Intip Beragam Manfaat Bawang Goreng Merah bagi Kesehatan

DAFTAR ISI
- Kandungan Nutrisi Brambang Goreng
- Manfaat Brambang Goreng bagi Kesehatan
- Risiko dan Efek Samping Konsumsi Berlebihan
- Cara Membuat Brambang Goreng yang Lebih Sehat
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Bagi masyarakat Indonesia, menyantap makanan berkuah seperti soto, bakso, atau hidangan seperti nasi goreng dan sate rasanya kurang lengkap tanpa taburan brambang goreng. Brambang goreng atau bawang merah goreng bukan hanya sekadar bahan pelengkap atau garnish untuk mempercantik tampilan makanan. Lebih dari itu, bumbu dapur yang satu ini memiliki aroma khas dan cita rasa gurih yang mampu meningkatkan selera makan siapa saja yang menciumnya.
Bawang merah (Allium ascalonicum) yang menjadi bahan baku utamanya, pada dasarnya sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu sebagai tanaman herbal yang sarat akan khasiat medis. Namun, banyak orang yang bertanya-tanya, apakah ketika bawang merah digoreng, nutrisinya akan hilang? Faktanya, meskipun proses pemanasan dan penggorengan dapat merusak sebagian kecil vitamin yang larut dalam air, manfaat brambang goreng tetap bisa kamu dapatkan berkat berbagai senyawa aktif yang mampu bertahan bahkan setelah dimasak.
Penting untuk diketahui bahwa kandungan fitokimia dalam bawang merah, seperti flavonoid dan senyawa sulfur, masih memberikan dampak positif bagi tubuh jika dikonsumsi dengan cara dan porsi yang tepat. Tentu saja, cara mengolahnya sangat menentukan seberapa besar manfaat kesehatan yang bisa kamu peroleh. Penggunaan minyak yang sehat dan teknik penggorengan yang tepat akan meminimalisir risiko penumpukan kolesterol jahat.
Nah, mau tahu apa saja manfaat brambang goreng untuk kesehatan tubuhmu? Serta bagaimana cara terbaik untuk mengonsumsinya agar tetap sehat? Berikut ulasan lengkapnya!
Kandungan Nutrisi Brambang Goreng
Sebelum membahas manfaatnya secara spesifik, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang terkandung di dalam taburan gurih ini. Bawang merah mentah merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang sangat baik. Ketika diiris dan digoreng, bawang merah akan mengalami penyusutan kadar air secara drastis, sehingga konsentrasi nutrisi tertentu per gramnya bisa menjadi lebih padat.
Dalam porsi yang wajar, brambang goreng mengandung karbohidrat, sedikit protein, serta serat makanan. Selain itu, bawang merah kaya akan mikronutrien penting seperti vitamin C, vitamin B6, asam folat, kalium, dan mangan. Bawang merah juga merupakan salah satu sumber flavonoid terbaik, khususnya quercetin, yang bertindak sebagai antioksidan kuat di dalam tubuh.
Namun, perlu diingat bahwa proses penggorengan akan menambah kadar lemak dan kalori secara signifikan karena bawang merah menyerap minyak selama proses pemanasan. Oleh karena itu, meskipun nutrisi bawaannya sangat baik, jumlah kalori tambahan dari minyak goreng harus selalu menjadi pertimbangan agar tidak memicu masalah kesehatan seperti obesitas atau kolesterol tinggi.
Manfaat Brambang Goreng bagi Kesehatan
Berdasarkan kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang ada di dalamnya, berikut adalah berbagai manfaat kesehatan yang bisa kamu peroleh dari mengonsumsi brambang goreng secara bijak:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Bawang merah mengandung antioksidan dan senyawa yang mampu melawan peradangan, menurunkan kadar trigliserida, serta mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Semua faktor tersebut berkontribusi besar dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan quercetin dalam brambang goreng diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan elastisitasnya.
Selain itu, senyawa sulfur dalam bawang merah bertindak sebagai pengencer darah alami, yang dapat mencegah terbentuknya gumpalan darah yang memicu serangan jantung atau stroke. Namun, manfaat ini hanya bisa optimal jika brambang goreng diolah menggunakan minyak sehat (seperti minyak zaitun atau minyak kanola) dan ditiriskan dengan baik untuk mengurangi asupan lemak jenuh.
2. Kaya Akan Antioksidan
Antioksidan adalah senyawa yang bertugas melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kerusakan sel ini sering dikaitkan dengan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis, termasuk kanker dan diabetes. Bawang merah merupakan salah satu sayuran dari kelompok Allium yang memiliki kadar antioksidan tertinggi.
Menariknya, meskipun proses penggorengan bisa mengurangi sebagian kecil nutrisi, studi menunjukkan bahwa pigmen antosianin (yang memberikan warna merah keunguan pada bawang) dan quercetin cukup tahan terhadap panas. Ini berarti, saat kamu menaburkan brambang goreng di atas makananmu, kamu tetap menyuplai tubuh dengan antioksidan pelindung sel.
3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C dan senyawa fitokimia dalam bawang merah berperan penting dalam meningkatkan sistem imun tubuh. Meskipun vitamin C rentan terhadap panas, senyawa fitokimia lainnya tetap bekerja menstimulasi respons kekebalan tubuh terhadap patogen asing seperti virus dan bakteri.
Untuk menjaga imunitas, konsumsi makanan sehat saja terkadang tidak cukup saat tubuh sedang drop. Untuk menunjang daya tahan tubuh sehari-hari, kamu juga bisa mengoptimalkannya dengan cara beli obat, suplemen, atau vitamin online di Halodoc yang 100% asli dan langsung diantar ke rumahmu tanpa repot.
4. Membantu Melancarkan Pencernaan
Bawang merah merupakan sumber serat pangan dan prebiotik yang sangat baik, terutama inulin dan fruktooligosakarida. Prebiotik adalah jenis serat yang tidak dapat dicerna oleh lambung, melainkan akan dipecah oleh bakteri baik di dalam usus (probiotik). Proses ini akan menghasilkan asam lemak rantai pendek yang berfungsi memperkuat kesehatan usus, meningkatkan kekebalan, dan mengurangi peradangan usus.
Dengan mengonsumsi serat dari bawang, buang air besar bisa menjadi lebih lancar. Namun, perhatikan porsinya, karena konsumsi minyak berlebih dari bawang yang digoreng deep-fry justru bisa memicu sakit perut atau GERD bagi mereka yang sensitif.
5. Memiliki Sifat Antibakteri dan Antimikroba
Sejak zaman dahulu, ekstrak bawang merah telah digunakan untuk mengobati infeksi karena sifat antibakterinya. Senyawa allicin yang terbentuk ketika bawang diiris memiliki kemampuan untuk melawan berbagai bakteri berbahaya, termasuk E. coli dan Staphylococcus aureus. Meskipun panas dapat mengurangi sebagian potensi allicin, sisa-sisa senyawa sulfurnya tetap memberikan efek perlindungan antimikroba di dalam saluran pencernaan saat dikonsumsi.
6. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Beberapa penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa konsumsi bawang merah dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Senyawa spesifik dalam bawang, seperti quercetin dan senyawa sulfur, diduga memiliki efek antidiabetes. Senyawa ini berinteraksi dengan sel-sel di usus kecil, pankreas, otot rangka, dan jaringan lemak untuk mengontrol regulasi gula darah ke seluruh tubuh.
7. Mendukung Kesehatan Tulang
Walaupun susu sering menjadi rujukan utama untuk kesehatan tulang, sayuran seperti bawang merah ternyata juga berkontribusi positif. Bawang merah dinilai dapat membantu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan kadar antioksidan, dan mengurangi keropos tulang, yang pada akhirnya dapat mencegah osteoporosis. Kandungan mineral seperti tembaga, kalsium, dan fosfor di dalamnya turut membantu menjaga kepadatan tulang.
Tips Mengonsumsi Brambang Goreng dengan Aman
- Tiriskan bawang yang sudah digoreng menggunakan tisu dapur atau kertas penyerap minyak untuk menghilangkan kelebihan lemak.
- Gunakan minyak goreng sekali pakai. Menghangatkan minyak berulang kali akan memicu pembentukan lemak trans yang berbahaya bagi jantung.
- Jangan menggoreng hingga terlalu gosong (berwarna hitam), karena makanan yang gosong mengandung akrilamida yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker).
- Jadikan sebagai taburan (garnish) secukupnya, bukan sebagai lauk porsi besar.
Risiko dan Efek Samping Konsumsi Berlebihan
Walaupun menawarkan berbagai kebaikan, konsumsi brambang goreng tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Ada beberapa efek samping yang patut kamu waspadai:
1. Memicu Kenaikan Berat Badan dan Kolesterol
Bawang merah pada dasarnya rendah kalori. Namun, ketika digoreng dalam minyak yang banyak (deep frying), bawang akan menyerap kalori dan lemak dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah besar, ini dapat memicu surplus kalori yang berujung pada obesitas serta peningkatan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
2. Gangguan Pencernaan dan Asam Lambung (GERD)
Bawang-bawangan mengandung FODMAPs (Fermentable Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharides, and Polyols), yaitu karbohidrat rantai pendek yang sulit dicerna oleh sebagian orang. Konsumsi berlebih bisa menyebabkan kembung, gas, dan diare, terutama bagi penderita Irritable Bowel Syndrome (IBS). Selain itu, makanan berminyak dapat mengendurkan sfingter esofagus, memicu asam lambung naik ke kerongkongan. Jika kamu mengalami keluhan perut kembung kronis atau perih dada yang tak kunjung mereda, disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapat penanganan medis dan diagnosis yang akurat.
3. Bau Mulut dan Bau Badan
Ini adalah efek samping yang paling umum. Senyawa sulfur yang kuat dalam bawang akan dimetabolisme oleh tubuh dan dilepaskan melalui aliran darah, pernapasan, dan keringat. Meskipun bawang sudah digoreng, senyawa ini masih bisa menyebabkan bau mulut (halitosis) jika dikonsumsi dalam porsi banyak.
Cara Membuat Brambang Goreng yang Lebih Sehat
Bagi kamu yang ingin tetap menikmati renyahnya brambang goreng tanpa khawatir akan timbunan kalori dan lemak trans, ada beberapa alternatif cara memasak yang bisa dicoba di rumah:
1. Menggunakan Air Fryer
Ini adalah metode paling populer belakangan ini. Kamu hanya perlu mengiris tipis bawang merah, menyemprotnya dengan sedikit minyak zaitun (sekitar 1 sendok teh), lalu memasukkannya ke dalam air fryer. Atur suhu rendah sekitar 120-150 derajat Celcius agar bawang tidak cepat gosong, lalu aduk sesekali hingga renyah.
2. Metode Panggang (Baking)
Cara lainnya adalah memanggang irisan bawang merah di dalam oven. Sebarkan irisan bawang di atas loyang yang sudah dialasi kertas perkamen, olesi sedikit minyak, lalu panggang dengan api kecil. Bawang akan perlahan-lahan mengering dan menjadi renyah alami dengan kandungan minyak yang jauh lebih sedikit.
3. Membalur dengan Sedikit Tepung
Jika kamu tetap ingin menggoreng dengan cara konvensional, kamu bisa menaburkan sedikit tepung maizena pada irisan bawang merah sebelum digoreng. Tepung maizena akan membantu bawang menjadi cepat renyah sehingga durasi menggoreng lebih singkat. Hal ini mengurangi waktu bawang terendam di dalam minyak.
Studi Mengenai Senyawa dalam Bawang Merah
Journal of Agricultural and Food Chemistry pernah menerbitkan studi terkait retensi antioksidan pada sayuran Allium setelah melalui proses pemanasan. Studi tersebut menjelaskan bahwa meskipun merebus bawang dapat menghilangkan sebagian besar quercetin ke dalam air rebusan, proses menggoreng atau menumis dalam waktu singkat justru membantu mempertahankan kadar flavonoid tersebut di dalam makanan.
Hal ini menunjukkan bahwa senyawa pelindung jantung dan antioksidan di dalam brambang goreng tidak sepenuhnya hilang akibat panas minyak. Selama tidak digoreng hingga menghitam atau gosong total, kamu masih bisa mendapatkan manfaat fitokimianya. Akan tetapi, para peneliti tetap menekankan bahwa profil lipid (lemak) dari minyak goreng yang digunakan turut memberikan dampak yang berlawanan jika konsumsinya tidak dikontrol.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Menerapkan pola makan sehat dengan asupan bergizi adalah langkah awal terbaik mencegah penyakit. Kamu bisa menemukan berbagai suplemen dan vitamin untuk keluarga dengan praktis melalui Toko Kesehatan Halodoc. Selalu perhatikan keseimbangan asupan harianmu agar tubuh tetap fit dan bebas dari risiko penyakit degeneratif di masa depan.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2024. Are Onions Good for You? 9 Health Benefits of Onions.
WebMD. Diakses pada 2024. Health Benefits of Onions.
Journal of Agricultural and Food Chemistry. Diakses pada 2024. Effect of Cooking on Onion Flavonoids.
Medical News Today. Diakses pada 2024. Why are onions good for you?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Why You Should Add Onions to Your Diet.
FAQ
1. Apakah manfaat brambang goreng sama dengan bawang merah mentah?
Tidak sepenuhnya sama. Bawang merah mentah memiliki kandungan vitamin C dan allicin yang utuh karena belum terkena panas. Namun, brambang goreng masih mempertahankan kadar serat, mineral, dan antioksidan seperti quercetin, asalkan tidak digoreng hingga gosong.
2. Apakah aman makan brambang goreng setiap hari?
Aman jika dikonsumsi sebagai taburan secukupnya (misalnya 1-2 sendok makan per hari). Namun, jika kamu mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat banyak setiap hari, asupan lemak dan kalori dari minyak goreng bisa memicu kenaikan berat badan dan kolesterol tinggi.
3. Mengapa saya sering sakit perut setelah makan brambang goreng?
Bawang merah kaya akan senyawa FODMAPs (karbohidrat yang sulit diserap usus). Pada orang yang memiliki pencernaan sensitif atau sindrom iritasi usus (IBS), fermentasi FODMAPs oleh bakteri usus dapat menyebabkan penumpukan gas, kembung, dan sakit perut. Kandungan minyak berlebih juga bisa memicu asam lambung naik (GERD).
4. Bagaimana cara menyimpan brambang goreng agar renyah tahan lama dan tidak tengik?
Setelah ditiriskan dari minyak hingga benar-benar kering dan suhu ruang, simpan brambang goreng di dalam stoples kaca atau wadah plastik kedap udara. Kamu bisa melapisi dasar wadah dengan tisu makanan untuk menyerap sisa kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, atau masukkan ke dalam kulkas agar tidak mudah berbau tengik.



