Begini 5 Cara untuk Mencegah Phlegmon

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Begini 5 Cara untuk Mencegah Phlegmon

Halodoc, Jakarta - Infeksi yang masuk ke tubuh seseorang dapat menyebabkan banyak hal. Salah satu yang dapat terjadi adalah peradangan. Hal tersebut dapat meluas hingga jaringan ikat dan jaringan lunak. Seseorang yang mengalami gangguan ini disebut juga dengan phlegmon.

Peradangan yang terjadi dapat disebabkan tubuh mempertahankan diri terhadap suatu kerusakan atau infeksi. Seseorang yang mengalami phlegmon, peradangan yang terjadi dapat menyebar hingga bagian bawah kulit. Beberapa cara dapat kamu lakukan untuk mencegah terjadinya phlegmon.

Baca juga: Begini 4 Tes untuk Diagnosis Phlegmon

Cara Mencegah Phlegmon

Phlegmon adalah sebuah peradangan yang terjadi pada jaringan lunak di dalam tubuh yang menyebar di bawah kulit. Gangguan ini juga dapat menyerang organ-organ internal, seperti amandel atau usus buntu. Selain itu, jari-jari tangan hingga kaki kamu juga berisiko terserang penyakit ini.

Umumnya, phlegmon disebabkan oleh infeksi dan menyebabkan timbulnya nanah. Hal ini terjadi ketika infeksi bakteri tidak dituntaskan, sehingga dapat menyebar dari jaringan yang telah terinfeksi tetapi belum sembuh. Penyakit kulit ini dapat menyebar dengan cepat dan beberapa kasus dapat berakibat fatal.

Phlegmon yang terjadi terkadang dapat mirip dengan abses. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda. Pada phlegmon yang terjadi tidak terikat dan dapat terus menyebar ke sepanjang jaringan ikat dan serat otot. Sedangkan pada abses hanya terbatas pada daerah yang terinfeksi.

Abses dan phlegmon mungkin akan sulit dibedakan pada beberapa kasus. Walau begitu, terkadang gangguan kulit ini terjadi ketika area yang terinfeksi di dalam abses menyebar luas ke jaringan lain. Abses yang terjadi dapat disembuhkan dengan mengeluarkan cairan yang terinfeksi. Namun, pada phlegmon tidak dapat dilakukan semudah itu.

Lalu, cara paling utama yang dapat mencegah terjadinya phlegmon adalah menjaga kulit kamu tetap bersih dan sehat. Kamu harus memastikan tubuh kamu bebas dari bakteri yang dapat menyebabkan risiko timbulnya gangguan tersebut. Beberapa hal lainnya yang dapat kamu lakukan adalah:

  1. Rajin mencuci tangan secara teratur dan ajarkan keluarga kamu tentang hal tersebut.

  2. Selalu gunakan handuk secara terpisah.

  3. Jangan berbagi pisau cukur atau sikat gigi.

  4. Lakukan diet yang sehat dan seimbang, serta berhenti merokok.

  5. Turunkan berat badan kamu ke berat yang normal.

Hubungi segera dokter Halodoc jika kamu mengalami masalah kesehatan. Diskusi dengan dokter dapat dilakukan dengan mudah kapan dan di mana saja. Tunggu apa lagi? Download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Kenali Phlegmon yang Disebabkan Infeksi Bakteri

Cara Mendiagnosis Phlegmon

Dokter akan bertanya tentang gejala dan kapan gejala itu mulai, serta sudah berapa lama kamu mengalaminya. Ahli medis akan melihat riwayat medis dan bertanya tentang penyakit apa pun yang pernah terjadi atau obat yang dikonsumsi. Pemeriksaan fisik juga dapat dilakukan.

Dokter mungkin akan merasakan adanya benjolan pada area yang sakit. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan terhadap gangguan ini adalah pemeriksaan darah, USG, Sinar-X, MRI, dan CT-scan. Dokter juga akan memeriksa secara detail bahwa itu phlegmon, bukan selulitis dan abses.

Pengobatan Terhadap Phlegmon

Perawatan untuk phlegmon tergantung pada lokasi dan keseriusan infeksi. Secara umum, perawatan pada gangguan ini melibatkan antibiotik dan pembedahan. Jika terjadi pada kulit tahap ringan, kamu dapat diobati dengan antibiotik secara oral. Operasi mungkin diperlukan untuk membersihkan jaringan mati dan menghentikan infeksi agar tidak menyebar.

Gangguan yang menyerang oral dapat menyebar dengan cepat dan dapat mengancam jiwa. Penggunaan awal antibiotik yang agresif dianjurkan bersamaan dengan intubasi. Pembedahan sesegera mungkin untuk mengeringkan area dan menghentikan penyebaran infeksi juga dianjurkan.

Baca juga: Ketahui Gejala Kamu Alami Phlegmon

Referensi:
Healthline (Diakses pada 2019). What Is Phlegmon?
NART Clinica Dental (Diakses pada 2019). What is a phlegmon? Why it comes out and possible treatments