• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Banyak Minum Air Bisa Cegah ISK, Ini Alasannya

Banyak Minum Air Bisa Cegah ISK, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi pada sistem kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Namun, ISK sering menyerang saluran kemih bagian bawah, yakni kandung kemih dan uretra.

Dibandingkan dengan pria, wanita lebih rentan mengalami kondisi ini. Alasannya, saluran kemih wanita cenderung berkurang lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah masuk. Salah satu upaya pencegahan ISK adalah banyak minum air yang cukup setiap harinya.

Baca juga: Perlu Waspada, Inilah Gejala ISK pada Ibu Hamil

Alasan Banyak Minum Air Bisa Mencegah ISK

Ketika kamu banyak minum air, tubuh otomatis membuang air kecil lebih sering. Dikutip dari Mayo Clinic, buang air kecil (BAK) berguna untuk mengeluarkan bakteri dan membersihkan saluran kemih. Air putih adalah pilihan terbaik daripada air yang dicampur dengan bahan lain. Pastikan kamu minum setidaknya 6-8 gelas per hari agar tubuh tetap terhidrasi dan rutin buang air kecil. 

Kalau kamu kesulitan untuk minum air sebanyak itu, kamu meningkatkan asupan cairan dengan minum air soda, teh herbal tanpa kafein, susu, atau smoothie yang dibuat dari buah-buahan dan sayuran. Batasi atau hindari konsumsi alkohol dan minuman berkafein yang mengiritasi kandung kemih.

Langkah Pencegahan ISK Lainnya

Selain banyak minum air putih, masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya ISK. Berikut langkah pencegahan ISK yang dihimpun dari Healthline :

  1. Jangan Menahan Kencing

Jangan pernah menahan BAK dalam waktu yang lama. Menahan BAK dapat mendorong pertumbuhan bakteri. Usahakan untuk tidak menunggu lebih dari 3 hingga 4 jam untuk BAK dan kosongkan kandung kemih setiap kali kamu merasa ingin buang air kecil. 

  1. BAK Setelah Berhubungan Intim

Aktivitas seksual meningkatkan risiko ISK, terutama jika kamu seorang wanita. Alasannya, bakteri mudah masuk ke uretra saat berhubungan intim. Untuk itu, pastikan kamu BAK sebelum dan sesudah berhubungan intim. BAK bertujuan menghilangkan bakteri yang masuk saat berhubungan intim. 

Baca juga: Wanita Lebih Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

  1. Hindari Menggunakan Produk Beraroma

Miss V secara alami mengandung lebih dari 50 mikroba yang berbeda, banyak di antaranya adalah jenis bakteri yang disebut Lactobacilli. Bakteri ini membantu menjaga vagina tetap sehat dan menyeimbangkan tingkat pH. Produk feminin yang wangi dapat mengganggu keseimbangan ini, sehingga memungkinkan bakteri berbahaya tumbuh terlalu cepat. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko ISK, vaginosis bakteri, dan infeksi jamur.

  1. Pilih Alat Kontrasepsi yang Tepat

Beberapa jenis alat kontrasepsi dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri berbahaya. Alat kontrasepsi tersebut contohnya, diafragma, kondom yang tidak dilumasi, spermisida dan kondom spermisida. Bicarakan dengan dokter terkait jenis kontrasepsi yang tepat agar terhindar dari ISK. Kalau kamu butuh bertanya soal hal ini, kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

  1. Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat meningkatkan bakteri usus yang baik. Bakteri ini juga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di saluran kemih. Kondisi ini melindungi kamu dari terkena ISK. Untuk mendapatkan probiotik, kamu bisa makan makanan fermentasi, seperti yogurt, kefir, asinan kubis, atau tempe, mengambil suplemen probiotik atau menggunakan suppositoria probiotik.

Baca juga: Terkena ISK, Hindari 4 Makanan Ini

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai pencegahan dari ISK. Jika ada gejala yang mencurigakan, kamu bisa segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Referensi :
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Urinary tract infection (UTI).
Healthline. Diakses pada 2020. 9 Ways to Reduce Your Risk of a UTI.