• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sindrom Asperger Munculkan Rasa Tak Nyaman Berinteraksi Sosial
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sindrom Asperger Munculkan Rasa Tak Nyaman Berinteraksi Sosial

Sindrom Asperger Munculkan Rasa Tak Nyaman Berinteraksi Sosial

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 10 Februari 2023

“Anak dengan sindrom asperger mengalami penurunan interaksi sosial akibat rasa tidak nyaman. Selain itu, mereka cenderung kesulitan dalam mengelola emosi dan tidak memahami perspektif orang lain.”

Sindrom Asperger Munculkan Rasa Tak Nyaman Berinteraksi SosialSindrom Asperger Munculkan Rasa Tak Nyaman Berinteraksi Sosial

Halodoc, Jakarta – Sindrom Asperger adalah gangguan perkembangan yang dialami oleh anak. Gejala utamanya adalah kesulitan berhubungan dengan orang lain. Mereka juga memiliki pola pikir berulang-ulang.

Gangguan ini bukan berasal dari pola asuh yang salah. Beberapa penyebabnya, yakni masalah genetik dan kelainan pada struktur otak. Sebagian besar kasusnya terjadi pada anak berusia 5 sampai 9 tahun.

Timbulkan Rasa Tak Nyaman saat Berinteraksi Sosial

Gejala utama dari sindrom Asperger adalah rasa tidak nyaman ketika melakukan interaksi sosial. Mereka juga kesulitan memahami situasi dan bentuk komunikasi nonverbal, seperti bahasa tubuh, humor, dan sarkasme. 

Masing-masing pengidap sindrom Asperger memiliki gejala yang berbeda. Kelainannya terletak pada keterampilan sosial dan minat. Beberapa ciri lain yang dialami oleh anak dengan sindrom ini, di antaranya:

  • Minimnya ikatan sosial pada lingkungan.
  • Obrolan mengenai diri sendiri atau satu topik yang mereka sukai.
  • Tidak memahami emosi dan minimnya ekspresi wajah saat berkomunikasi.
  • Ucapan terdengar datar, bernada tinggi, lambat, atau seperti robot.
  • Muncul rasa kesal terhadap perubahan rutinitas.
  • Mudah menghafal informasi dan fakta yang mereka sukai.
  • Gerakan kikuk dan tidak terkoordinasi dengan baik, termasuk kesulitan menulis.
  • Kesulitan mengelola emosi. Terkadang menyebabkan ledakan verbal atau perilaku, seperti mengamuk.
  • Tidak memahami perasaan atau pandangan dari segi orang lain.
  • Hipersensitif terhadap cahaya, suara, dan tekstur tertentu.

Anak dengan Sindrom Asperger umumnya tidak menunjukkan keterlambatan dalam perkembangan bahasa. Mereka memiliki keterampilan tata bahasa dan kosakata yang baik.

Diagnosis Guna Memastikan Gangguan

Jika melihat tanda-tandanya pada anak, silakan temui ahli medis untuk melakukan diagnosis guna menentukan perawatan. Salah satunya spesialisasi kesehatan mental yang berspesialisasi dalam sindrom Asperger, seperti:

  • Psikolog. Tujuannya untuk mendiagnosis dan menangani masalah anak dengan gangguan emosi serta perilaku.
  • Ahli saraf anak. Mereka melakukan langkah penanganan dengan mengobati gangguan yang memengaruhi otak.
  • Dokter perkembangan anak. Mereka berspesialisasi dalam masalah bicara dan bahasa, serta gangguan perkembangan.
  • Psikiater. Mereka ahli dalam mendeteksi gangguan kesehatan mental dan meresepkan obat untuk menanggulanginya.

Terkadang, proses penanganan membutuhkan pendekatan tim. Artinya, pengidap harus menemui lebih dari satu ahli medis guna membantu perawatan. Pertama-tama, dokter akan mengajukan pertanyaan, seperti:

  • Gejala apa yang pengidap miliki dan kapan pertama kali kondisi itu muncul?
  • Kapan anak belajar berbicara pertama kali dan bagaimana cara mereka berkomunikasi?
  • Apakah mereka fokus pada mata pelajaran atau kegiatan tertentu?
  • Apakah mereka memiliki teman dan bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain?

Langkah Perawatan Guna Mengelola Gejala

Karena setiap kasus berbeda, rencana perawatan harus dibuat sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengidapnya. Jadwalnya akan disesuaikan dari waktu ke waktu, sesuai dengan intensitas gejala yang dialami.

Prosedur pengobatan, meliputi:

  • Pelatihan keterampilan sosial.
  • Dukungan perilaku.
  • Terapi perilaku kognitif.
  • Pendidikan dan pelatihan orang tua.
  • Terapi wicara atau bahasa.
  • Kelas pendidikan khusus.

Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan seutuhnya. Langkah penanganan hanya dilakukan untuk membantu mengelola gejala. Tujuannya agar mereka bisa melakukan aktivitas dengan normal.

Selain itu, langkah penanganan berguna untuk membantu pengidap dalam memahami isyarat sosial dan mengatasi tantangan dalam hidupnya. Dengan begitu, mereka bisa hidup berdampingan dengan orang di sekitarnya.

Silakan tanya psikolog atau psikiater dan lakukan janji medis untuk lebih lengkapnya. Dapatkan juga informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya dengan download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Nationwide Children’s Hospital. Diakses pada 2023. Asperger’s Syndrome.
WebMD. Diakses pada 2023. Asperger’s Syndrome.
Healthline. Diakses pada 2023. Asperger’s Syndrome.