• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, Ini 7 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi pada Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, Ini 7 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi pada Tubuh

Awas, Ini 7 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi pada Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 09 Mei 2022

“Jika seseorang sering merasa cepat lapar tapi berat badan terus turun, bisa jadi itu salah satu ciri-ciri gula darah tinggi. Gula darah tinggi paling sering dikaitkan sebagai tanda diabetes.”

Awas, Ini 7 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi pada Tubuh

Halodoc, Jakarta – Gula darah tinggi atau hiperglikemia, terjadi ketika ada terlalu banyak gula dalam darah. Kondisi ini terjadi ketika tubuh memiliki terlalu sedikit insulin atau hormon yang mengangkut glukosa ke dalam darah. Kondisi ini juga bisa terjadi jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Gula darah tinggi pun paling sering dikaitkan sebagai tanda diabetes

Kadar gula darah dikatakan tinggi ketika glukosa darah lebih besar dari 125 mg/dL saat berpuasa (tidak makan setidaknya selama delapan jam). Jika kamu mengidap gula darah tinggi dan tidak diobati untuk jangka waktu yang lama, maka tubuh dapat merusak saraf, pembuluh darah, jaringan, dan organ tubuh. 

Lantas, seperti apa ciri-ciri gula darah tinggi yang perlu diwaspadai? Berikut ulasannya!

Ciri-ciri Gula Darah Tinggi

Berikut ini adalah ciri-ciri gula darah sedang tinggi:

  1. Merasa Cepat Lapar, Tapi Berat Badan Turun
cepat lapar

Ciri-ciri gula darah tinggi yang tidak terkontrol biasanya akan membuat kamu merasa lebih cepat lapar dari biasanya. Hal tersebut menandakan gejala yang disebut polifagia. Meskipun pengidap makan lebih banyak, namun berat badan terus turun tanpa alasan yang jelas. Selain penurunan berat badan dan nafsu makan, pengidap mungkin memiliki otot yang lemah dan sering jatuh.

  1. Kelelahan Terus Menerus
kelelahan terus menerus

Kelelahan ekstrim adalah ciri-ciri gula darah tinggi lainnya. Alasannya, ketika tubuh tidak memproses insulin dengan benar atau tidak memiliki jumlah insulin yang cukup, gula tetap berada dalam darah. Gula tidak masuk ke sel tubuh untuk digunakan sebagai energi. Hal ini juga sering menyebabkan pengidapnya jadi sering buang air kecil dan dehidrasi. Kondisi tersebut diidentifikasi sebagai faktor lain yang berkontribusi terhadap kelelahan. 

  1. Penglihatan Kabur dan Sakit Kepala
penglihatan kabur dan sakit kepala

Pengidap mungkin merasakan penglihatan jadi kurang jelas atau segala sesuatunya mungkin tampak agar kabur. Hal tersebut merupakan salah satu ciri-ciri gula darah tinggi akibat cairan bocor yang kemudian menyebabkan lensa mata membengkak. Kondisi tersebut mengubah bentuk lensa, yang kemudian membuatnya tidak dapat fokus dengan benar. Alhasil, kamu pun akan mengalami penglihatan yang kabur dan sering sakit kepala. 

  1. Luka Sembuh Lebih Lambat Dari Biasanya
luka sembuh lebih lambat

Luka yang sembuh lebih lambat terjadi akibat gula darah tinggi yang tidak terkontrol. Ini karena diabetes menyebabkan kerusakan saraf dan mempengaruhi sirkulasi, terutama di tungkai bawah dan kaki, yang dapat menunda penyembuhan. Hal tersebut sebagai akibat tidak cukup aliran darah ke daerah yang terluka. Bahkan luka kecil sekali pun akan jadi lebih rentan terhadap infeksi, yang kemudian bisa menjadi kondisi yang serius, bahkan mengakibatkan amputasi kaki.

  1. Kesemutan dan Mati Rasa pada Tangan dan Kaki
kesemutan dan mati rasa

Gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf, yang juga dikenal sebagai neuropati diabetik. Kondisi yang mungkin dirasakan yaitu sensasi kesemutan atau bahkan mati rasa di tangan dan kaki.

  1. Terjadi Perubahan Kulit
perubahan kulit

Area gelap dan tebal dari kulit lembut (acanthosis nigricans) dapat terbentuk di bagian belakang leher atau tangan, ketiak, wajah, dan area lainnya. Kondisi ini bisa menjadi tanda resistensi kulit. Ciri-ciri gula darah tinggi yang terjadi pada perubahan kulit termasuk:

  • Lepuh.
  • Infeksi.
  • Kekeringan.
  • Gatal.
  • Perubahan warna.
  • Kelainan kulit. 
  1. Gusi Bengkak atau Berdarah
gusi bengkak dan berdarah

Penyakit gusi nyatanya juga termasuk sebagai komplikasi diabetes. Kondisi ini juga membuat diabetes jadi lebih sulit dikendalikan, karena saat infeksi terjadi maka tubuh akan merespon dengan melepas lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah. 

Perlu diketahui, air liur juga mengandung glukosa, dan semakin banyak kandungannya, semakin banyak bakteri yang bergabung dengan makanan di mulut. Hal tersebut menyebabkan terjadinya plak dan penyakit gusi. Nah, gejalanya ini bisa termasuk gusi merah atau peradangan. 

Itulah ciri-ciri gula darah tinggi yang perlu diwaspadai. Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya segera dapatkan pemeriksaan dokter. Kamu bisa membuat jadwal kunjungan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2022. 9 Signs Your Blood Sugar Is Out of Control
Medical News Today. Diakses pada 2022. How does high blood sugar (hyperglycemia) feel?
Healthline. Diakses pada 2022. What Does It Mean to Have High Blood Sugar?