• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Menggaruk Kulit Bisa Disebabkan Stres?

Sering Menggaruk Kulit Bisa Disebabkan Stres?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Gangguan kecemasan dapat menyebabkan beberapa orang mengalami kondisi kulit yang gatal sehingga punya keinginan untuk terus menggaruk. Ini bisa dapat diobati secara efektif, tetapi sangat penting untuk menentukan pemicu dari rasa gatal tersebut. 

Menurut data yang dipublikasikan oleh Anxiety and Depression Association of America, gangguan kecemasan dan stres memengaruhi 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat setiap tahunnya. Dan akibat dari gangguan tersebut mereka mengalami gatal kronis. 

Stres dan Gatal

Kecemasan, terutama jika kronis, dapat memengaruhi kesehatan dengan banyak cara. Otak selalu terhubung dengan ujung saraf di kulit. Ketika kecemasan muncul, respons stres tubuh bisa menjadi berlebihan. 

Ini dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan gejala sensorik, seperti rasa terbakar atau gatal pada kulit, dengan atau tanpa tanda-tanda yang terlihat. Kamu dapat mengalami sensasi ini di mana saja di kulit, termasuk lengan, kaki, wajah, dan kulit kepala.

Baca juga: Ini Alasan Stres Bisa Sebabkan Dermatographia

Frekuensinya bisa hanya sebentar atau bisa lama. Gatal bisa terjadi bersamaan dengan gejala kecemasan atau bisa juga terjadi secara terpisah. Jika penyebab gatal adalah kecemasan dan stres masalah kulit yang serius dapat berkembang, bila kamu semakin menggaruk terlalu keras. 

Ini dapat membuat kamu mengalami iritasi kulit atau bahkan berdarah yang berujung pada infeksi. Orang yang memiliki masalah kulit sebelumnya bisa jadi mengalami peningkatan rasa gatal yang berkaitan dengan kondisi tersebut. 

Dalam kasus ini, gejala stres dapat memperburuk gejala atau memicu peningkatan kondisi kulit. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh Neuroscience & Biobehavioral mencatat bahwa orang yang hidup dengan kondisi kulit kronis menyebabkan timbulnya rasa gatal lebih. Stres psikologis merupakan faktor yang memperburuk gejalanya.

Orang dengan kondisi, seperti psoriasis, lichen planus, atau eksim dapat menemukan bahwa gejala mereka bertambah buruk ketika mereka stres, gugup, atau cemas. Informasi lebih detail mengenai gangguan kulit dan stres bisa kamu tanyakan melalui aplikasi Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.  Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Tidak Semua Stres Memicu Aktivitas Menggaruk

Gejala kecemasan dapat bervariasi dari orang ke orang.  Sebagian orang justru mengalami gejala lain seperti: 

  1. Gugup atau gelisah,
  2. Detak jantung yang cepat,
  3. Kesulitan fokus,
  4. Merasa dalam bahaya atau dalam keadaan panik,
  5. Otot berkedut,
  6. Berkeringat yang mungkin menyebabkan ruam, dan
  7. Insomnia.

Bagaimana penanganan untuk gatal yang disebabkan stres sehingga menimbulkan keinginan untuk menggaruk terus? Nah, perawatan akan bervariasi berdasarkan pada kondisi yang mendasarinya dan akar penyebab gatal atau kecemasan.

Perawatan untuk kondisi kulit mungkin termasuk krim obat untuk membantu menghentikan rasa gatal, serta obat-obatan yang ditargetkan untuk gejala atau kondisi individu itu sendiri. Seorang terapis atau psikolog juga dapat membantu orang dengan gangguan kecemasan mengelola tingkat kecemasan mereka melalui terapi perilaku. 

Baca juga: Stres Berlebihan Bisa Memicu Serangan Jantung

Terapi ini dapat membantu orang mengubah pola pikir yang mengarah pada kecemasan. Dalam beberapa kasus, obat-obatan mungkin diperlukan. Penting juga untuk menemukan cara mengurangi stres, karena dapat memicu gejala. 

Praktik yang dapat membantu mengurangi stres termasuk:

  1. akupunktur,
  2. Pijat terapi,
  3. Aktivitas, seperti tai chi atau yoga,
  4. Latihan pernapasan,
  5. Meditasi, dan
  6. Olahraga rutin
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to know about anxiety and itching.
Healthline. Diakses pada 2020. Anxiety and Itching: What to Do When They Happen Together.