• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada Asam Lambung Naik saat Hamil, Ini Sebabnya

Waspada Asam Lambung Naik saat Hamil, Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Ketika hamil, ibu mengalami banyak sekali perubahan, baik fisik maupun kondisi kesehatan. Kondisi seperti perubahan pada ukuran payudara, mual dan muntah, ukuran perut membesar, sering kelelahan, sakit pada punggung dan pinggang, hingga kaki membengkak mungkin sudah kerap ibu dengar. Namun, bagaimana dengan naiknya asam lambung saat hamil? Sudahkah ibu bersiap dengan kondisi ini?

Masalah naiknya asam lambung pada ibu hamil sudah kerap terjadi, biasanya ibu mengalaminya ketika usia kandungan menginjak 5 bulan. Kondisi ini semakin membuat ibu tidak nyaman jika diikuti dengan sembelit. Naiknya asam lambung ini sering disertai nyeri atau panas pada dada, meski tidak ada keterkaitan khusus antara masalah ini dengan jantung. 

Kenali Penyebab Asam Lambung Naik saat Hamil

Naiknya asam lambung yang membuat ibu mengalami heartburn terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan tidak mampu mencegah asam lambung lewat kembali ke kerongkongan. Selama hamil, hormon progesteron membuat katup menjadi lebih rileks, sehingga heartburn lebih sering terjadi. Kondisi ini memungkinkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan mengiritasi bagian lapisannya. 

Baca juga: Bukan Cuma Mag, Ini Penyebab Asam Lambung Naik

Heartburn dan naiknya asam lambung serta masalah pencernaan lainnya lebih sering terjadi memasuki trimester ketiga kehamilan karena ukuran janin yang semakin besar dan pertumbuhan rahim memberikan tekanan yang lebih besar pada bagian usus dan lambung. Tekanan yang terjadi pada perut juga mendorong asam lambung naik kembali ke kerongkongan. 

Penyebab lain naiknya asam lambung ketika hamil selain membesarnya rahim dan janin serta faktor yang berkaitan dengan hormon adalah peningkatan hormon progesteron. Hormon ini menyebabkan makanan yang ibu konsumsi lebih lambat dicerna, sehingga ibu merasa kenyang lebih lama. Pada akhirnya, ini akan meningkatkan peluang terjadinya heartburn

Baca juga: Sembuhkan Asam Lambung dengan 5 Makanan Ini

Meski termasuk kondisi yang tidak lagi jarang terjadi, naiknya asam lambung tetap membuat ibu merasa tidak nyaman. Jika terjadi, ibu bisa bertanya pada dokter tindakan pengobatan apa yang bisa dilakukan untuk meredakannya. Agar tanya jawab dengan dokter menjadi lebih mudah, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Ibu bisa memanfaatkan aplikasi ini kapan saja dan di mana saja ketika mengalami keluhan kesehatan. 

Bagaimana Mencegah Naiknya Asam Lambung saat Hamil?

Untungnya, rasa tidak nyaman yang ibu alami ketika terjadi heartburn bisa diatasi dengan cara mudah berikut ini:

  • Perhatikan makanan yang ibu konsumsi. Hindari makanan asam dan pedas. Hindari mengonsumsi jeruk, tomat, bawang putih, cokelat, minuman bersoda, dan kafein, serta makanan yang berlemak dan gorengan. 

  • Makan lebih sering dan dalam porsi lebih kecil untuk menghindari perut terlalu penuh.

  • Hindari makan setidaknya tiga jam sebelum tidur, karena meningkatkan risiko terjadinya heartburn.

  • Jangan merokok, karena bahan kimia yang terdapat dalam rokok meningkatkan risiko naiknya asam lambung. 

  • Kenakan pakaian yang nyaman dan longgar agar tidak menekan bagian tengah tubuh. 

  • Minumlah setelah makan, bukan ketika makan karena bisa membuat tekanan pada perut menjadi lebih besar. 

  • Jangan minum alkohol, karena tidak hanya memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembang janin, alkohol juga dapat melemaskan katup yang menjaga isi perut agar tetap berada di sana, sehingga kemungkinan asam lambung naik pun meningkat. 

Baca juga: Jangan Sepelekan 3 Bahaya Akibat Asam Lambung

Inilah penyebab terjadinya asam lambung naik saat hamil serta cara mencegahnya. Untuk itu, selalu perhatikan nutrisi yang dikonsumsi dan pola hidup ibu hamil agar kandungan tetap terjaga dengan baik.

Referensi: 
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Heartburn in Pregnancy: 11 Treatments to Put Out the Fire. 
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2020. Pregnancy and Heartburn.
American Pregnancy Association. Diakses pada 2020. Pregnancy and Heartburn.