• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tidak Boleh Keramas saat Menstruasi, Mitos atau Fakta?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tidak Boleh Keramas saat Menstruasi, Mitos atau Fakta?

Tidak Boleh Keramas saat Menstruasi, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc : 16 November 2021
Tidak Boleh Keramas saat Menstruasi, Mitos atau Fakta?

"Mentruasi menjadi siklus alami yang dialami oleh setiap wanita. Berbagai mitos berkembang mengenai mentruasi, salah satunya adalah dilarang keramas. Lantas, apakah hal tersebut benar adanya, atau hanya mitos belaka?"

Halodoc, Jakarta - Dilarang keramas saat menstruasi adalah mitos belaka. Sebagian orang percaya jika keramas saat menstruasi bisa memicu munculnya penyakit. Padahal, mitos yang satu ini jelas tidak benar. Keramas saat haid justru dapat memberikan sejumlah manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Yuk, simak penjelasan selengkapnya mengenai mitos ini.



Tidak Boleh Keramas saat Menstruasi adalah Mitos

Tidak benar jika wanita yang sedang menstruasi tidak boleh keramas. Faktanya, keramas saat menstruasi memberikan sejumlah manfaat baik bagi kesehatan. Berikut ini sejumlah manfaat tersebut:

  • Keramas dapat memperbaiki suasana hati.
  • Keramas dapat merilekskan otot dan meredakan kram.
  • Keramas dapat membuat badan terasa lebih bersih dan nyaman.
  • Keramas dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Jadi, sudah jelas jika larangan keramas tersebut merupakan mitos belaka. Selain mitos keramas, ada juga yang mengatakan saat menstruasi dilarang mandi dengan air hangat. Mandi dengan air hangat atau dingin diperbolehkan saat menstruasi. Hal tersebut tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan tubuh, atau siklus menstruasi.

Mitos tidak boleh mandi dengan air hangat beredar karena dua alasan, yaitu air hangat dianggap bisa memicu perdarahan, serta dapat menghentikan perdarahan yang memicu sejumlah penyakit. Apakah hal tersebut benar adanya? Simak fakta selengkapnya di bawah ini.

Jadi, Beginilah Kenyataannya

Air hangat memang mampu melancarkan aliran darah dalam tubuh. Namun, hal tersebut bermanfaat untuk meredakan gejala kram perut saat menstruasi, serta menenangkan ketegangan pada otot. Perdarahan pun tidak akan berhenti saat kamu berendam dalam air. Perdarahan hanya berhenti sesaat karena vagina mendapat tekanan dari air yang menghalangi aliran darah. 

Selain keramas, ada beberapa hal yang sering ragu untuk dilakukan saat menstruasi. Berikut ini sejumlah fakta mengenai hal-hal yang selama ini dianggap sebagai mitos:

  1. Apakah olahraga saat haid diperbolehkan? Jawabannya adalah, boleh. Berolahraga saat haid justru ampuh dalam mengurangi kram perut, karena peredaran darah menjadi lebih lancar.
  2. Apakah berhubungan seks saat haid diperbolehkan? Jawabannya adalah, boleh. Hingga kini, belum ditemukan dampak berhubungan seks saat haid. Hal yang satu ini bersifat subjektif, karena sebagian wanita risih melakukannya. Namun, pada saat haid jika ingin berhubungan sebaiknya menggunakan kondom untuk menghindari risiko terkena penyakit infeksi menular seksual.
  3. Apakah berhubungan seks saat haid bisa hamil? Jawabannya adalah, mungkin saja. Pada beberapa wanita, puncak masa subur atau ovulasi memang biasanya terjadi setelah periode menstruasi. Namun, pada wanita dengan siklus haid yang tidak teratur, masa subur bisa saja beriringan dengan periode menstruasi.

Jadi, sudah dipastikan jika keramas saat menstruasi diperbolehkan, dan aman untuk dilakukan. Jika kamu mengalami sejumlah masalah kesehatan saat menstruasi, silahkan bertanya dengan dokter secara langsung di aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2020. 7 Common Myths About Your Period.
UNICEF. Diakses pada 2020. Healthy Menstruation.
Medical News Today. Diakses pada 2020. 5 menstruation myths you must leave behind.