Begini Pengobatan untuk Atasi Lichen Planus

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Begini Pengobatan untuk Atasi Lichen Planus

Halodoc, Jakarta - Pernah atau sedang mengalami gatal karena ruam kecil (merah keunguan) pada kulit? Atau timbul rasa nyeri dan bercak putih pada mulut, atau vagina? Hmm, awas bisa jadi kondisi tersebut menandai serangan lichen planus dalam tubuh. 

Masih asing dengan lichen planus? Enggak sudah hera, sebab penyakit ini terbilang langka. Angka kejadiannya sekitar 1 dari 5000 orang. Lichen planus merupakan peradangan pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendirnya. Nah, ketika menyerang kulit, lichen planus ini akan menimbulkan ruam dan menimbulkan rasa gatal. 

Sementara itu, bila lichen planus menyerang daerah mukosa (mulut atau vagina), penyakit ini bisa menimbulkan bercak putih yang kadang terasa nyeri. Hal yang perlu diingat, lichen planus bukanlah penyakit genetik, tetapi bukan pula penyakit infeksi atau penyakit menular.

Lantas, bagaimana cara mengatasi lichen planus? 

Baca juga: Selain Kulit, Lichen Planus Bisa Serang 4 Anggota Tubuh Ini

Dari Krim hingga Fisioterapi

Sebagian besar kasus lichen planus sebenarnya akan hilang dengan sendirinya. Kira-kira LP Bisa menghilang dalam hitungan bulan atau tahun tanpa pengobatan. Namun, bila gejalanya cukup parah, lain lagi ceritanya. 

Di kondisi ini dokter biasanya akan melakukan beberapa tindakan pengobatan. Misalnya: 

  • Kortikosteroid. Salep atau krim merupakan pilihan pengobatan utama untuk mengatasi lichen planus. Krim ini terutama digunakan pada  lesi kulit dan lesi dalam rongga mulut. Pada lesi yang lebih parah atau tidak memungkinkan untuk penggunaan salep atau krim dapat diberikan suntikan atau obat minum dalam bentuk tablet. 

  • Retinoid. Retinoid digunakan bila pengobatan dengan kortikosteroid gagal. Retinoid ini bisa berupa salep, seperti salep tretinoin atau retinoid tablet minum, contohnya isotretinoin atau acitretin. 

  • Imunosupresan. Obat-obatan immunosupresan atau menurunkan sel-sel imun tubuh. Imunosupresan, seperti azathioprine, mycophenolate, cyclosporine, dan methotrexate, diberikan pada LP dalam bentuk tablet. Sementara itu, ada pula imunosupresan dalam bentuk krim, seperti tacrolimus. 

  • Antihistamin. Obat jenis ini digunakan untuk mengatasi gatal pada lichen planus. Antihistamin bisa berbentuk dalam bentuk tablet atau salep.

  • Fototerapi. Fototerapi yang digunakan untuk mengatasi lichen planus menggunakan sinar ultraviolet B (UVB) yang hanya menembus lapisan atas kulit (epidermis). Fototerapi dilakukan dalam 2–3 kali dalam seminggu selama beberapa minggu. 

  • Hal yang perlu diingat, pastikan berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan di atas. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Anak Alami Lichen Planus, Orangtua Lakukan 3 Hal Ini

Selanjutnya, bagaimana dengan penyebabnya?

Gegera Masalah pada Sistem Imun

Sampai kini penyebab lichen planus belum diketahui pasti. Namun, penyakit ini berkaitan erat dengan sistem imun. Sebab, lichen planus merupakan penyakit autoimun, sel-sel kekebalan tubuh menyerang kulit dan selaput lendir menimbulkan reaksi peradangan. 

Namun, terdapat kecenderungan faktor genetik dan kondisi tertentu yang dapat memicu terjadinya lichen planus. Contohnya, hepatitis C, dan beberapa jenis obat-obatan tertentu walaupun mekanismenya masih belum jelas.

Selain hal-hal di atas, ada pula beberapa faktor yang diduga bisa memicu terjadi lichen planus. Misalnya: 

  • Paparan logam merkuri atau bahan kimia lainnya.

  • Orang yang mendapatkan vaksin influenza.

  • Faktor genetik, beberapa pengidap LP memiliki antigen leukosit manusia B7 (Human leukocyte Antigen B7 — HLA-B7.

  • Penggunaan obat-obatan darah tinggi, obat anti-malaria (Hidroksiklorokuin dan klorokuin), obat golongan penghambat pompa proton untuk pengobatan gangguan lambung, anti-nyeri golongan antiinflamasi nonsteroid (ibuprofen).

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Lichen Planus.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases & Conditions. Lichen.
WebMD. Diakses pada 2019. Oral Lichen Planus: Symptoms, Causes, and Treatments.