• Home
  • /
  • Benarkah Makan Tahu Tempe Memicu Asam Urat?

Benarkah Makan Tahu Tempe Memicu Asam Urat?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Benarkah Makan Tahu Tempe Memicu Asam Urat?

Halodoc, Jakarta - Jika terjadi gejala sakit pada sendi, terutama kaki dan merasa sulit untuk berjalan. Kemungkinan kamu mengalami gangguan asam urat. Ini disebabkan oleh kandungan asam urat yang tinggi dalam tubuh, sehingga menyebabkan sendi mengalami nyeri dan bengkak. 

Orang yang mengalami gangguan asam urang sebaiknya menjaga makanan yang akan dikonsumsi. Pengidap asam urat pantang untuk mengonsumsi makanan yang terbuat dari kedelai, seperti tahu dan tempe. Kandungan purin dalam tahu dan tempe dapat memicu kekambuhan asam urat pada sendi. 

Tahu Tempe Menyebabkan Asam Urat Kambuh

Banyak orang yang sudah mengetahui jika ia mengalami gangguan asam urat maka harus benar-benar menjaga pola dan pilihan makanan yang dikonsumsi. Orang yang mengalami gangguan asam urat tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan purin. Sebab kandungan purin dapat memicu kekambuhan pada kelainan sendi asam urat. 

Gangguan asam urat ini ketika kambuh akan menyebabkan beberapa gejala, seperti pembengkakan, sensasi panas pada sendi, dan perasaan sakit yang cukup parah, hingga menyulitkan untuk bergerak. Biasanya, sendi-sendi yang diserang kelainan ini terjadi pada jari-jari kaki dan tangan, serta pergelangan kaki dan lutut. 

Baca juga: 7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Asam Urat

Tahu dan tempe salah satu makanan yang dapat menyebabkan kekambuhan pada pengidap asam urat karena tingkat purin yang ada di dalamnya cukup tinggi. Meskipun begitu, kebanyakan ahli menyatakan jika makanan yang terbuat dari kedelai tersebut masih dalam tahap wajar untuk dikonsumsi orang dengan gangguan asam urat. 

Makanan mengandung purin lainnya, seperti kerang dan daging, dapat menyebabkan peningkatan pada kadar asam urat di tubuh. Namun, ketika mengonsumsi tahu dan tempe, terjadi efek yang berbeda. Makanan tersebut mempunyai risiko yang lebih kecil untuk menyebabkan kristal natrium yang terbentuk di sendi. 

Meski begitu, tidak semua pengidap asam urat dapat mengalami kekambuhan setelah mengonsumsi tahu dan tempe. Karena dalam tahu dan tempe terdapat kandungan yang dapat meningkatkan ekskresi pada asam urat. Sehingga tahu dan tempe tidak selalu berperan dalam meningkatkan risiko kekambuhan penyakit tersebut. 

Namun, jika kamu mengalami gejala kekambuhan setelah mengonsumsi tahu dan tempe, ada baiknya untuk segera membicarakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Komunikasi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.

Baca juga: Jangan Dilakukan, Ini 10 Pantangan Asam Urat

Makanan Lainnya yang Perlu Dihindari Pengidap Asam Urat

Selain tahu dan tempe, masih banyak jenis makanan lainnya yang dapat menyebabkan kekambuhan pada asam urat. Untuk itu, sebaiknya hindari konsumsi makanan ini supaya tidak terjadi kekambuhan. Berikut beberapa makanan yang harus dihindari:

1. Daging Merah

Daging merah, baik itu kambing atau sapi, dapat menyebabkan kekambuhan asam urat. Daging merah mengandung purin yang tinggi, sehingga sangat dilarang untuk pengidap asam urat. Sebaiknya ganti nutrisi yang ada pada daging merah dengan daging ayam atau daging ikan. 

2. Makanan Laut atau Seafood

Kamu juga sebaiknya menghindari makanan laut atau seafood, karena didalamnya terkandung purin yang sangat tinggi. Seafood yang sebaiknya dihindari yaitu udang, kepiting, lobster, kerang, hingga sarden. Meskipun begitu, kamu masih diperbolehkan untuk mengonsumsi salmon walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit.

Baca juga: 17 Makanan yang Menyebabkan Asam Urat

3. Minuman Beralkohol

Alkohol memang memiliki banyak dampak buruk jika terlalu sering dikonsumsi. Namun jika kamu mengidap asam urat, efek negatifnya mungkin dapat terasa tidak lama setelah mengonsumsinya. Untuk itu, batasi atau hindari konsumsi alkohol. 

Referensi:

Straits Times. Diakses pada 2019. Gout patients can eat soy products, local study finds.