• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Baca Buku Bisa Meredam Stres, Ini Penjelasannya

Baca Buku Bisa Meredam Stres, Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Masih merasa terlalu berisiko melakukan perjalanan di masa pandemi ini, tetapi terlalu lama di rumah bikin stres? Kenapa tidak mencoba membaca buku? Faktanya, membaca buku bisa meredam stres, membuat tubuh rileks dengan menurunkan detak jantung, serta mengurangi ketegangan pada otot. 

Sebuah studi pada 2009 yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Sussex menemukan bahwa membaca dapat mengurangi stres hingga 68 persen. Soalnya ketika membaca pikiran terbebas dari masalah dan fokus pada bacaan. 

Imajinasi dari Bacaan Menghilangkan Stres

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, membaca dapat membawamu ke dunia lain dan memberikan ruang untuk melarikan diri dari tekanan hidup. Lebih dari itu, menurut data kesehatan yang diterbitkan oleh jurnal Social Science & Medicine, membaca buku dapat memperpanjang usia. 

Baca juga: Membaca Buku Malam Hari Baik untuk Otak

Hal ini dikuatkan lagi oleh temuan para peneliti dari Yale University School of Public Health yang menemukan bahwa membaca dapat meningkatkan konektivitas antar sel otak yang dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif yang dapat memperpendek umur. Tenggelam dalam bacaan yang mengasyikkan dapat membuat seseorang melepaskan diri dari kekhawatiran dan tekanan dunia sehari-hari dan menghabiskan waktu menjelajahi imajinasi pengarang.

Ini lebih dari sekadar “gangguan”, melakinkan keterlibatan aktif dari imajinasi. Kata-kata pada halaman buku dapat merangsang kreativitas, sehingga memicu pembaca untuk mengubah kesadaran. Terkait mengubah kesadaran, aktivitas membaca juga dapat merangsang sistem kognitif sehingga membuatnya lebih aktif bekerja. Makanya, selain meredam stres, membaca juga dapat mencegah kepikunan dini.

Terkadang stres juga dapat terjadi ketika seseorang gagal memahami lingkungannya ataupun interaksi sosial yang tidak sesuai dengan ekspektasi. Nah, dengan membaca kamu dapat meningkatkan keterampilan sosial. 

Baca juga: IQ Bisa Ditingkatkan atau Tidak?

Membaca dapat memungkinkan seseorang terlibat intim dengan karakter-karakter di buku, sehingga meningkatkan empati pada orang lain. Membaca fiksi dapat membantu kamu memahami karakter-karakter orang yang berguna untuk pengalaman interaksi sosial.

Mulai Kebiasaan Membaca dengan Cara Ini

Buat kamu yang masih bingung bagaimana memulai kebiasaan membaca, kamu bisa mengaplikasikan beberapa tips berikut ini.

1. Buku yang Dipilih Tidak Harus Best Seller

Hal yang penting dari menumbuhkan kebiasaan membaca adalah kamu tidak harus selalu membaca buku yang sedang dibaca orang. Pastikan saja buku yang kamu baca benar-benar menarik minatmu. Dengan kata lain, temanya harus membuatmu tertarik, serta memberikan ruang bagi pikiran untuk rileks setiap harinya.

2. Pilih Bacaan yang Kamu Sukai

Membaca berita mungkin bukan pilihan terbaik jika itu membuat kamu merasa marah atau kesal. Pilihlah bacaan yang dapat membuat kamu rileks, santai, dan sejenak melarikan diri ke dunia lain. Kamu juga bisa memulainya dengan bacaan dari aktivitas yang disukai seperti hobi, perjalanan, ataupun memasak.

3. Temukan Waktu dan Tempat untuk Membaca 

Kamu dapat menentukan waktu membacamu sendiri. Jika memungkinkan, sisihkan beberapa menit setiap hari untuk membaca walaupun hanya satu halaman saja. Ini dapat membantu kamu untuk tetap konsisten dan secara tidak sadar kamu juga bisa meredam stres dan penatmu. 

4. Renungkan Apa yang Kamu Baca

Setelah selesai membaca satu buku, cobalah untuk tidak langsung berpindah ke buku lainnya. Luangkan waktu beberapa menit untuk membiarkan apa yang kamu baca meresap di dalam pikiran. Renungkan hikmah dan pesan dari bacaan tersebut.

Baca juga: 5 Cara Agar Anak Gemar Membaca

Jika kamu masih merasa kewalahan karena stres, kamu bisa menghubungi psikolog di Halodoc. Dokter ataupun psikolog yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Huffpost. Diakses pada 2020. Five Ways Reading Can Improve Health and Well-Being.
Taking Charge of Your Health & Wellbeing. Diakses pada 2020. Reading for Stress Relief.
Monday Campaigns.org. Diakses pada 2020. Reading Fiction for Stress Relief.