• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Terpapar Radiasi Bisa Sebabkan Kanker Tiroid, Mitos atau Fakta?

Terpapar Radiasi Bisa Sebabkan Kanker Tiroid, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Kanker tiroid disebut lebih rentan menyerang orang yang pernah atau sering terpapar radiasi. Apakah hal itu merupakan fakta atau mitos kesehatan belaka? Sebelumnya perlu diketahui, kanker tiroid merupakan jenis penyakit yang muncul akibat tumbuhnya sel kanker pada kelenjar tiroid. Pada kondisi ini, sel-sel tumbuh dengan tidak terkendali dan berubah menjadi kanker. 

Meski begitu, kanker tiroid sebenarnya adalah penyakit yang jarang terjadi. Kabar buruknya, penyakit ini sering terlambat diketahui karena pengidapnya sering tidak merasakan gejala apapun di awal. Kanker tiroid biasanya baru akan terasa saat ukuran kelenjar tiroid sudah cukup besar. Kondisi ini bisa ditandai dengan muncul benjolan atau pembengkakan pada bagian depan leher.

Baca juga: Kenali 5 Penyakit yang Mengintai Kelenjar Tiroid

Apa Saja Penyebab Kanker Tiroid?

Sayangnya, hingga kini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kondisi ini muncul. Namun, kanker tiroid dicurigai terjadi karena ada mutasi genetik, yaitu kelainan yang menyebabkan pertumbuhan sel-sel kelenjar tiroid menjadi tidak terkendali. Semakin lama, kondisi tersebut bisa merusak jaringan yang ada di sekitarnya. 

Meski penyebabnya belum diketahui, ada beberapa faktor yang diduga bisa menjadi penyebab penyakit ini, salah satunya adalah paparan radiasi. Risiko kanker tiroid menjadi lebih tinggi pada orang yang semasa kanak-kanak mengalami paparan radiasi, misalnya saat melakukan radioterapi. Selain paparan radiasi, ada berbagai faktor lain yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini, di antaranya: 

  • Riwayat Penyakit Tiroid 

Kanker lebih rentan menyerang orang yang memiliki riwayat penyakit tiroid, seperti peradangan kelenjar tiroid (tiroiditis) dan penyakit gondok. Selain itu, penyakit ini juga berisiko menyerang orang dengan riwayat kanker tiroid. 

  • Kelainan Genetik 

Kanker tiroid juga bisa muncul akibat kelainan genetik, seperti familial adenomatous polyposis (FAP), multiple endocrine neoplasia, dan sindrom Cowden.

  • Jenis Kelamin 

Kabar buruknya, kanker tiroid disebut lebih rentan menyerang wanita daripada laki-laki. 

  • Kondisi Medis 

Orang dengan kondisi medis juga lebih mungkin mengalami masalah ini. Kanker tiroid lebih mungkin terjadi pada orang yang mengidap akromegali dan obesitas.

Pada awal kemunculannya, kondisi ini jarang menunjukkan gejala. Namun, secara umum kanker tiroid mungkin ditandai dengan benjolan di depan leher, nyeri pada area leher, batuk, sakit tenggorokan, suara serak yang tidak membaik setelah beberapa minggu, kesulitan menelan, sulit bernapas, hingga pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher. 

Baca juga: Ini Ciri Kanker Tiroid yang Jarang Disadari

Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami gejala menyerupai penyakit ini dan disertai dengan muncul benjolan di leher bagian depan. Pemeriksaan dan penanganan medis perlu segera dilakukan jika benjolan yang muncul terus membesar, sebab hal ini bisa memicu terjadinya gangguan pernapasan. Pemeriksaan rutin pada orang yang memiliki gangguan pada tiroid juga disarankan untuk mendeteksi kemungkinan kanker. 

Cari tahu lebih lanjut seputar kanker tiroid dan apa saja penyebabnya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Thyroid cancer.
American Cancer Society. Diakses pada 2020. What Is Thyroid Cancer?
Web MD. Diakses pada 2020. What Are the Stages of Thyroid Cancer?
Verywell health. Diakses pada 2020. Symptoms of Thyroid Cancer.