Asam Urat Bisa Sembuh dengan Menjaga Pola Makan Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Asam Urat Bisa Sembuh dengan Menjaga Pola Makan Sehat?

Halodoc, Jakarta – Asam urat adalah bentuk radang sendi yang terjadi ketika kadar asam urat meningkat di dalam dalam darah. Penumpukan asam urat ini dapat menyebabkan kristal yang terbentuk dan menumpuk di dalam dan di sekitar sendi.

Menjaga pola makan sehat dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Pola makan sehat dapat membantu pengidap asam urat mencapai berat badan ideal, sehingga terhindar dari nyeri radang sendi yang menyiksa. Simak selengkapnya mengenai pola makan sehat untuk pengidap asam urat di bawah ini!

Diet Sehat untuk Pengidap Asam Urat

Pola makan sehat sejatinya dapat menurunkan risiko serangan asam urat yang berulang dan memperlambat perkembangan kerusakan sendi. Pengidap asam urat yang menerapkan diet sehat terkadang masih membutuhkan obat untuk mengatasi rasa sakit dan menurunkan kadar asam urat.

Baca juga: Cegah Asam Urat Kambuh, Konsumsi 4 Makanan Ini

Bagaimana pola makan sehat untuk pengidap asam urat? Kamu bisa temukan di sini!

  1. Hindari Jeroan

Hindari jeroan, seperti hati, ginjal, demikian juga roti manis, yang memiliki kadar purin tinggi dan sangat bisa berkontribusi pada kadar asam urat darah tinggi.

  1. Jangan Makan Daging Merah

Batasi asupan konsumsi daging sapi, domba, dan babi.

  1. Batasi Makanan Laut 

Beberapa jenis makanan laut, seperti ikan teri, kerang, sarden, dan tuna memiliki kandungan purin yang lebih tinggi daripada jenis makanan laut lainnya. Namun, manfaat kesehatan keseluruhan dari makan ikan mungkin lebih besar daripada risikonya bagi pengidap asam urat. Porsi ikan yang sewajarnya dapat menjadi bagian sehat dari diet asam urat.

  1. Berhenti Konsumsi Alkohol

Bir dan minuman keras yang disuling kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko asam urat dan serangan berulang. Konsumsi anggur yang moderat tampaknya tidak meningkatkan risiko serangan asam urat. Hindari alkohol selama serangan asam urat dan batasi alkohol, terutama bir di antara serangan.

  1. Batasi Makanan dan Minuman Manis

Batasi atau hindari makanan yang dimaniskan dengan gula, seperti sereal manis, roti, dan permen. Ini termasuk juga batasi konsumsi jus buah manis alami.

Baca juga: Harus Tahu, Cara Penanganan Tepat Artritis Gout

  1. Vitamin C

Vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Bicaralah dengan dokter apakah suplemen vitamin C 500 miligram cocok dengan diet dan rencana pengobatanmu. Kalau ingin tahu lebih detail mengenai pengobatan untuk pengidap asam urat, tanyakan langsung saja di Halodoc

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

  1. Pembatasan Asupan Kopi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang, terutama kopi berkafein biasa, dapat dikaitkan dengan penurunan risiko kumatnya asam urat. 

Butuh ide konsep makanan sehat yang bisa dijalankan oleh pengidap asam urat, ini rekomendasinya!

Inilah yang mungkin kamu makan selama hari-hari biasa dengan diet asam urat.

Sarapan

  • Sereal gandum utuh, tanpa gula dengan skim atau susu rendah lemak.
  • 1 cangkir stroberi segar.
  • Kopi.
  • Air putih.

Makan siang

  • Irisan dada ayam panggang (2 ons), roti gandum dengan mustard.
  • Campuran salad hijau dengan sayuran, 1 sendok makan kacang, dan cuka balsamic dan minyak zaitun.
  • Susu skim atau susu rendah lemak atau air.
  • Makanan ringan di sore hari.
  • 1 cangkir ceri segar.
  • Air putih.

Makan malam

  • Salmon panggang (3 sampai 4 ons).
  • Kacang hijau panggang atau dikukus.
  • 1/2 hingga 1 cangkir pasta gandum utuh dengan minyak zaitun dan lada lemon.
  • Air putih.
  • Yogurt rendah lemak.
  • 1 cangkir melon segar.
  • Minuman bebas kafein, seperti teh herbal.

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Gout diet: What's allowed, what's not.