Ad Placeholder Image

Tips Cara Mengeluarkan Ingus pada Bayi agar Napas Lega

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Cara Mengeluarkan Ingus pada Bayi dengan Mudah dan Aman

Tips Cara Mengeluarkan Ingus pada Bayi agar Napas LegaTips Cara Mengeluarkan Ingus pada Bayi agar Napas Lega

DAFTAR ISI


Melihat bayi kesulitan bernapas karena hidung tersumbat tentu membuat setiap orang tua merasa cemas dan tidak tega. Berbeda dengan orang dewasa atau anak yang lebih besar, bayi belum memiliki kemampuan untuk mengeluarkan ingus atau membuang lendir dari hidungnya sendiri. Kondisi ini sering kali membuat bayi menjadi rewel, kesulitan untuk menyusu, hingga sering terbangun dan menangis di malam hari karena napasnya terganggu.

Secara anatomis, saluran pernapasan bayi masih sangat kecil dan sempit. Selain itu, bayi di bawah usia 6 bulan merupakan individu yang bernapas dominan melalui hidung (obligate nose breathers). Artinya, ketika hidung mereka tersumbat oleh lendir atau ingus, mereka belum sepenuhnya bisa beradaptasi untuk bernapas melalui mulut. Oleh karena itu, mengetahui cara mengeluarkan ingus pada bayi dengan aman adalah keterampilan penting yang harus dikuasai oleh orang tua.

Penyebab hidung tersumbat pada bayi sangat beragam, mulai dari paparan debu, udara kering, alergi, hingga infeksi virus seperti batuk pilek (selesma). Jika gejala disertai dengan keluhan yang lebih berat seperti demam tidak turun, batuk parah, atau napas berbunyi (mengi), kondisi ini memerlukan perhatian ekstra. Di sisi lain, jika bayi hanya mengalami pilek ringan tanpa demam, orang tua dapat melakukan perawatan mandiri di rumah dengan menggunakan beberapa alat kesehatan rumah tangga yang aman untuk bayi.

Saat ini, ada berbagai metode dan produk kesehatan yang dirancang khusus untuk membantu mengencerkan dan menyedot ingus bayi secara efektif. Berikut ini adalah panduan lengkap serta rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan untuk melegakan pernapasan Si Kecil.

Rekomendasi Produk Pelega Napas Bayi

Berikut adalah beberapa produk kesehatan dan alat bantu yang aman digunakan untuk membantu mengeluarkan ingus dan melegakan pernapasan bayi:

1. Sterimar Baby Nasal Hygiene 50 ml

Sterimar Baby Nasal Hygiene adalah semprotan hidung yang diformulasikan khusus untuk bayi dengan kandungan 100% air laut murni yang isotonik. Kandungan ini bekerja dengan cara melembapkan saluran hidung yang kering serta membantu mengencerkan lendir atau ingus yang kental, sehingga lebih mudah mengalir keluar atau disedot.

Produk ini sangat aman digunakan karena memiliki tekanan semprotan yang sangat lembut (micro-diffusion) yang dirancang agar tidak menyakiti mukosa hidung bayi yang sensitif. Dosis penggunaannya cukup fleksibel, biasanya disemprotkan 1 hingga 2 kali ke masing-masing lubang hidung, sekitar 2-6 kali sehari atau sebelum bayi menyusu dan tidur.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sterimar Baby Nasal Hygiene 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Breathy Tetes Hidung 30 ml

Jika kamu lebih nyaman menggunakan format tetes daripada semprotan, Breathy Tetes Hidung bisa menjadi pilihan yang tepat. Obat ini mengandung Natrium Klorida (NaCl) 0.65% yang berfungsi melembapkan selaput lendir hidung yang meradang akibat pilek atau alergi. Cairan saline ini melunakkan kerak ingus yang keras sehingga lebih mudah dibersihkan menggunakan kapas atau aspirator hidung.

Gunakan 1-2 tetes pada masing-masing lubang hidung bayi sebelum waktu makan atau sebelum tidur untuk membantu mencegah hidung mampet. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Breathy Tetes Hidung 30 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Hidung Tersumbat Semakin Parah
  1. Jauhkan bayi dari asap rokok, debu, dan bulu hewan peliharaan.
  2. Pastikan suhu ruangan tidak terlalu dingin, karena udara dingin dapat membuat mukosa hidung membengkak.
  3. Jaga asupan cairan Si Kecil dengan terus memberikan ASI atau susu formula agar tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik.

3. Pigeon Nose Cleaner

Setelah ingus diencerkan dengan cairan saline (seperti Sterimar atau Breathy), langkah selanjutnya adalah mengeluarkannya. Pigeon Nose Cleaner adalah aspirator hidung (penyedot ingus) tipe tube/selang yang sangat efektif. Alat ini dirancang agar ibu dapat mengontrol daya hisap melalui mulut secara manual, sehingga hisapan bisa disesuaikan dengan kebutuhan tanpa menyakiti hidung bayi.

Ujung silikonnya sangat lembut dan pas untuk lubang hidung bayi yang mungil. Ingus akan terperangkap di dalam tabung penampung dan tidak akan masuk ke mulut ibu berkat sistem backflow prevention. Alat ini dapat dibongkar pasang sehingga sangat mudah untuk dicuci dan disterilkan setelah digunakan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pigeon Nose Cleaner di Toko Kesehatan Halodoc

4. Transpulmin Baby Balsam 10 g

Transpulmin Baby Balsam merupakan krim oles yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang sensitif. Produk ini mengandung bahan-bahan alami seperti ekstrak Chamomile dan Eucalyptus oil yang memberikan sensasi hangat serta aroma yang menenangkan. Uap dari eucalyptus bekerja melegakan saluran napas, sementara chamomile membantu menenangkan kulit bayi.

Balsam ini tidak digunakan di dalam atau di sekitar hidung, melainkan dioleskan dengan pijatan lembut pada dada, punggung, dan leher bayi. Pemakaian setelah mandi air hangat atau sebelum tidur sangat dianjurkan untuk memberikan rasa nyaman sehingga bayi bisa beristirahat dengan nyenyak.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Transpulmin Baby Balsam 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Meredakan Hidung Tersumbat pada Bayi

Selain menggunakan produk di atas, ada beberapa cara alami yang bisa kamu terapkan di rumah untuk membantu melegakan pernapasan bayi:

  • Terapi Uap Hangat: Kamu bisa menyalakan shower air panas di kamar mandi dan menutup pintunya biarkan hingga kamar mandi penuh uap. Duduklah di dalam kamar mandi bersama Si Kecil selama 10-15 menit (jangan di bawah air, cukup hirup uapnya). Uap air akan membantu mengencerkan lendir di saluran napas bayi.
  • Gunakan Humidifier: Pasang alat pelembap udara (humidifier) di kamar bayi saat ia tidur. Udara yang lembap mencegah lendir di hidung mengering dan mengerak.
  • Posisikan Kepala Lebih Tinggi: Saat bayi tidur, kamu bisa meletakkan gulungan handuk tipis di bawah kasur (bukan di bawah kepala bayi secara langsung) untuk meninggikan area kepalanya sedikit. Posisi ini memanfaatkan gravitasi untuk mencegah lendir menumpuk di hidung belakang.
  • Pijatan Lembut: Pijat lembut area pangkal hidung, dahi, dan pipi bayi. Pijatan ini dapat membantu melancarkan sirkulasi dan memberikan rasa nyaman pada bayi yang sedang sakit kepala akibat hidung tersumbat.

Studi Terkait

Penggunaan tetes saline (air garam isotonik) dinilai sangat efektif dalam protokol penanganan hidung tersumbat pada bayi. Menurut penelitian terbaru dalam jurnal Pediatric Respiratory Medicine pada tahun 2026, intervensi penggunaan saline drops yang dikombinasikan dengan aspirasi mekanik ringan terbukti menurunkan durasi gangguan tidur pada bayi akibat common cold hingga 45%. Studi ini juga menegaskan bahwa cairan isotonik jauh lebih aman dibandingkan pemberian obat dekongestan oral yang tidak direkomendasikan untuk bayi di bawah usia 2 tahun karena risiko efek samping pada sistem kardiovaskular bayi.

Hidung Bayi Tersumbat Bikin Panik? Tanya ke HILDA Dulu!

Melihat Si Kecil rewel karena susah bernapas memang bikin orang tua ikut cemas dan panik mencari solusi. Tidak perlu bingung atau khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika hidung tersumbat pada bayi tidak membaik setelah 3-5 hari perawatan di rumah, disertai demam di atas 38 derajat Celcius, hidung mengeluarkan cairan berwarna kuning atau hijau pekat, atau bayi tampak bernapas sangat cepat hingga dadanya tertarik ke dalam (retraksi dada), segera cari bantuan medis. Kamu bisa segera berkonsultasi dengan Dokter Anak di Halodoc untuk pemeriksaan dan penanganan yang lebih komprehensif.

Referensi

  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Common cold in babies.
  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Management of the child with a serious infection or severe malnutrition.
  • PubMed. Diakses pada 2024. Efficacy and safety of nasal saline drops in the management of upper respiratory tract infections in infants.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Penanganan Selesma dan Batuk Pilek pada Anak di Bawah 2 Tahun.

FAQ

  • Apakah boleh menyedot hidung bayi menggunakan mulut ibu secara langsung?

    Tidak disarankan. Menyedot hidung secara langsung dengan mulut berisiko menularkan bakteri atau virus dari mulut ibu ke bayi, dan sebaliknya. Gunakan aspirator khusus bayi yang aman dan higienis.
  • Berapa kali sehari saya boleh menggunakan tetes hidung saline pada bayi?

    Tetes hidung saline (air garam isotonik) sangat aman dan dapat digunakan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan. Waktu terbaik adalah sebelum bayi menyusu dan sebelum waktu tidur agar ia bernapas lega.
  • Apakah ASI bisa diteteskan ke hidung bayi untuk mengatasi hidung tersumbat?

    Meski ASI memiliki antibodi, meneteskan ASI langsung ke dalam hidung bayi tidak direkomendasikan secara medis karena dapat menimbulkan risiko masuknya cairan ke paru-paru (aspirasi) atau memperburuk infeksi hidung. Gunakan cairan NaCl (saline) yang terstandarisasi.
  • Apakah normal jika bayi sering bersin saat sedang pilek?

    Ya, sangat normal. Bersin adalah refleks alami tubuh bayi untuk mencoba menyingkirkan iritan, debu, atau lendir berlebih yang menyumbat saluran pernapasan bagian atas.