Advertisement

Waspada 4 Faktor Risiko Busung Lapar yang Perlu Dipahami

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   04 Oktober 2022

“Busung lapar adalah salah satu masalah yang disebabkan kekurangan nutrisi. Dengan mengetahui berbagai faktor risikonya, tentu masalah ini bisa ditangani sesegera mungkin.”

Waspada 4 Faktor Risiko Busung Lapar yang Perlu DipahamiWaspada 4 Faktor Risiko Busung Lapar yang Perlu Dipahami

Halodoc, Jakarta – Busung lapar adalah masalah yang dapat terjadi saat seseorang mengalami kekurangan nutrisi (malnutrisi). Bahkan, pengidapnya tidak mendapatkan nutrisi yang penting untuk menunjang fungsi tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan masih banyak lagi.

Jika dibiarkan, masalah ini dapat menyebabkan gangguan yang fatal. Pengidapnya dapat mengalami infeksi, dehidrasi, dan lainnya yang akhirnya berujung kematian. Untuk menghindarinya, perlu tahu berbagai faktor risiko dari busung lapar.

Faktor Risiko Busung Lapar Agar Bisa Dihindari

Secara umum, seseorang dapat mengalami kekurangan gizi yang akhirnya berkembang menjadi busung lapar akibat kurangnya nutrisi dalam makanan. Namun, seseorang yang mengonsumsi makanan tidak bervariasi juga dapat mengalami masalah yang sama.

Berikut adalah beberapa faktor risiko yang perlu diketahui:

1. Kondisi Kesehatan

Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat seseorang lebih berisiko untuk mengalami masalah nutrisi ini, yaitu:

  • Kondisi jangka panjang yang menyebabkan hilangnya nafsu makan, perasaan sakit, hingga perubahan kebiasaan buang air besar. Beberapa penyakitnya, yaitu kanker, gangguan hati, hingga penyakit paru-paru.
  • Kondisi kesehatan mental, seperti depresi atau skizofrenia, yang memengaruhi keinginan seseorang untuk tidak makan.
  • Kondisi yang mengganggu kemampuan untuk mencerna makanan atau menyerap nutrisi, seperti penyakit Crohn.
  • Alami demensia, menyebabkan seseorang lupa makan dan abai akan kesehatannya.
  • Alami gangguan makan, seperti anoreksia.

2. Konsumsi Obat Tertentu

Ada beberapa obat yang dapat meningkatkan risiko seseorang alami kekurangan gizi. Sebab, obat ini bisa jadi menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan, seperti menimbulkan perasaan mual, kehilangan nafsu makan, hingga diare, berarti makan lebih sedikit atau tidak menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.

3. Faktor Sosial Ekonomi

Seseorang yang alami masalah sosial-ekonomi juga rentan alami busung lapar. Hal ini termasuk masalah geografis, seperti kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan dan tidak adanya uang untuk membeli makanan. Kemiskinan dan masalah geografis memang memberikan pengaruh signifikan terhadap terjadinya busung lapar.

4. Faktor Fisik

Ada beberapa faktor yang terjadi secara fisik, sehingga seseorang alami malnutrisi, yaitu:

  • Memiliki masalah pada gigi yang membuat lebih sulit untuk makan atau bahkan terasa sakit.
  • Alami cacat fisik atau cacat lainnya yang membuat sulit bergerak atau membuat makanan sendiri.
  • Memiliki pengetahuan terbatas tentang nutrisi atau memasak.
  • Alami ketergantungan terhadap alkohol atau narkoba.

Cara Pencegahan Busung Lapar

Seseorang yang mengalami masalah malnutrisi ini dapat dicegah dengan mengonsumsi berbagai makanan yang kaya nutrisi. Untuk seseorang yang memiliki penyakit kronis, perawatan tambahan untuk mendapatkan nutrisi yang tepat sangat dibutuhkan. Maka dari itu, jika seseorang memiliki gejala busung lapar, periksa dan tangani sesegera mungkin.

Itulah beberapa faktor risiko dari busung lapar yang perlu diketahui. Jika seseorang memiliki salah satu atau bahkan lebih dari faktor tersebut, bahkan mengalami gejalanya, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan. Penanganan dini sangat penting untuk keberlangsungan hidup seseorang.

Jika ingin melakukan pemeriksaan dari kondisi ini, pemesanannya bisa dilakukan melalui fitur janji medis dari aplikasi Halodoc. Caranya, download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan agar akses kesehatan bisa didapatkan kapan dan dimana saja. Maka dari itu, unduh aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
NHS. Diakses pada 2022. Malnutrition.
Nursing Times. Diakses pada 2022. Nutrition support 1: risk factors, causes and physiology of malnutrition.