• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 3 Asupan Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Corona

Ini 3 Asupan Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Corona

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Hingga saat ini, vaksin atau obat yang mampu menangkal virus corona belum juga ditemukan. Hal tersebut berarti, setiap orang harus memiliki daya tahan tubuh yang baik guna menangkal virus corona dengan sendirinya. Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, segala penyakit dapat dicegah dengan sendirinya.

Dilansir dari media lokal, Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Jiwa dan NAPZA mengatakan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak. Apa alasannya?

Baca juga: Tips Aman Terbang saat Pandemi COVID-19

Asupan Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Corona

Saat dikonsumsi secara gula, garam, dan lemak berlebih dapat memicu seseorang mengidap penyakit degeneratif, salah satunya adalah diabetes. Karena membahayakan, gula, garam, dan lemak menjadi asupan makanan yang sebaiknya dihindari, karena akan berdampak pada penurunan daya tahan tubuh yang sangat penting untuk menangkal virus corona.

Pengidap diabetes yang ditandai dengan kadar gula tidak terkontrol, yang lama-kelamaan akan menyebabkan lemahnya daya tahan tubuh, serta memicu kerusakan pada berbagai organ tubuh. Hal tersebut terjadi karena sistem imun tubuh yang tidak mampu bekerja dengan baik dalam melawan penyakit dan infeksi. Dengan daya tahan tubuh yang lemah, hal tersebut membuat pengidap diabetes lebih rentan terinfeksi COVID-19, serta komplikasi fatal.

Jika komplikasi sudah muncul, kehilangan nyawa merupakan risiko paling parah yang bisa saja terjadi. Jika pola mengonsumsi gula, garam, dan lemak sulit untuk kau hindari, setidaknya kurangi jumlah konsumsi hariannya. Pada dasarnya, setiap orang sebaiknya hanya mengkonsumsi gula maksimal 52,5 gram, garam 2000 miligram, serta lemak 60 gram per harinya.

Aturan yang dibuat tersebut merupakan aturan rata-rata yang sudah mencukupi kebutuhan tubuh. Kalau sulit untuk menghitung porsinya dalam jumlah satuannya, kamu dapat memaksimalkan konsumsi asupan tersebut dalam 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, serta 5 sendok makan lemak per harinya. 

Baca juga: Perbedaan Sesak Napas pada Pengidap Asma dan COVID-19

Kelompok Penyakit yang Rentan Terinfeksi COVID-19

Selain penyakit diabetes, ada beberapa kelompok penyakit yang rentan terinfeksi virus corona. Berikut beberapa kelompok penyakit tersebut:

 

  • Gangguan pernapasan kronis. Virus corona umumnya menyerang saluran pernapasan. Seseorang yang mengalami penyakit pada saluran pernapasan, akan berisiko mengalami gangguan pernapasan kronis, seperti serangan asma, pneumonia, atau bahkan gagal napas.

  • Kanker. Pengidap kanker akan berisiko tinggi terinfeksi virus corona, yang akan muncul dengan gejala berat, serta komplikasi serius. Hal tersebut terjadi karena daya tahan tubuh pengidap kanker tidak kuat dalam melawan infeksi.

  • Penyakit kardiovaskular. Pengidap penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, serta hipertensi akan memiliki kondisi jantung, serta daya tahan tubuh yang lemah. Hal tersebut membuat para pengidap terinfeksi COVID-19 dengan gejala yang parah.

  • Penyakit ginjal. Meskipun menyerang saluran pernapasan, virus corona juga dapat merusak organ tubuh lain, seperti ginjal. Jika terinfeksi, pengidap akan mengalami gagal ginjal akut. Bukan itu saja, infeksi corona juga lebih rentan dialami oleh seseorang dengan penyakit ginjal kronis, serta rutin menjalani prosedur cuci darah.

 

Baca juga: Lesi di Jari Kaki Jadi Gejala Baru COVID-19

Untuk lebih jelasnya mengenai asupan makanan yang sebaiknya dihindari oleh para pengidap tersebut, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya! Kamu juga dapat bertanya dengan lebih jelas mengenai faktor risiko apa saja yang dapat meningkatkan seseorang berisiko terinfeksi COVID-19. Selalu jaga kesehatanmu dengan tetap di rumah saja saat wabah virus corona!

Referensi:
Tempo.co. Diakses pada 2020. Pentingnya Batasi Gula, Garam dan Lemak Selama Pandemi Corona.
CDC. Diakses pada 2020. People Who Are at Higher Risk for Severe Illness.
HSE.ie. Diakses pada 2020. Coronavirus (COVID-19).