Advertisement

Usual Ductal Hyperplasia (UDH): Ini yang Perlu Diwaspadai

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   25 Agustus 2025

UDH adalah hiperplasia duktus jinak pada payudara yang biasanya tidak berbahaya.

Usual Ductal Hyperplasia (UDH): Ini yang Perlu DiwaspadaiUsual Ductal Hyperplasia (UDH): Ini yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Banyak wanita yang merasa cemas saat hasil pemeriksaan payudara menunjukkan adanya perubahan sel.

Salah satu istilah medis yang mungkin kamu temui adalah UDH (Usual Ductal Hyperplasia) atau hiperplasia duktus biasa.

Walaupun terdengar menakutkan, UDH bukanlah kanker. Namun, penting bagi kamu untuk memahami kondisi ini agar tidak salah persepsi dan tahu langkah yang perlu dilakukan.

Apa Itu UDH (Usual Ductal Hyperplasia)?

UDH adalah kondisi jinak pada payudara di mana terjadi pertumbuhan sel berlebih di saluran (duktus) payudara.

Ciri-ciri UDH:

  • Bersifat non-kanker atau jinak.
  • Biasanya ditemukan secara tidak sengaja saat biopsi atau pemeriksaan mammogram.
  • Tidak menimbulkan benjolan khas kanker, tetapi bisa memengaruhi struktur sel di payudara.

UDH tidak dianggap sebagai kondisi berbahaya, meskipun sedikit meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker payudara di kemudian hari.

Apa Penyebab dan Faktor Risiko UDH?

Hingga kini, penyebab pasti UDH belum diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya:

  1. Perubahan hormonal – terutama estrogen yang memengaruhi pertumbuhan sel payudara.
  2. Riwayat keluarga – wanita dengan riwayat kanker payudara lebih sering mengalami perubahan jinak, termasuk UDH.
  3. Usia – UDH lebih sering ditemukan pada wanita berusia 35–55 tahun.
  4. Faktor genetik – perubahan DNA tertentu dapat memicu pertumbuhan sel berlebih.

Apa Gejala UDH yang Bisa Dirasakan?

Sebagian besar kasus UDH tidak menimbulkan gejala dan baru ditemukan melalui pemeriksaan medis. Namun, beberapa wanita mungkin mengalami:

  • Benjolan kecil pada payudara (biasanya jinak).
  • Nyeri ringan atau rasa tidak nyaman.
  • Perubahan tekstur payudara.

Gejala ini sering mirip dengan kondisi payudara jinak lain, sehingga pemeriksaan medis tetap diperlukan.

Apakah UDH Bisa Menjadi Kanker?

Banyak yang khawatir bahwa UDH adalah kanker payudara. Faktanya, UDH bukan kanker. Namun, kondisi ini sedikit meningkatkan risiko kanker dibandingkan wanita tanpa perubahan sel di payudara.

  • UDH: Risiko kanker meningkat 1,5–2 kali lipat.
  • ADH (Atypical Ductal Hyperplasia): Risiko kanker meningkat lebih tinggi, hingga 4–5 kali lipat.

Jadi, penting untuk membedakan UDH dengan kondisi lain seperti ADH atau DCIS (Ductal Carcinoma in Situ) yang sudah masuk kategori prakanker.

Punya pertanyaan lebih lanjut mengenai kondisi ini? Ini Rekomendasi Dokter Bedah Onkologi di Halodoc yang bisa kamu hubungi.

Bagaimana Cara Mendiagnosis UDH?

Diagnosis UDH biasanya dilakukan melalui beberapa langkah:

  1. Mammogram atau USG: Mendeteksi adanya kelainan pada jaringan payudara.
  2. Biopsi: Mengambil sampel jaringan untuk diperiksa di bawah mikroskop.
  3. Histopatologi: Dokter melihat pola pertumbuhan sel untuk memastikan apakah itu UDH, ADH, atau kondisi lain.

Simak informasi lain mengenai Benjolan Payudara – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya di sini.

Bagaimana Penanganan UDH?

Karena UDH adalah kondisi jinak, biasanya tidak membutuhkan pengobatan khusus. Namun, dokter mungkin menyarankan beberapa hal:

  • Pemantauan rutin: Pemeriksaan payudara secara berkala (mammogram atau USG).
  • Edukasi pasien: Menjelaskan bahwa UDH bukan kanker agar pasien tidak panik.
  • Manajemen risiko kanker: Untuk wanita dengan riwayat keluarga kanker, dokter bisa memberi saran tambahan seperti gaya hidup sehat atau pemeriksaan genetik.

Tips menjaga kesehatan payudara dengan UDH:

  • Lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap bulan.
  • Jaga berat badan sehat.
  • Konsumsi makanan bergizi dan batasi alkohol.
  • Olahraga teratur.

Yuk, ketahui juga Berbagai Tips & Trik Menjalani Hidup Sehat berikut ini.

Kesimpulan

Singkatnya, UDH adalah hiperplasia duktus jinak pada payudara yang biasanya tidak berbahaya. Meski sedikit meningkatkan risiko kanker, kondisi ini bukanlah kanker.

Dengan pemantauan rutin dan gaya hidup sehat, kamu bisa tetap menjalani hidup dengan tenang.

Kalau kamu baru saja didiagnosis UDH dan masih bingung harus bagaimana, bicarakan dengan dokter spesialis onkologi di Halodoc.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2025. Breast Hyperplasia (Ductal or Lobular).
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Atypical hyperplasia of the breast – Diagnosis and treatment.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Atypical Ductal Hyperplasia: Breast, Symptoms & Treatment.