
Tips Mengatasi Ambeien Setelah Melahirkan agar Cepat Pulih
Ambeien saat menyusui bisa diatasi dengan obat pereda nyeri, obat oles, serta perubahan gaya hidup.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Ambeien Setelah Melahirkan?
- Penyebab Ambeien Sering Muncul Pasca Melahirkan
- Apa Obat Ambeien yang Aman untuk Ibu Menyusui?
- Cara Mengatasi Ambeien Setelah Melahirkan di Rumah
- Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
- Pencegahan Ambeien Setelah Melahirkan
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Ambeien atau hemoroid merupakan kondisi umum yang sering dialami oleh ibu setelah melahirkan. Kondisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan, nyeri, dan gatal di area anus.
Penyebab utamanya meliputi peningkatan tekanan pada pembuluh darah di rektum selama kehamilan dan persalinan, serta perubahan hormonal.
Meskipun seringkali membaik dengan sendirinya, ada beberapa cara mengatasi ambeien setelah melahirkan yang dapat dilakukan di rumah untuk meredakan gejala dan mempercepat pemulihan.
Apa Itu Ambeien Setelah Melahirkan?
Ambeien adalah pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus atau di rektum bagian bawah. Kondisi ini dapat dibagi menjadi dua jenis yakni internal yang terjadi di dalam rektum, dan eksternal yang muncul di bawah kulit sekitar anus.
Setelah melahirkan, tekanan yang besar saat mengejan dan perubahan fisiologis tubuh sering memicu atau memperburuk ambeien.
Gejala umum ambeien meliputi rasa nyeri, gatal, perdarahan saat buang air besar, dan terkadang adanya benjolan lunak di sekitar anus.
Meskipun menimbulkan rasa tidak nyaman, ambeien pasca melahirkan umumnya dapat diatasi dengan perawatan mandiri.
Penyebab Ambeien Sering Muncul Pasca Melahirkan
Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kemunculan ambeien setelah melahirkan.
Selama kehamilan, rahim yang membesar menekan pembuluh darah di panggul, menghambat aliran darah kembali ke jantung dan menyebabkan pembengkakan.
Peningkatan volume darah juga berperan dalam memperbesar pembuluh darah.
Proses persalinan, terutama fase mengejan, memberikan tekanan besar pada area rektum dan anus. Hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah meregang dan membengkak.
Selain itu, sembelit yang sering terjadi pada masa kehamilan dan pasca melahirkan juga memperburuk kondisi ambeien.
Apa Obat Ambeien yang Aman untuk Ibu Menyusui?
Kabar baiknya, ada beberapa pilihan pengobatan yang umumnya dianggap aman dan sering direkomendasikan dokter untuk mengatasi ambeien pada ibu menyusui.
Obat-obatan ini dirancang untuk meredakan gejala tanpa membahayakan bayi.
1. Obat pereda nyeri
Untuk meredakan nyeri yang disebabkan oleh ambeien, beberapa obat pereda nyeri oral tergolong aman untuk ibu menyusui:
- Paracetamol: Obat ini termasuk salah satu pereda nyeri yang paling aman dan sering menjadi pilihan pertama. Paracetamol memiliki profil keamanan yang baik untuk ibu menyusui.
- Ibuprofen: Juga relatif aman digunakan saat menyusui. Ibuprofen dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan pada ambeien. Penggunaannya harus sesuai dosis anjuran.
Simak selengkapnya, Ini 7 Rekomendasi Obat Ambeien yang Ampuh dan Mudah Ditemukan.
2. Obat oles untuk bengkak dan gatal
Obat oles atau topikal bekerja langsung di area yang terkena, membantu mengurangi bengkak, gatal, dan nyeri lokal.
- Hydrocortisone (krim/salep): Membantu mengurangi bengkak, gatal, dan peradangan. Umumnya aman jika digunakan dalam jangka pendek dan sesuai petunjuk dokter.
- Lidocaine (salep atau suppositoria): Berfungsi sebagai anestesi lokal, mengurangi nyeri sementara pada area yang meradang. Lidocaine dianggap aman untuk penggunaan topikal selama menyusui.
3. Obat pelunak feses
Penggunaan obat pelunak feses sangat penting untuk mencegah sembelit dan mengurangi mengejan saat BAB.
Mengejan dapat memperparah kondisi ambeien.
- Docusate sodium (pencahar pelunak feses): Membantu feses menjadi lebih lembut sehingga mudah dikeluarkan tanpa perlu mengejan. Umumnya dianggap aman untuk ibu menyusui.
- Suplemen serat (misalnya psyllium husk): Membantu melancarkan BAB secara alami dengan menambah massa feses. Ini adalah pilihan yang sangat aman dan direkomendasikan.
4. Penanganan non-obat (perubahan gaya hidup)
Selain penggunaan obat, perubahan gaya hidup memegang peranan krusial dalam mengatasi dan mencegah ambeien.
- Banyak minum air: Pastikan asupan cairan cukup untuk menjaga feses tetap lembut.
- Makan tinggi serat: Konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh untuk mencegah sembelit.
- Hindari mengejan: Jangan menunda BAB dan hindari mengejan terlalu keras.
- Kompres air dingin atau sitz bath: Kompres dingin dapat mengurangi bengkak dan nyeri. Sitz bath (merendam area bokong dalam air hangat) juga dapat meredakan gejala.
- Jangan duduk terlalu lama: Hindari duduk atau berdiri dalam waktu yang terlalu lama.
Cara Mengatasi Ambeien Setelah Melahirkan di Rumah
Penanganan ambeien pasca melahirkan sebagian besar dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup dan perawatan rumahan. Fokus utama adalah mengurangi tekanan pada area rektum dan melancarkan pencernaan.
1. Perbanyak asupan serat dan ciaran
Konsumsi makanan kaya serat sangat penting untuk melunakkan feses dan mencegah sembelit. Feses yang lunak akan lebih mudah dikeluarkan tanpa perlu mengejan kuat, sehingga mengurangi tekanan pada ambeien.
- Sumber serat yang baik meliputi buah-buahan (pepaya, pisang, pir), sayuran hijau (bayam, brokoli), dan biji-bijian utuh (roti gandum, oatmeal).
- Pastikan juga untuk minum air putih yang cukup, minimal 8 hingga 10 gelas per hari. Cairan membantu serat bekerja lebih efektif dalam melancarkan pencernaan.
2. Hindari duduk dan berdiri terlalu lama
Duduk atau berdiri dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area panggul dan anus. Usahakan untuk sering mengubah posisi atau berjalan-jalan sebentar setiap jamnya.
Jika harus duduk, gunakan bantal berbentuk donat atau bantal empuk untuk mengurangi tekanan langsung pada anus. Hindari duduk di permukaan yang keras.
3. Lakukan mandi air hangat (sitz bath)
Mandi air hangat, atau dikenal sebagai sitz bath, sangat efektif untuk meredakan nyeri, gatal, dan peradangan akibat ambeien.
Sitz bath dilakukan dengan merendam area panggul dan bokong dalam air hangat.
- Gunakan wadah khusus sitz bath yang diletakkan di atas toilet atau bak mandi.
- Rendam selama 15-20 menit, 2-3 kali sehari, terutama setelah buang air besar.
- Air hangat membantu meningkatkan aliran darah dan merelaksasi otot sfingter anus.
Cari tahu lebih lanjut mengenai Sitz Bath: Cara Aman Atasi Nyeri dan Peradangan.
4. Gunakan kompres dingin
Kompres dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada ambeien eksternal. Bungkus es batu dengan kain bersih atau gunakan ice pack.
- Tempelkan kompres dingin pada area ambeien selama 10-15 menit.
- Lakukan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.
- Pastikan es tidak langsung menyentuh kulit untuk menghindari iritasi.
5. Senam kegel untuk memperkuat otot panggul
Senam Kegel bukan hanya baik untuk menguatkan otot dasar panggul setelah melahirkan, tetapi juga dapat membantu mengatasi ambeien.
Dengan menguatkan otot-otot tersebut, sirkulasi darah di area panggul dapat membaik dan mendukung proses penyembuhan.
- Latih otot dasar panggul dengan mengencangkan seolah menahan buang air kecil atau gas.
- Tahan selama beberapa detik, lalu rileks. Ulangi beberapa kali dalam sehari.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Meskipun perawatan di rumah seringkali efektif, penting untuk mengetahui kapan harus mencari bantuan medis profesional.
Konsultasikan dengan dokter jika gejala ambeien tidak membaik setelah seminggu perawatan mandiri, atau justru memburuk.
Segera periksa ke dokter jika mengalami perdarahan hebat, nyeri yang sangat mengganggu, tanda-tanda infeksi seperti demam atau kemerahan, atau jika ambeien menonjol keluar dan tidak bisa dimasukkan kembali.
Dokter dapat memberikan penanganan lebih lanjut seperti salep khusus, obat oral yang aman untuk ibu menyusui, atau prosedur medis lainnya jika diperlukan.
Pencegahan Ambeien Setelah Melahirkan
Mencegah ambeien muncul kembali adalah bagian penting dari pemulihan pasca melahirkan. Beberapa langkah pencegahan meliputi:
- Menjaga pola makan kaya serat dan asupan cairan yang cukup untuk mencegah sembelit.
- Menghindari mengejan terlalu kuat saat buang air besar.
- Tidak menunda buang air besar saat ada dorongan.
- Berolahraga ringan secara teratur untuk melancarkan pencernaan dan sirkulasi darah.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.


