Ad Placeholder Image

Wajib Tahu: Kapan Ke Dokter Saat Diabetes? Cek di Sini

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Kapan Ke Dokter Saat Diabetes? Kenali Tanda Bahayanya

Wajib Tahu: Kapan Ke Dokter Saat Diabetes? Cek di SiniWajib Tahu: Kapan Ke Dokter Saat Diabetes? Cek di Sini

DAFTAR ISI


Diabetes adalah kondisi kronis yang memengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan gula darah sebagai energi. Penyakit ini terjadi ketika pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Gejala awal diabetes sering kali ringan dan mungkin tidak disadari, seperti sering merasa haus atau lapar, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan tanpa sebab. Tanda-tanda ini bisa menjadi indikasi awal yang memerlukan perhatian.

Meskipun beberapa gejala dapat dikelola dengan perubahan gaya hidup, penting untuk mengetahui kapan kondisi memerlukan penanganan medis profesional. Mengenali tanda bahaya adalah kunci untuk mencegah komplikasi serius.

Kapan Ke Dokter Saat Diabetes?

Ini waktu tepat untuk ke dokter saat mengidap diabetes:

Gula Darah Sangat Tinggi atau Sangat Rendah

Salah satu alasan paling mendesak untuk segera ke dokter saat diabetes adalah ketika kadar gula darah mengalami fluktuasi ekstrem. Kondisi ini bisa sangat berbahaya dan memerlukan intervensi medis segera.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi, dikenal sebagai hiperglikemia, dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan parah, pandangan kabur, mulut kering, dan napas berbau buah.

Jika tidak ditangani, hiperglikemia dapat berkembang menjadi kondisi serius seperti ketoasidosis diabetik atau sindrom hiperosmolar hiperglikemik (HHS), yang mengancam jiwa.

Sebaliknya, gula darah yang terlalu rendah, atau hipoglikemia, juga merupakan keadaan darurat. Gejalanya meliputi gemetar, pusing, keringat dingin, detak jantung cepat, kebingungan, hingga kehilangan kesadaran.

Kondisi ini sering terjadi akibat dosis insulin atau obat diabetes yang berlebihan, melewatkan makan, atau aktivitas fisik yang intens.

Deteksi dini dan penanganan yang tepat dari fluktuasi gula darah ekstrem sangat krusial untuk mencegah kerusakan organ permanen dan komplikasi lainnya.

Pahami juga informasi mengenai Apa Itu Diabetes Tipe 2? Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.

Luka atau Infeksi yang Tak Kunjung Sembuh

Penderita diabetes sering mengalami kesulitan dalam penyembuhan luka dan lebih rentan terhadap infeksi.

Hal ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah dan saraf akibat kadar gula darah tinggi yang kronis, yang mengurangi aliran darah dan respons imun ke area yang terluka.

Jika terdapat luka, goresan, lecet, atau bahkan gigitan serangga yang tidak menunjukkan tanda-tanda membaik setelah beberapa hari, atau justru memburuk, segera cari pertolongan medis.

Perhatikan tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak, nyeri, nanah, atau demam.

Infeksi pada penderita diabetes dapat menyebar dengan cepat dan menjadi parah, berpotensi menyebabkan selulitis, abses, atau bahkan amputasi jika terjadi pada kaki.

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mendapatkan penanganan luka yang tepat, termasuk pembersihan, penggunaan antibiotik, atau tindakan medis lainnya.

Perubahan Penglihatan Mendadak atau Kabur

Diabetes dapat memengaruhi kesehatan mata secara signifikan. Perubahan penglihatan yang mendadak atau kabur adalah tanda peringatan serius yang tidak boleh diabaikan, terutama jika terjadi secara tiba-tiba.

Retinopati diabetik adalah komplikasi umum yang terjadi ketika pembuluh darah di retina mata rusak.

Kondisi ini dapat menyebabkan penglihatan kabur, bintik-bintik gelap, atau bahkan kehilangan penglihatan jika tidak ditangani. Selain itu, diabetes juga meningkatkan risiko katarak dan glaukoma.

Jika mengalami pandangan buram, kesulitan melihat di malam hari, atau melihat kilatan cahaya dan bintik-bintik melayang, konsultasi dengan dokter spesialis mata atau endokrinologi sangat dianjurkan.

Deteksi dini dan pengobatan dapat membantu mencegah kerusakan permanen pada penglihatan.

Gejala Komplikasi Neuropati dan Nefropati

Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan.

Gejalanya bervariasi tergantung saraf mana yang terpengaruh, tetapi seringkali meliputi mati rasa, kesemutan, nyeri, atau kelemahan pada tangan dan kaki.

Jika merasakan sensasi seperti terbakar atau tertusuk, atau kehilangan sensasi pada ekstremitas, penting untuk segera memeriksakan diri. Neuropati dapat meningkatkan risiko cedera dan infeksi, terutama pada kaki.

Nefropati diabetik adalah kerusakan ginjal akibat diabetes. Gejala awal nefropati sering tidak spesifik, seperti pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau tangan.

Gejala lain dapat meliputi kelelahan, nafsu makan buruk, dan sering buang air kecil.

Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk memperlambat perkembangan penyakit ginjal dan mencegah gagal ginjal.

Jika punya pertanyaan lain terkait perawatan diabetes lainnya, Ini Pilihan Dokter Spesialis yang Akan Bantu Perawatan Diabetes untuk kamu hubungi.

Nyeri Dada atau Gejala Kardiovaskular Lainnya

Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit jantung dan pembuluh darah. Nyeri dada atau ketidaknyamanan adalah tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis segera.

Gejala penyakit jantung pada penderita diabetes mungkin tidak selalu khas. Selain nyeri dada, perhatikan juga sesak napas, nyeri yang menjalar ke lengan, bahu, atau rahang, serta keringat dingin atau pusing yang tidak dapat dijelaskan. Ini bisa menjadi tanda serangan jantung atau kondisi jantung lainnya.

Penting untuk tidak mengabaikan gejala-gejala ini. Jika mengalami nyeri dada atau kombinasi gejala kardiovaskular lainnya, segera cari bantuan medis darurat.

Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan menyelamatkan nyawa.

Jangan tunda jika kamu mengalami tanda-tanda di atas, dan segera konsultasikan sekarang dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2026. Diabetes: Symptoms, Treatment, and Early Diagnosis.
WebMD. Diakses pada 2026.Diabetes Center: Types, Cause, Symptoms, Test, and Treatments.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diabetes. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Diabetes: An Overview. 
NIDDK. Diakses pada 2026. Diabetes Tests & Diagnosis.

Pertanyaan Umum Seputar Kapan ke Dokter Saat Diabetes

1. Kapan Gejala Diabetes Ringan Perlu Diperiksakan?

Gejala diabetes ringan seperti sering haus, sering buang air kecil, atau kelelahan perlu diperiksakan jika berlangsung terus-menerus atau memburuk.

Pemeriksaan dini membantu diagnosis dan penanganan lebih awal, mencegah komplikasi serius di kemudian hari. Disarankan untuk berkonsultasi jika ada riwayat keluarga diabetes atau faktor risiko lainnya.

2. Bagaimana Cara Cek Biaya Konsultasi Dokter di Halodoc?

Biaya konsultasi dokter di Halodoc dapat bervariasi tergantung pada spesialisasi dokter dan jenis layanan.

Pengguna dapat mengecek informasi biaya secara langsung melalui aplikasi Halodoc sebelum memulai sesi konsultasi. Aplikasi akan menampilkan rincian biaya yang jelas.

3. Apakah Konsultasi Online Medis Aman?

Konsultasi online medis di platform terpercaya seperti Halodoc aman karena dilakukan oleh dokter berlisensi dan profesional.

Informasi medis pasien dijaga kerahasiaannya sesuai standar privasi kesehatan. Layanan ini memungkinkan akses cepat ke saran medis, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan fisik langsung jika diperlukan.