara lain: 

1. Microlax Gel 5 ml

Kamu bisa menggunakan Microlax Gel yang dimasukkan melalui anus untuk mengatasi BAB keras.

Produk ini mampu mengatasi sembelit dan membantu melembutkan tinja.

Keunggulan dari Microlax Gel yaitu memiliki efek cepat untuk melunakkan tinja.

Dengan begitu, ketidaknyamanan akibat konstipasi bisa segera mereda.

Microlax sebagai obat sembelit ini sudah dapat digunakan mulai usia di atas 3 tahun, sebanyak 1 tube.

Berikut ini cara pakainya: 

  • Tekan tube sedikit agar sebagian isi obat keluar. 
  • Oleskan pada bagian luar dari pipa. 
  • Masukkan pipa ke dalam anus. 
  • Lalu tekan tube hingga seluruh isinya keluar. 
  • Terakhir, cabut kembali pipa tanpa melepaskan tekanan pada tube. 

No registrasi BPOM: DBL7221628958A1

Harga mulai dari: Rp29.500 per tube.

Dapatkan Microlax Gel 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

2. Laxadine Emulsi 60 ml

Komposisi per 5 ml:

  • Phenolphthalein 55 mg
  • Liquid paraffin 1.200 mg
  • Glycerin 378 mg

Obat BAB keras ini dapat merangsang gerakan peristaltik usus besar dan menghambat reabsorbsi air, sehingga feses lebih mudah dikeluarkan.

Dosis penggunaan:

  • Anak 6-12 tahun: 0,5-1 sendok makan sekali sehari.
  • Dewasa dan anak berusia lebih dari 12 tahun: 1-2 sendok makan sekali sehari.
  • Konsumsi sebelum atau sesudah makan.

Obat ini tidak disarankan untuk digunakan dalam jangka panjang, karena bisa memicu kekurangan cairan atau elektrolit, kelemahan otot, dan penurunan BB.

Selain itu, Laxadine Emulsi juga tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, orang lanjut usia, serta anak di bawah usia 6 tahun. 

No registrasi BPOM: DTL8327800932A1

Harga mulai dari: Rp65.500 per botol

Dapatkan Laxadine Emulsi 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

Ingat, Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi BAB Berdarah akibat terlalu keras.

3. Dulcolax 5 mg 10 Tablet

Komposisi:

  • Bisacodyl 5 mg dalam bentuk tablet salut enterik. 

Manfaatnya mampu mengatasi masalah konstipasi atau susah BAB adalah Dulcolax Tablet.

Bisacodyl bekerja dengan merangsang pergerakan pada usus besar, sehingga mempermudah proses pengeluaran feses.

Selain mengatasi masalah sembelit, Dulcolax juga sering diresepkan dokter sebagai persiapan prosedur diagnostik sebelum operasi.

Dosis penggunaan:

  • Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun, bisa konsumsi 2-3 tablet per hari.
  • Anak 6-12 tahun: hanya perlu 1 tablet sekali sehari. 

Untuk persiapan diagnostik sebelum operasi, dokter biasanya memberikan obat ini pada dewasa sebanyak 2-4 tablet, diminum pada malam hari sebelum tindakan medis. 

No registrasi BPOM: DTL1821207915A1

Harga mulai dari: Rp24.800 per strip.

Dapatkan Dulcolax 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun sembelit umumnya dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Segera konsultasikan ke dokter jika sembelit berlangsung kronis, yaitu lebih dari beberapa minggu.

Apalagi jika disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan seperti nyeri perut hebat, perdarahan dari dubur, penurunan berat badan yang tidak disengaja, atau perubahan mendadak pada pola BAB.

Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebab mendasari sembelit dan memberikan penanganan yang sesuai.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter secara mudah dan cepat.

Dapatkan rekomendasi medis dan panduan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah pencernaan kamu dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Constipation.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Constipation?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Constipation.
Healthline. Diakses pada 2026. What You Should Know About Constipation.