Bagaimana Cara Mencegah Skorbut?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
skorbut, cara mencegah skorbut, kekurangan vitamin c

Halodoc, Jakarta - Skorbut punya nama lain, yaitu scurvy. Kondisi ini merujuk pada penyakit langka yang terjadi ketika tubuh mengalami kekurangan vitamin C. Kandungan vitamin C sendiri memiliki peran penting dalam tubuh, yaitu membantu dalam proses pembuatan kolagen. 

Kolagen merupakan protein yang terdapat pada tulang, kulit, dan pembuluh darah. Ketika vitamin C kurang, kolagen tidak dapat diperbaiki. Hal ini akan memicu sejumlah kerusakan pada jaringan tubuh.

Baca juga: Sariawan Susah Sembuh, Tanda Kurang Vitamin C

Ketika tubuh mengalami kerusakan jaringan, akan muncul gejala-gejala penyakit skorbut. Defisiensi vitamin C ini biasanya terjadi ketika kebutuhan vitamin C pada tubuh tidak terpenuhi selama tiga bulan lamanya. Dalam hal ini, gejala yang muncul, meliputi:

  • Mengalami nyeri sendi.

  • Selalu merasa lelah.

  • Mengalami pembengkakan pada gusi.

  • Tubuh menjadi mudah lebam.

  • Luka pada tubuh akan sulit untuk sembuh.

  • Mengalami perubahan suasana hati yang signifikan.

  • Mengalami sesak napas.

Jika gejala-gejala awal tersebut dibiarkan tanpa penanganan, gejala akhir akan muncul. Gejala dapat berupa pembengkakan pada seluruh tubuh, tubuh mengalami perubahan warna kekuningan, hancurnya sel darah merah, serta kejang yang disertai dengan demam. Jika kondisi ini muncul, kematian merupakan komplikasi paling parah yang dapat dialami. Untuk mencegahnya, kamu juga dapat mengonsumsi sejumlah makanan berikut.

Baca juga: Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin C Bisa Bahayakan Ginjal

Cegah Skorbut dengan Sejumlah Makanan Berikut

Sebenarnya, pencegahan skorbut dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dengan memastikan kebutuhan vitamin C pada tubuh tercukupi. Vitamin C sendiri dapat dengan mudah kamu temui di sejumlah makanan, seperti sayuran dan buah-buahan berikut:

  1. Paprika merah. Selain mengandung vitamin C yang lebih banyak dari buah jeruk, paprika merah juga merupakan sumber vitamin A yang baik bagi kesehatan mata.

  2. Kale. Sayuran yang satu ini masih satu keluarga dengan kubis. Selain kandungan vitamin C yang tinggi, kale juga mengandung mineral dan asam lemak yang baik bagi tubuh.

  3. Brokoli. Siapa yang tidak kenal dengan khasiat dari sayuran yang satu ini? Brokoli mengandung vitamin C yang tinggi. Jika dikonsumsi secara rutin, sayuran yang satu ini diklaim dapat mencegah kanker pada tubuh.

  4. Pepaya. Sayuran yang satu ini dikenal sebagai obat pencahar alami karena memiliki kandungan yang baik bagi pencernaan. Tidak sampai di situ, pepaya juga mengandung vitamin C tinggi yang dapat membantu mencerahkan kulit dan memperkuat struktur tulang.

  5. Stroberi. Buah yang satu ini akan terasa asam dan manis jika dimakan. Selain mengandung vitamin C tinggi, stroberi juga dapat membantu memutihkan gigi.

  6. Kembang kol. Sayuran yang masih satu keluarga dengan kubis ini mengandung sejumlah nutrisi penting yang baik bagi tubuh. Beberapa nutrisi penting tersebut, yaitu vitamin C, serat, dan protein.

  7. Nanas. Selain mengandung vitamin C, nanas juga mengandung enzim pencernaan yang disebut dengan bromelain. Enzim ini dapat membantu memecah makanan dan mengurangi kembung. 

  8. Mangga. Mangga mengandung vitamin C tinggi dan vitamin A yang berguna untuk menjaga kesehatan mata dan sistem imunitas tubuh.

Baca juga: 4 Manfaat Vitamin C untuk Wajah yang Mesti Dicoba

Vitamin C merupakan zat yang mudah diserap tubuh dan dapat meredakan gejala skorbut dengan cepat. Jika kamu memiliki masalah seputar gizi dan nutrisi, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc. Kamu akan terbebas dari segala jenis penyakit, jika kebutuhan nutrisi dalam tubuhmu cukup terpenuhi. Jadi, jaga selalu asupan nutrisi dalam tubuh dengan menjaga pola makan dan asupan vitamin dengan baik.

Referensi:
Better Health. Diakses pada 2019. Scurvy. 
Healthline. Diakses pada 2019. 20 Foods That Are High in Vitamin C.