Ad Placeholder Image

Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Tes dalam Pemeriksaan TBC

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 Oktober 2026

Tuberkulosis atau TBC terjadi karena infeksi bakteri.

Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Tes dalam Pemeriksaan TBCWajib Tahu, Ini 4 Jenis Tes dalam Pemeriksaan TBC

DAFTAR ISI


Tes TBC atau tuberkulosis diperlukan untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan apakah infeksi masih laten, sedang aktif, atau memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Jenis tes TBC dapat berbeda bergantung pada gejala, usia, riwayat kontak dengan pasien TBC, serta lokasi infeksi yang dicurigai. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan di fasilitas kesehatan agar hasilnya dapat dibaca bersama kondisi klinis pasien.

Mengenal Pemeriksaan TBC

TBC paling sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat mengenai organ lain. Karena itu, tidak ada satu pemeriksaan yang selalu cukup untuk semua orang. Dokter dapat menggabungkan wawancara medis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan dahak, tes molekuler, dan pemeriksaan pencitraan.

Hasil tes perlu ditafsirkan secara hati-hati. Hasil positif tidak selalu menjelaskan apakah penyakit sedang aktif, sedangkan hasil negatif juga belum tentu menyingkirkan TBC pada kondisi tertentu. Dokter akan menentukan langkah berikutnya berdasarkan gejala dan faktor risiko.

Jenis Tes TBC yang Perlu Diketahui

1. Tes kulit tuberkulin

Tes kulit tuberkulin, atau Mantoux, dilakukan dengan menyuntikkan sejumlah kecil zat tuberkulin ke lapisan kulit. Area suntikan kemudian diperiksa kembali oleh tenaga kesehatan setelah sekitar 48–72 jam untuk menilai pembengkakan, bukan sekadar kemerahan.

Tes ini dapat menunjukkan adanya respons imun terhadap bakteri penyebab TBC, tetapi tidak dapat membedakan secara pasti antara infeksi TBC laten dan TBC aktif. Vaksin BCG serta paparan terhadap bakteri tertentu juga dapat memengaruhi hasil pada sebagian orang.

2. Tes darah IGRA

IGRA adalah pemeriksaan darah yang mengukur respons sel imun terhadap antigen tertentu dari Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan ini biasanya hanya membutuhkan satu kali kunjungan dan tidak dipengaruhi oleh vaksin BCG.

IGRA dapat digunakan untuk membantu mendeteksi infeksi TBC, terutama pada orang yang pernah menerima vaksin BCG. Namun, seperti tes kulit, IGRA tidak dapat menentukan secara mandiri apakah infeksi tersebut aktif atau laten.

3. Pemeriksaan dahak

Pemeriksaan dahak dilakukan pada orang yang dicurigai mengalami TBC paru. Sampel dahak diperiksa untuk mencari bakteri penyebab TBC, sehingga kualitas dan cara pengambilan sampel sangat penting.

Pemeriksaan dapat berupa mikroskopis atau tes molekuler. Dokter mungkin meminta lebih dari satu sampel sesuai pedoman dan kondisi pasien, terutama bila hasil awal belum memberikan jawaban yang jelas.

4. Tes cepat molekuler

Tes cepat molekuler, termasuk pemeriksaan berbasis PCR yang tersedia di fasilitas kesehatan, dapat mendeteksi materi genetik bakteri TBC dari sampel tertentu. Beberapa metode juga dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan resistansi terhadap obat tertentu.

Tes ini membantu mempercepat penentuan diagnosis dan pilihan terapi, tetapi hasilnya tetap perlu dikaitkan dengan gejala, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan lain seperti foto rontgen dada.

5. Foto rontgen dada dan pemeriksaan lanjutan

Foto rontgen dada dapat membantu melihat gambaran yang mengarah pada TBC paru. Meski begitu, gambaran rontgen tidak selalu khas dan tidak cukup untuk memastikan diagnosis tanpa pemeriksaan pendukung.

Bila TBC dicurigai berada di luar paru, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lain, seperti pengambilan cairan tubuh, jaringan, atau sampel dari organ yang terdampak. Jenis pemeriksaan ditentukan berdasarkan lokasi keluhan.

Jika mengalami batuk berkepanjangan, demam, berkeringat pada malam hari, berat badan menurun tanpa sebab jelas, atau pernah berkontak erat dengan pasien TBC, konsultasi ke dokter Halodoc dapat membantu menentukan pemeriksaan yang sesuai.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri jika batuk berlangsung dua minggu atau lebih, terutama bila disertai dahak berdarah, demam berulang, keringat malam, mudah lelah, atau penurunan berat badan. Pemeriksaan juga penting setelah kontak erat dengan pasien TBC, meskipun belum mengalami gejala.

Orang dengan daya tahan tubuh rendah, termasuk pasien HIV, pasien yang menjalani pengobatan penekan imun, anak-anak, dan lansia dapat mengalami gejala yang tidak khas. Pada kondisi tersebut, dokter mungkin mempertimbangkan pemeriksaan lebih lanjut.

Carilah pertolongan medis segera jika mengalami sesak napas berat, batuk darah dalam jumlah banyak, nyeri dada hebat, kebingungan, atau kondisi tubuh memburuk dengan cepat. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti obat TBC tanpa arahan dokter karena pengobatan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kekambuhan dan resistansi obat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dokter membantu menilai gejala, riwayat kontak, faktor risiko, dan kebutuhan pemeriksaan TBC. Dokter juga dapat menjelaskan arti hasil tes serta menentukan apakah pasien perlu pemeriksaan lanjutan atau rujukan.

Konsultasi online tidak menggantikan pemeriksaan langsung pada kondisi darurat atau ketika dibutuhkan pengambilan sampel. Jika dokter menyarankan pemeriksaan tatap muka, ikuti anjuran tersebut agar diagnosis dan penanganan lebih tepat.

Studi Terkait

Diagnosis TBC umumnya membutuhkan pendekatan terpadu karena tes infeksi, pemeriksaan bakteri, dan pemeriksaan pencitraan memiliki tujuan yang berbeda. Tes kulit atau IGRA membantu menilai infeksi, sedangkan pemeriksaan dahak dan tes molekuler berperan penting dalam mengevaluasi TBC aktif.

Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Tuberculosis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.
PubMed. Diakses pada 2026. Latent Tuberculosis Infection: A Guide for Primary Health Care Providers.
U.S. Food and Drug Administration. Diakses pada 2026. Tuberculosis Blood Test.
WebMD. Diakses pada 2026. Tuberculosis Tests.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Pengawasan Obat.

FAQ

Apakah tes TBC bisa dilakukan tanpa gejala?

Bisa, terutama pada orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC atau faktor risiko tertentu. Dokter akan menentukan apakah tes kulit, IGRA, atau pemeriksaan lain diperlukan.

Apakah hasil tes TBC langsung keluar?

Waktu keluarnya hasil bergantung pada jenis pemeriksaan dan fasilitas kesehatan. Tes molekuler dapat memberikan hasil lebih cepat, sedangkan tes kulit membutuhkan kunjungan ulang untuk membaca reaksi kulit.

Apakah rontgen dada saja cukup untuk mendiagnosis TBC?

Rontgen dada dapat membantu melihat kelainan yang mengarah pada TBC, tetapi biasanya tidak cukup untuk memastikan diagnosis. Dokter dapat meminta pemeriksaan dahak atau tes molekuler sesuai kondisi pasien.

Apakah hasil tes TBC positif berarti pasti TBC aktif?

Tidak selalu. Tes kulit dan IGRA dapat menunjukkan infeksi TBC, tetapi tidak membedakan secara pasti antara infeksi laten dan penyakit aktif sehingga diperlukan penilaian dokter serta pemeriksaan tambahan.

Apakah obat TBC boleh dibeli dan diminum sendiri?

Tidak dianjurkan. Obat TBC memerlukan resep dan pemantauan dokter karena jenis obat, durasi terapi, efek samping, serta risiko resistansi harus diperhitungkan secara tepat.