Advertisement

Wajah Cantik Bersinar, Ini 6 Manfaat Peeling Wajah

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   02 Desember 2025

Peeling menjadi salah satu prosedur kecantikan yang memberikan banyak manfaat.

Wajah Cantik Bersinar, Ini 6 Manfaat Peeling WajahWajah Cantik Bersinar, Ini 6 Manfaat Peeling Wajah

DAFTAR ISI


Peeling adalah prosedur perawatan dengan menggunakan larutan bahan kimia yang dioleskan ke kulit. Prosedur ini dapat membantu memperbaiki berbagai masalah pada kulit.

Beberapa masalah kulit yang bisa diatasi dengan peeling, di antaranya keriput, warna kulit tidak rata, jerawat dan tekstur kulit tidak merata. Namun, hasilnya akan tergantung pada tingkat keparahan kondisi yang dialami.

Peeling terbagi menjadi 3 jenis, yaitu pengelupasan kimia ringan, sedang atau dalam.

Jenis prosedur yang dilakukan akan tergantung pada masalah kulit yang dialami oleh pengidap.

Membantu Mengatasi Masalah Kulit

Peeling atau pengelupasan kimia dapat memperbaiki masalah kulit, termasuk:

1. Jerawat

Jerawat adalah peradangan pada kulit yang terjadi karena produksi minyak (sebum) berlebihan.

Gejalanya berupa benjolan besar, padat, berisi nanah dan terasa menyakitkan.

Untuk membantu mengatasi jerawat, peeling bekerja dengan:

  • Membuka folikel rambut yang tersumbat oleh komedo dan kotoran.
  • Menurunkan produksi minyak berlebih di wajah.
  • Membunuh bakteri yang menjadi penyebab jerawat.
  • Mengurangi peradangan, sehingga rasa nyeri bisa diatasi.
  • Meningkatkan penyerapan obat oles.

2. Bekas Jerawat

Saat sudah sembuh, kulit menciptakan serat kolagen baru guna memperbaiki lesi akibat jerawat yang meradang.

Namun, produksi serat kolagen berlebihan menciptakan bekas luka hipertrofik.

Bekas luka membuat tekstur kulit jadi bergelombang, cekung dan tidak merata. Peeling bekerja dengan membantu pengelupasan lapisan kulit atas untuk menghilangkan kelebihan kolagen.

3. Rosacea

Rosacea adalah penyakit kulit di area wajah dengan tanda-tanda kemerahan, bintik-bintik menyerupai jerawat, wajah membengkak dan terasa perih, serta kulit terasa kering, kasar dan bersisik.

Kondisi ini menyebabkan penebalan kulit di area wajah dan pembengkakan di pembuluh darah wajah.

Dengan peeling, intensitas gejala yang disebutkan sebelumnya bisa membaik seiring waktu. 

Ketahui lebih lanjut mengenai Apa Itu Rosacea? Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya di sini.

4. Penuaan Kulit

Pengelupasan kimia dapat mengurangi tanda-tanda penuaan, termasuk keriput, garis-garis halus, bintik-bintik penuaan, warna kulit tidak merata, dan masalah kulit kering serta kasar.

Setelah peeling, sel kulit baru tumbuh kembali. Prosesnya memicu produksi kolagen dan elastin yang dapat membantu kulit terasa lebih kenyal dan kuat, serta mengurangi munculnya kerutan.

5. Hiperpigmentasi

Tanda-tanda hiperpigmentasi, yaitu warna kulit yang tidak merata, di mana bagian kulit di sekitar terlihat lebih terang.

Prosedur peeling dapat membantu memperbaiki masalah hiperpigmentasi akibat bekas luka dan paparan sinar UV.

6. Pertumbuhan Prakanker

Keratosis aktinik adalah bercak kulit bertekstur kasar yang terjadi karena paparan sinar matahari dalam jangka panjang. Bercak kulit ini sebagai pertumbuhan prakanker, karena berpotensi menjadi kanker kulit.

Peeling membantu menghilangkan bercak kulit bertekstur kasar ini, sehingga dapat mencegah risiko terjadinya kanker kulit.

Simak lebih lanjut mengenai Perawatan Wajah – Tipe Kulit, Tips, dan Langkah Perawatannya berikut ini.

Jenis Peeling

Kekuatan bahan kimia dalam proses peeling ini tergantung pada penyebab penyakit. Beberapa jenisnya, meliputi:

1. Ringan

Pengelupasan kimia ringan atau superfisial hanya mengelupas kulit bagian epidermis, yang merupakan lapisan kulit paling atas.

Jenis ini dapat mengatasi kerutan halus, warna kulit tidak merata, jerawat dan kulit kering.

2. Sedang

Pengelupasan kimia sedang menghilangkan lapisan epidermis dan dermis yang terletak di bawah epidermis. Jenis ini dapat berguna untuk mengatasi keriput, warna kulit tidak merata dan bekas jerawat.

3. Dalam

Sebelum prosedur, tim medis akan mengolesi anestesi lokal guna mencegah rasa sakit dan tidak nyaman.

Jenis ini mampu mengatasi kerutan parah, bekas luka dalam dan bercak kulit prakanker.

Apabila kamu ingin memulai perawatan peeling, Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Kulit di Halodoc yang bisa kamu hubungi untuk mendapatkan panduan yang tepat.

Tips Aman Melakukan Peeling Wajah

Melakukan peeling wajah bisa membantu mengangkat sel kulit mati, mencerahkan kulit, dan meratakan tekstur.

Namun, peeling yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi, kulit mengelupas berlebihan, bahkan rusaknya skin barrier.

Karena itu, penting untuk memahami cara yang aman sebelum kamu memasukkan peeling ke dalam rutinitas skincare.

Berikut tips aman melakukan peeling wajah yang bisa kamu ikuti:

1. Kenali jenis peeling yang kamu gunakan

Peeling terbagi menjadi dua kelompok utama, chemical peeling (AHA, BHA, PHA) dan physical peeling (scrub).

  • Kulit sensitif lebih cocok chemical peeling ringan seperti PHA atau lactic acid.
  • Kulit berminyak/berjerawat lebih cocok BHA (salicylic acid).

2. Mulai dari konsentrasi rendah

Jika kamu pemula, pilih produk dengan kadar rendah seperti:

  • AHA 5%–8%
  • BHA 0.5%–1%
  • PHA 3%–5%

Kadar rendah tetap efektif sambil meminimalkan risiko iritasi. Yuk, ketahui lebih lanjut seputar Skincare – Jenis, Manfaat, dan Cara Menggunakannya berikut ini.

3. Lakukan secara bertahap (start slow)

Gunakan peeling 1 kali seminggu selama 1–2 minggu pertama. Jika kulit sudah bisa mentolerir, tingkatkan menjadi 2 kali seminggu. Hindari penggunaan setiap hari karena dapat merusak skin barrier.

4. Jangan gunakan bersamaan dengan bahan aktif lain

Hindari kombinasi berikut dalam satu hari:

  • Peeling + Retinol
  • Peeling + Vitamin C (asam askorbat)
  • Peeling + Scrub fisik

Kombinasi tersebut dapat meningkatkan risiko kemerahan, perih, dan over-exfoliation.

5. Lakukan patch test

Oleskan sedikit produk di area rahang atau belakang telinga, lalu tunggu 24 jam. Jika muncul rasa panas berlebihan, gatal hebat, atau ruam, hentikan pemakaian.

6. Gunakan sunscreen wajib

Peeling membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV. Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi, bahkan saat mendung atau di dalam ruangan.

7. Hindari area sensitif

Jangan aplikasikan peeling terlalu dekat dengan:

  • Mata.
  • Lipatan hidung.
  • Sudut bibir.

Area ini lebih tipis dan rawan iritasi.

8. Beri kulit kelembapan tambahan

Setelah peeling, gunakan produk yang menenangkan kulit seperti:

  • Hyaluronic acid.
  • Centella asiatica.
  • Ceramide.
  • Panthenol.

Ini membantu memulihkan skin barrier dan mencegah kulit kering.

9. Hentikan jika kulit mengalami over-exfoliation

Ciri-cirinya yakni wajah memerah, terasa panas, perih, muncul ruam kecil, atau kering mengelupas parah. Jika ini terjadi, hentikan peeling selama 1–2 minggu dan fokus pada hydrating dan repairing skincare.

10. Konsultasikan jika kamu memiliki kondisi kulit tertentu

Jika kamu memiliki eksim, rosacea, jerawat meradang parah, atau sedang memakai obat topikal atau oral dari dokter, konsultasikan terlebih dahulu sebelum melakukan peeling mandiri.

Jika kamu punya pertanyaan lain terkait peeling wajah, hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc saja!

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2025. What Are the Benefits of a Chemical Peel and Which Type Is Right for You?
WebMD. Diakses pada 2025. Chemical Peels and Your Skin.