
Wajib Tahu, Ini Perbedaan Tunarungu dan Tuli
“Tunarungu dan tuli sebenarnya memiliki makna yang berbeda. Penggunaan dua istilah ini pun harus kamu perhatikan baik-baik.”

DAFTAR ISI
- Perbedaan Tunarungu dan Tuli
- Tanda Gangguan Pendengaran yang Perlu Diperiksakan
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Istilah tunarungu dan Tuli sering kali dianggap memiliki makna yang sama dalam kehidupan sehari-hari untuk merujuk pada orang yang mengalami gangguan pendengaran. Padahal, kedua istilah ini memiliki perbedaan perspektif yang cukup mendasar dari sudut pandang medis maupun sosial-budaya.
Memahami perbedaan antara tunarungu dan Tuli sangat penting agar kita dapat berkomunikasi secara lebih inklusif dan menghargai preferensi identitas setiap individu. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai perbedaan kedua istilah tersebut.
Perbedaan Tunarungu dan Tuli
Secara umum, istilah **tunarungu** ditinjau dari pendekatan medis. Istilah ini mengacu pada kondisi ketidakmampuan fisik seseorang untuk mendengar suara, baik sebagian (kurang dengar) maupun secara keseluruhan (tuli total). Dari perspektif medis, tunarungu dianggap sebagai kondisi hendaya atau penurunan fungsi organ tubuh yang biasanya membutuhkan penanganan seperti penggunaan alat bantu dengar atau terapi wicara.
Sementara itu, istilah **Tuli** (ditulis dengan huruf ‘T’ kapital) lebih merujuk pada perspektif sosial dan budaya. Komunitas Tuli memandang diri mereka bukan sebagai orang sakit atau memiliki kekurangan fisik, melainkan sebagai kelompok masyarakat yang memiliki identitas, kebudayaan, dan bahasa sendiri, yaitu bahasa isyarat (seperti BISINDO di Indonesia). Bagi mereka, kata Tuli merupakan bentuk penghormatan atas identitas budaya tersebut.
Perbedaan mendasar lainnya terletak pada cara berkomunikasi. Seseorang yang mengidentifikasikan dirinya sebagai tunarungu mungkin masih mengandalkan sisa pendengarannya, alat bantu dengar, atau metode komunikasi oral dan membaca bibir. Di sisi lain, individu dari komunitas Tuli umumnya berkomunikasi secara aktif menggunakan bahasa isyarat sebagai bahasa utama dalam berinteraksi sehari-hari.
Oleh karena itu, penggunaan istilah ini tergantung pada bagaimana individu tersebut memandang dirinya. Penggunaan kata Tuli kini makin didorong oleh berbagai organisasi disabilitas dan komunitas Tuli karena dinilai lebih inklusif dan menegaskan kesetaraan hak komunikasi.
Tanda Gangguan Pendengaran yang Perlu Diperiksakan
Meskipun kondisi Tuli dapat menjadi bagian dari identitas budaya, gangguan pendengaran yang terjadi secara mendadak atau bertahap akibat masalah kesehatan tetap memerlukan pemeriksaan medis. Berikut beberapa tanda penurunan fungsi pendengaran yang perlu diwaspadai:
- Sering meminta orang lain mengulang perkataan.
- Menyetel volume televisi atau musik jauh lebih keras dari biasanya.
- Kesulitan mendengar perkataan orang lain saat berada di keramaian.
- Telinga terasa penuh, berdenging (tinnitus), atau mengalami nyeri.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau anggota keluarga mengalami penurunan pendengaran yang terjadi secara tiba-tiba, terasa nyeri, atau disertai keluarnya cairan dari telinga, segera lakukan pemeriksaan medis. Kamu bisa langsung konsultasi dengan dokter spesialis THT di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan awal yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melalui layanan telekonsultasi Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter tepercaya kapan saja dan di mana saja. Berikut beberapa keuntungannya:
- ✅ Pilihan dokter luas: Tersedia pilihan dokter umum hingga dokter spesialis THT yang berpengalaman.
- ✅ Sesi fleksibel: Konsultasi praktis melalui chat, voice call, atau video call.
- ✅ Privasi aman: Kerahasiaan data dan riwayat medis kamu dijamin terjaga.
- ✅ Efisiensi waktu: Mendapatkan saran medis tanpa perlu repot keluar rumah.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Deafness and hearing loss.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Istilah Tuli dan Tunarungu.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Perspectives on Deafness: Medical Model versus Cultural Model.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Hearing Loss — Symptoms.
FAQ
Mana istilah yang lebih sopan, tunarungu atau Tuli?
Sebagian besar komunitas Tuli lebih menyukai istilah “Tuli” (dengan T kapital) karena dianggap menghargai identitas dan budaya bahasa isyarat mereka. Namun, dari segi kosa kata medis formal, istilah tunarungu masih sering digunakan.
Apakah orang Tuli bisa berbicara lisan?
Beberapa orang Tuli dapat berbicara secara lisan melalui latihan terapi wicara. Namun, bahasa isyarat tetap menjadi moda komunikasi alami yang paling nyaman bagi kebanyakan anggota komunitas Tuli.
Apakah tunarungu pasti mengalami tuli total?
Tidak selalu. Tunarungu mencakup rentang gangguan pendengaran dari yang tingkat ringan, sedang, hingga berat atau tuli total.




