• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Ini Bahaya Bulu Kucing untuk Ibu Hamil

Hati-Hati, Ini Bahaya Bulu Kucing untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - “Kamu lagi hamil? Ih, hati-hati sama bulu kucing, lho!” Kalimat ini sering kali terdengar ketika seseorang pecinta kucing sedang hamil. Konon katanya, bulu kucing dapat membuat seorang perempuan menjadi mandul, terjangkit toksoplasma, bahkan keguguran. Apakah hal-hal tersebut benar adanya?

Baca juga: Ini 4 Bahaya Bulu Kucing yang Mesti Diwaspadai

Hati-Hati Bahaya Bulu Kucing untuk Ibu Hamil

Meskipun dinilai sebagai hewan yang bersih, tapi kucing dapat membawa parasit T. gondii penyebab dari toksoplasma. Meski begitu, pecinta kucing yang sedang hamil dan memelihara hewan ini di rumah tidak perlu khawatir yang berlebihan. Pasalnya, bulu kucing yang membahayakan bukan berasal dari kucin peliharaan, tapi dari mengonsumsi daging yang kurang matang atau mentah.

Lalu, bagaimana toksoplasma dapat menjangkiti kucing peliharaan? Kucing peliharaan tetap berisiko membawa parasit penyebab toksoplasma dari binatang lain yang termakan olehnya, serta konsumsi daging mentah yang terinfeksi. Untuk mencegahnya, pastikan untuk selalu memantau kondisi kesehatan hewan peliharaan.

Baca juga: Mitos dan Fakta Seputar Bahaya Bulu Kucing 

Amankah Memelihara Kucing saat sedang Hamil? 

Bagi pecinta kucing, perlu diketahui bahwa memelihara kucing saat hamil adalah hal yang cukup aman. Kucing dapat memberikan manfaat kepada ibu hamil, karena dapat mengurangi tingkat stres. Hal yang sangat ditakutkan adalah virus toksoplasmosis yang menjangkiti kucing, sehingga dapat menyebabkan cacat pada janin jika terinfeksi selama kehamilan.

Jika menyalahkan kucing sebagai satu-satunya penyebab toksoplasma merupakan hal yang salah. Perhatikan juga apa yang kamu konsumsi, karena beberapa makanan seperti makanan setengah matang, serta buah dan sayur yang tidak dicuci bersih justru menjadi penyebab paling besar dari toksoplasma. 

Bagi kucing yang dipelihara di dalam rumah dan mengonsumsi makanan khusus kucing, risiko toksoplasmosis dapat dicegah. Bahkan penularan toksoplasmosis dari kucing pun tidak semudah yang dibayangkan. Penularan hanya dapat terjadi jika kamu bersentuhan langsung dengan kotorannya. Ketika kamu sedang hamil, mintalah anggota keluargamu yang lain untuk membersihkannya.

Bukan hanya itu, pastikan tanganmu dalam keadaan selalu bersih setelah bermain dengan kucing. Rajin-rajinlah untuk mencuci tangan, terutama saat sebelum makan. Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan saat berkebun. Pasalnya, virus toksoplasma jauh lebih banyak ditemukan di luar rumah dibanding pada kucing peliharaan sendiri.

Baca juga: Bukan Cuma Alergi, Ini Bahayanya Bulu Kucing bagi Ibu Hamil

Hal yang Harus Dilakukan Pemilik Kucing

Dari penjelasan tersebut, risiko mengidap toksoplasma yang disebabkan oleh kucing peliharaan memang tidak terlalu tinggi. Meski demikian, ibu dapat berjaga-jaga dengan melakukan sejumlah pencegahan berikut ini:

  • Rajin mencuci tangan. Lakukan setelah bermain dengan kucing, sebelum menyentuh area mulut, dan sebelum makan.

  • Minta tolong anggota keluarga lain untuk membersihkan pasir kucing. Jika terpaksa membersihkannya, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan.

  • Bersihkan bak pasir kucing setiap hari. Pasalnya, mikroorganisme yang sangat menular dapat menginfeksi dalam waktu lima hari.

  • Jangan berikan kucing daging mentah.

  • Jaga binatang peliharaan agar selalu di dalam rumah.

  • Letakan bak pasir di luar rumah dan dalam keadaan tertutup.

  • Gunakan sarung tangan ketika berkebun.

Toksoplasma memang penyakit yang sangat berbahaya bagi ibu hamil, terutama bagi mereka yang tengah mengandung untuk pertama kalinya. Namun, kembali lagi pada daya tahan tubuh masing-masing ibu hamil. Jika ibu khawatir terjangkit toksoplasmosis, segera temui dokter di rumah sakit terdekat dengan lebih dulu membuat janji di aplikasi Halodoc untuk melakukan pemeriksaan TORCH.

Tak hanya mendeteksi toksoplasma dalam tubuh ibu hamil, pemeriksaan TORCH juga dapat dilakukan untuk memastikan bahwa tubuh memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit toksoplasma. Periksakan juga hewan peliharaan pada dokter hewan terdekat guna memastikan peliharaan bebas dari berbagai macam penyebab penyakit.

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2019. Is It True That Pregnant Women should Avoid Cats?
Dermoscent. Diakses pada 2019. Cats and Pregnancy: What are the risks?