• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tanaman Bisa Bantu Sehatkan Kesehatan Mental, Ini Alasannya

Tanaman Bisa Bantu Sehatkan Kesehatan Mental, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Menjaga kesehatan mental bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan bercocok tanam atau berkebun. Nyatanya, tanaman, seperti bunga, rumput, serta pohon bisa memberi manfaat baik untuk kesehatan mental. Hal itu ternyata berkaitan dengan manfaat dari hidup atau berada dekat dengan alam. 

Menghabiskan waktu dengan “menikmati” tanaman bisa membantu meningkatkan suasana hati, mencegah stres, mengurangi agresi atau perasaan marah, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan. Bercocok tanam bisa menjadi salah satu cara mengurangi perasaan tertekan karena bisa membantu tubuh lebih rileks, sehingga pikiran menjadi lebih tenang dan terhindar dari stres.

Baca juga: Ajarkan Tanggung Jawab pada Anak dengan Berkebun

Manfaat Hidup dekat Tanaman 

Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari menanam pohon dan tumbuhan lain. Tidak hanya menciptakan lingkungan hidup yang sehat, tetapi juga bisa memberi kesejahteraan bagi tubuh. Bagaimana cara tumbuhan membantu menyehatkan mental? 

  • Mengurangi Gejala Depresi 

Melalui banyak penelitian, hidup di sekitar alam dan tumbuhan bisa membantu meningkatkan suasana hati yang baik dan menurunkan gejala depresi. Orang yang menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di sekitar tumbuhan disebut memiliki kondisi mental yang lebih baik dibanding orang yang berjalan-jalan di kota. 

  • Kemampuan Otak Meningkat 

Menikmati tumbuhan disebut bisa membantu menjaga kesehatan otak, yaitu dengan menjadikan seseorang lebih fokus serta memiliki daya ingat yang kuat. Mudah lupa menjadi salah satu alasan seseorang bisa mengalami depresi atau perasaan tertekan.

  • Lebih Produktif

Tanaman bisa membantu seseorang menjadi lebih produktif dalam melakukan hal-hal yang positif. Orang yang hidup sekat dengan tanaman disebut lebih memiliki tingkat produktivitas yang tinggi dan juga lebih waspada. Selain itu, mereka juga cenderung lebih bahagia karena terbiasa hidup santai dan memiliki suasana hati yang baik pula. 

  • Lebih Kreatif 

Kreativitas orang yang mencintai alam juga tidak perlu diragukan. Tumbuhan disebut bisa membantu meningkatkan kreativitas, suasana hati, dan rasa vitalitas.

  • Menurunkan Risiko Demensia 

Demensia rentan menyerang seiring bertambahnya usia. Nah ternyata, orang yang hidup dekat dengan alam disebut memiliki risiko demensia lebih rendah dibanding orang yang tinggal di tengah perkotaan. Berkebun dan beraktivitas di tengah tanaman disebut bisa membantu meningkatkan kemampuan kognitif dan menurunkan perilaku agresif.

  • Lebih Menghargai Diri Sendiri 

Ada penelitian yang menemukan bahwa orang yang rutin berolahraga di lingkungan alam atau di sekitar tanaman mengalami peningkatan harga diri dan suasana hati. 

  • Kualitas Hidup Lebih Baik 

Peningkatan kesejahteraan psikologis juga ditunjukkan oleh orang yang banyak beraktivitas di tengah alam atau tanaman. Hal ini bisa memberi kenyamanan, relaksasi, kebahagiaan, dan kepuasan umum secara keseluruhan dengan kehidupan.

Dengan segudang manfaat yang bisa didapatkan, rasanya berkebun menjadi salah satu kegiatan yang layak untuk dicoba. Selain sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja, hobi yang satu ini nyatanya juga murah alias tidak banyak menelan biaya.

Baca juga: Tips Menghilangkan Stres Dalam Waktu Singkat

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. 11 Ways Plants Enhance Your Mental and Emotional Health
Psychology Today. Diakses pada 2020. Petal Power: Why Is Gardening So Good For our Mental Health?
NCBI. Diakses pada 2020. Gardening is Beneficial for Health: A Meta Analysis.