Tips Menjaga Keharmonisan Keluarga di Tengah Pandemi

“Pandemi COVID-19 yang tak kunjung surut berisiko memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kehidupan rumah tangga. Selama pandemi, kamu dan pasangan mungkin diwajibkan untuk bekerja dari rumah. Alhasil, intensitas bertemu pun semakin sering. Terlalu lama menghabiskan waktu nyatanya tidak selalu menyenangkan dan justru bisa menimbulkan perasaan jenuh antara kamu dan pasangan.”
Halodoc, Jakarta – Tak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, pandemi COVID-19 nyatanya juga bisa memberikan dampak pada kehidupan rumah tangga. Pasalnya, pandemi yang tak kunjung usai ini membuat semua orang berdiam diri di rumah untuk menghindari paparan virus. Awalnya, kamu dan pasangan mungkin merasa senang dan bahagia bisa terus berkumpul bersama di rumah.
Namun, rutinitas bersama ini bukan tidak mungkin bisa membuat kamu dan pasangan jenuh. Akibatnya, kamu dapat terlibat cekcok atau pertengkaran kecil hingga besar dengan pasangan. Jika hal seperti ini tidak ingin kamu alami, ada beberapa tips yang dapat kamu coba agar kehidupan rumah tangga tetap harmonis di tengah pandemi.
Baca juga: Survey WHO tentang Kesehatan Mental dan COVID-19
Tips Menjaga Keharmonisan Keluarga Saat Pandemi
Apabila kamu dan pasangan sama-sama bekerja, kebersamaan di rumah menjadi hal yang sangat berharga. Namun, selama pandemi COVID-19, kamu dan pasangan mungkin lebih banyak bekerja dari rumah sehingga intensitas bertemu pun semakin sering. Nah, terlalu lama menghabiskan waktu nyatanya tidak selalu menyenangkan. Hal ini justru bisa menimbulkan perasaan jenuh antara kamu dan pasangan.
Perasaan monoton dan menghadapi ketidakpastian di dunia saat ini juga dapat menyebabkan perasaan mati rasa. Untuk menghindari hal ini, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
1. Buat Rutinitas
Kamu dan pasangan penting untuk menetapkan dan mempertahankan semacam rutinitas. Pastikan jam tidur yang teratur, bangun tepat waktu, merapikan tempat tidur, dan makan makanan bergizi juga penting. Menjadwalkan waktu istirahat juga bisa mencegah konflik antara kamu dan pasangan. Kurang tidur atau rutinitas yang tidak teratur justru rentan membuat kamu stres yang bisa berdampak pada hubungan kamu dan pasangan.
2. Buat Batasan Jam Kerja
Buat batasan waktu work from home dan waktu yang dihabiskan bersama saat di rumah. Kamu bisa menyamakan waktu WFH dengan saat bekerja di kantor supaya sisa waktunya bisa digunakan untuk berkumpul bersama keluarga, Ini penting dilakukan karena WFH sering kali membuat jam kerja, jam istirahat, waktu selesai kerja, dan hari libur tidak ada batasan lagi.
Baca juga: 4 Cara Jaga Kesehatan Mental saat Pandemi COVID-19
3. Main Bersama Anak
Bukan hanya pasangan yang harus kamu perhatikan. Kenyataannya, anak-anak justru lebih rentan mengalami kebosanan selama pandemi. Oleh sebab itu, pastikan kamu dan pasangan juga meluangkan waktu untuk bermain dengan Si Kecil di hari kerja maupun di hari libur.
4. Manfaatkan Sosial Media dengan Baik
Sosial media tidak selalu memberikan dampak positif. Berita pandemi yang tak kunjung surut justru rentan menimbulkan ketakutan berlebih. Itu sebabnya, kamu perlu menggunakan media sosial dengan bijak. Kalau kamu sedang merasa “overwhelmed” dengan pemberitaan COVID-19, sebaiknya matikan notifikasi di handphone atau hindari membuka media sosial terlebih dahulu.
5. Rencanakan Liburan
Merencanakan liburan di tengah panemi mungkin terdengar “impossible”. Namun, hal ini bisa sedikit memotivasi kamu dan pasangan untuk menghadapi pandemi. Meskipun masih sebatas rencana, membayangkan liburan saja bisa memicu perasaan senang, lho!
Baca juga: Ini Peran Perusahaan Menjaga Kesehatan Mental Pekerjanya
Jika kamu dan pasangan mengalami kendala dalam menghadapi pandemi, kamu bisa menghubungi psikolog melalui aplikasi Halodoc. Tak perlu repot keluar rumah, kamu bisa menceritakan keluhan yang kamu rasakan hanya lewat satu aplikasi!



