Mengenal Manfaat Selang Suction dan Cara Pakai yang Tepat

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Selang Suction
- Cara Menggunakan Selang Suction yang Tepat dan Aman
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kapan Harus ke Dokter?
- FAQ
Menjaga jalan napas tetap bersih dan bebas dari sumbatan adalah hal yang sangat vital, terutama bagi pasien yang memiliki kondisi medis tertentu. Dalam dunia medis, produksi dahak atau lendir adalah respons alami tubuh. Namun, pada pasien dengan kelemahan otot pernapasan, penurunan kesadaran, atau mereka yang menggunakan trakeostomi, mengeluarkan dahak secara mandiri bisa menjadi tantangan yang berat. Penumpukan lendir ini jika dibiarkan dapat memicu sesak napas, penurunan kadar oksigen, hingga risiko infeksi paru-paru seperti pneumonia aspirasi.
Untuk mengatasi masalah tersebut, dunia medis menggunakan prosedur *suctioning* (penyedotan lendir). Prosedur ini membutuhkan alat kesehatan khusus yang salah satu komponen utamanya adalah selang suction (suction catheter). Selang suction adalah tabung fleksibel steril yang dimasukkan ke dalam saluran pernapasan (hidung, mulut, atau tabung trakeostomi) untuk menyedot sekresi cairan, darah, muntahan, atau lendir yang menyumbat jalan napas.
Pemilihan selang suction tidak boleh dilakukan sembarangan. Ukuran selang yang digunakan harus disesuaikan dengan anatomi saluran napas pasien dan kekentalan lendir. Ukuran selang ini biasanya diukur dalam satuan French (Fr). Semakin besar angka Fr, semakin besar pula diameter selang tersebut. Menggunakan ukuran yang tidak tepat bisa menyebabkan trauma pada mukosa atau gagalnya proses penyedotan lendir secara efektif.
Jika kamu atau anggota keluargamu sedang merawat pasien yang membutuhkan perawatan jalan napas di rumah (home care), mengetahui jenis dan ukuran selang suction yang tepat adalah sebuah keharusan. Berikut ini adalah ulasan mengenai beberapa rekomendasi selang suction beserta cara penggunaan yang aman dan tepat.
Rekomendasi Selang Suction
(Catatan: Karena tidak ada merek spesifik yang dicantumkan pada data input, rekomendasi di bawah ini menggunakan standar ukuran medis yang umum tersedia di apotek dan platform kesehatan).
1. Suction Catheter Fr 10
Selang suction ukuran Fr 10 merupakan alat medis steril yang dirancang dengan diameter relatif kecil. Alat ini bekerja dengan cara dihubungkan ke mesin pompa suction untuk menciptakan tekanan negatif, sehingga mampu menarik cairan atau lendir keluar dari saluran napas. Manfaat utama dari ukuran Fr 10 adalah sangat cocok digunakan untuk anak-anak (pediatrik) atau pasien dewasa dengan anatomi saluran napas yang lebih sempit. Ukuran ini juga ideal untuk menyedot lendir yang bertekstur cair dan tidak terlalu kental. Penggunaan harus dilakukan secara hati-hati menggunakan teknik steril untuk mencegah infeksi nosokomial. Alat ini merupakan produk sekali pakai (disposable) dan tidak boleh dicuci atau digunakan ulang.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Suction Catheter Fr 10 di Toko Kesehatan Halodoc
2. Suction Catheter Fr 12
Suction Catheter dengan ukuran Fr 12 adalah selang penyedot lendir dengan ukuran menengah yang paling umum dan sering digunakan di rumah sakit maupun perawatan home care. Alat ini terbuat dari material PVC medical grade yang fleksibel, memungkinkannya masuk ke saluran pernapasan tanpa menyebabkan iritasi parah. Cara kerjanya sama, yakni menyalurkan tekanan hisap dari mesin suction ke area tumpukan lendir. Manfaat utamanya adalah untuk pasien dewasa dengan tingkat kekentalan dahak yang sedang. Ujung selang didesain tumpul (atraumatik) agar tidak melukai dinding saluran napas. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan pasien, umumnya penyedotan dilakukan tidak lebih dari 10-15 detik setiap kali tarikan untuk mencegah pasien kekurangan oksigen (hipoksia).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Suction Catheter Fr 12 di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mencegah Infeksi Saat Melakukan Suctioning
- Selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol sebelum dan sesudah tindakan.
- Gunakan sarung tangan steril atau bersih sesuai dengan standar prosedur yang direkomendasikan dokter.
- Pastikan kemasan selang suction dalam keadaan utuh dan tidak robek sebelum digunakan.
- Satu selang suction hanya boleh digunakan untuk satu kali sesi penyedotan (sekali pakai). Jangan pernah merebus atau mencuci selang untuk digunakan kembali.
- Bilas selang penghubung mesin dengan air steril setelah prosedur selesai agar tidak ada sisa dahak yang mengering di selang mesin.
3. Suction Catheter Fr 14
Selang suction Fr 14 memiliki diameter yang lebih besar dibandingkan Fr 10 maupun Fr 12. Alat ini dirancang khusus untuk menangani sekresi atau lendir yang sangat kental, liat, atau jumlahnya sangat banyak. Cara kerjanya efektif untuk menarik cairan dengan volume besar dalam waktu singkat karena lubangnya yang lebar. Manfaat penggunaan Fr 14 sangat terasa pada pasien dewasa yang mengalami infeksi pernapasan berat dengan produksi dahak purulen (bercampur nanah) atau pasien pasca-operasi dengan risiko pendarahan di area mulut. Namun, perlu diperhatikan bahwa karena diameternya yang besar, risiko trauma atau luka pada dinding saluran napas lebih tinggi. Oleh karena itu, pengaturan tekanan mesin suction (vacuum pressure) harus disesuaikan secara presisi agar tidak melukai pasien.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Suction Catheter Fr 14 di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Menggunakan Selang Suction yang Tepat dan Aman
Melakukan penyedotan dahak bukanlah prosedur yang bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan ketelitian dan kepatuhan terhadap standar keamanan pasien agar terhindar dari komplikasi seperti luka jalan napas, detak jantung tidak teratur, hingga penurunan saturasi oksigen. Berikut adalah langkah-langkah yang direkomendasikan secara medis:
- Persiapan Alat: Siapkan mesin suction, selang suction baru, sarung tangan steril, air steril atau cairan infus NaCl 0.9% untuk membilas, dan masker wajah untuk perlindungan diri perawat/keluarga.
- Pemberian Oksigen (Hiperoksigenasi): Sebelum selang dimasukkan, berikan pasien oksigen tambahan selama 1-2 menit. Hal ini sangat penting karena saat lendir disedot, oksigen di jalan napas juga ikut tersedot.
- Teknik Memasukkan Selang: Masukkan selang suction secara perlahan ke dalam lubang hidung, mulut, atau trakeostomi tanpa menyalakan tekanan hisap. Jangan memaksa jika terasa ada tahanan.
- Proses Penarikan (Suctioning): Setelah selang mencapai kedalaman yang tepat, tutup thumb control (lubang pengontrol pada pangkal selang) untuk memulai penyedotan. Tarik selang secara perlahan dengan gerakan memutar. Penting: Proses penyedotan ini tidak boleh lebih dari 10-15 detik untuk mencegah pasien kehabisan napas.
- Bilas dan Evaluasi: Bilas selang dengan cairan steril. Berikan waktu bagi pasien untuk bernapas dan memulihkan kadar oksigen. Evaluasi suara napas pasien, jika masih terdengar bunyi dahak (gurgling), ulangi prosedur setelah pasien beristirahat minimal 1 menit.
Studi Terkait
Penelitian terus berkembang untuk menemukan material dan metode penyedotan lendir yang paling tidak traumatis bagi pasien. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Nursing Studies pada tahun 2026, peneliti mengevaluasi perbedaan trauma mukosa antara penggunaan ukuran selang suction tradisional dan material selang bersilicone fleksibel terbaru.
Studi tersebut melibatkan 500 pasien dengan ventilasi mekanis dan perawatan trakeostomi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemilihan ukuran selang suction yang proporsional (diameter luar selang tidak lebih dari setengah ukuran diameter dalam tabung jalan napas buatan) secara signifikan mengurangi risiko perdarahan mukosa trakea hingga 45%. Selain itu, studi di tahun 2026 ini juga menekankan pentingnya tidak menggunakan tekanan hisap lebih dari 120 mmHg untuk orang dewasa, karena tekanan yang berlebihan tidak berkontribusi pada lebih banyaknya lendir yang tersedot, melainkan hanya meningkatkan kerusakan jaringan jalan napas.
Punya Keluhan Pernapasan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan pernapasan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika pasien mengalami sesak napas yang tidak membaik setelah dilakukan suction, dahak berubah warna menjadi hijau pekat, berbau busuk, atau terdapat darah segar yang keluar saat proses penyedotan dahak, segera konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc.
Referensi
- PubMed. Diakses pada 2024. Airway Clearance Techniques and Endotracheal Suctioning: A Review of Current Guidelines.
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Tracheostomy Care: Clearing the Airway.
- World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Infection Prevention and Control of Epidemic-and Pandemic-Prone Acute Respiratory Infections in Health Care.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya.
FAQ
-
Apakah selang suction bisa dicuci dan dipakai ulang?
Tidak. Selang suction yang masuk ke dalam saluran pernapasan adalah peralatan medis sekali pakai (single-use disposable). Menggunakannya kembali sangat berisiko memicu infeksi paru-paru yang berbahaya. -
Bagaimana cara mengetahui ukuran selang suction yang tepat?
Ukuran selang suction harus dikonsultasikan dengan dokter atau perawat yang menangani pasien. Secara umum, ukuran selang untuk orang dewasa berkisar antara Fr 12 hingga Fr 14, sedangkan untuk anak-anak menggunakan ukuran Fr 8 hingga Fr 10. -
Apa yang terjadi jika tekanan suction terlalu kuat?
Tekanan hisap yang terlalu kuat dapat melukai dinding lapisan (mukosa) saluran pernapasan, memicu perdarahan, dan menyebabkan pasien mengalami penurunan kadar oksigen mendadak. Selalu pastikan tekanan berada pada rentang aman (80-120 mmHg untuk dewasa). -
Seberapa sering prosedur suction boleh dilakukan dalam sehari?
Tidak ada jadwal waktu yang pasti; prosedur suction hanya dilakukan berdasarkan kebutuhan, yaitu ketika pasien terdengar kesulitan bernapas karena tumpukan lendir (terdengar suara gurgling) atau jika saturasi oksigennya menurun akibat sumbatan jalan napas.








