• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Mencegah Serangan Jantung saat Berolahraga
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Mencegah Serangan Jantung saat Berolahraga

Tips Mencegah Serangan Jantung saat Berolahraga

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 28 Oktober 2022

“Serangan jantung dapat terjadi saat berolahraga. Oleh sebab itu, cegah kondisi ini dengan mengatur durasi dan intensitas olahraga.”

Tips Mencegah Serangan Jantung saat BerolahragaTips Mencegah Serangan Jantung saat Berolahraga

Halodoc, Jakarta – Serangan jantung adalah kondisi medis darurat akibat terhambat atau terhentinya pasokan darah ke bagian jantung. Kondisi yang disebut juga dengan infark miokard dan bisa terjadi kapanpun, salah satunya saat berolahraga. Sebagian besar orang yang mengalami serangan jantung saat olahraga umumnya  sudah mengidap kondisi ini sebelumnya. 

Mereka yang berisiko kudu lebih berhati-hati saat berolahraga supaya serangan tidak kambuh kembali. Olahraga berlebihan ditengarai salah satu penyebab serangan jantung. Itu sebabnya, durasi dan intensitas olahraga perlu diperhatikan untuk mencegah serangan jantung.

Cara Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga

Serangan jantung rentan menyasar atlet, seperti pelari marathon maupun pemain sepakbola. Itu sebabnya penting untuk mengetahui tips-tips mencegah terjadinya kondisi ini. 

Apalagi jelang Piala Dunia 2022, para pemain sepak bola perlu mempersiapkan fisiknya agar selalu prima supaya terhindar dari cedera ataupun kondisi serius seperti serangan jantung. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah serangan jantung:

  • Sesuaikan intensitas olahraga dengan kemampuan tubuh agar tidak terlalu berat.
  • Kuncinya adalah berolahraga secara rutin bukan berolahraga dalam durasi yang lama. Cukup olahraga ringan setidaknya 30 menit setiap hari. 
  • Bagi seseorang yang punya riwayat jantung, minum obat jantung sebelum berolahraga sesuai anjuran dokter.
  • Jangan terlalu memforsir tubuh, beri jeda waktu beristirahat sebelum memulai olahraga kembali. 
  • Lakukan upaya pencegahan serangan jantung lainnya, seperti menerapkan pola makan sehat, mengendalikan stres, sering memantau tekanan darah, berhenti merokok dan batasi minum alkohol. 

Waspadai Tanda-Tandanya

Serangan jantung umumnya muncul secara spontan tanpa ada peringatan. Tanda-tandanya meliputi:

  • Nyeri atau tidak nyaman pada bagian dada tengah atau kiri. Rasa tidak nyaman meliputi tekanan, tertekan, atau nyeri. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa menit dan kemudian menghilang. 
  • Mengalami keringat dingin lalu diikuti dengan kelelahan, pusing sampai pingsan. 
  • Selain sakit di bagian dada, nyeri dan ketidaknyamanan juga bisa menyasar bagian tubuh lain. Misalnya, rahang, leher, hingga ke bagian punggung.
  • Sesak napas akibat detak jantung yang tidak teratur.

Setiap orang bisa mengalami gejala yang berbeda-beda. Bahkab, beberapa diantaranya tidak mengalami gejala apapun sampai mengalami henti jantung. 

Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Serangan jantung adalah darurat medis yang memerlukan penanganan secepatnya. Jika kamu merasakan tanda-tanda serangan jantung seperti yang disebutkan sebelumnya, segera hentikan aktivitas yang sedang dilakukan dan langsung beristirahat.

Usahakan jangan langsung panik. Tetap tenang dan atur napas sebaik mungkin. Kamu juga bisa meminum air putih untuk memperlancar aliran darah. Jika memiliki obat khusus masalah jantung yang diresepkan dokter, konsumsi obat tersebut. 

Setelah itu, segera pergi ke rumah sakit dan minta orang sekitar mengantar jika kondisinya tidak memungkinkan. Bagi pasien serangan jantung, waktu adalah segalanya. Semakin cepat ditangani, maka peluang kesembuhannya semakin besar. 

Punya keluhan kesehatan? Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Heart Attack.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Heart Attack.
National Heart, Lung and Blood Institute. Diakses pada 2022. What Is a Heart Attack?
JAMA Network. Diakses pada 2022. Exercise Type and Intensity in Relation to Coronary Heart Disease in Men.
AHA Journals. Diakses pada 2022. Exercise and Acute Cardiovascular Events.