• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Operasi Lasik Mampu Atasi Retina yang Rusak?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Operasi Lasik Mampu Atasi Retina yang Rusak?

Benarkah Operasi Lasik Mampu Atasi Retina yang Rusak?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 25 Maret 2022

“Operasi lasik tidak bisa mengatasi retina yang rusak, melainkan hanya memperbaiki penglihatan. Untuk mengatasi retina yang robek atau lepas, ada beberapa jenis operasi yang bisa dilakukan tergantung pada tingkat keparahan kondisi retina.”

Benarkah Operasi Lasik Mampu Atasi Retina yang Rusak?

Halodoc, Jakarta – Operasi lasik adalah cara yang paling umum dan efektif untuk mengatasi berbagai masalah penglihatan, seperti rabun jauh atau miopia, rabun dekat sampai astigmatisme. Operasi bernama laser-assisted in situ keratomileusis (LASIK) ini juga sering menjadi pilihan banyak orang untuk memperbaiki penglihatan, sehingga mereka tidak perlu menggunakan kacamata atau lensa kontak lagi.

Operasi lasik dilakukan dengan cara menggunakan sejenis laser khusus untuk mengubah bentuk jaringan bening berbentuk kubah di bagian depan mata (kornea) kamu, sehingga penglihatan bisa bertambah jelas. Namun, apakah prosedur medis yang satu ini juga mampu untuk mengatasi retina yang rusak? Simak ulasannya di sini.

Mengenal Rhegmatogenous Retinal Detachment (RRD)

Retina adalah lapisan tipis jaringan yang melapisi bagian belakang mata. Jaringan ini memiliki peran penting dalam penglihatan, yaitu menerima cahaya yang difokuskan ke lensa, mengubah cahaya menjadi sinyal saraf dan mengirimkan sinyal tersebut ke otak, sehingga akhirnya kamu bisa mengenali atau melihat objek secara visual.

Namun, ada kalanya retina juga bisa mengalami masalah. Salah satunya yang cukup serius adalah ablasi retina regmatogen atau rhegmatogenous retinal detachment (RRD). Ini adalah kondisi darurat di mana retina robek atau lepas dari posisi normalnya. Ablasi retina membuat sel-sel retina terpisah dari lapisan pembuluh darah yang menyediakan oksigen dan nutrisi. Semakin lama ablasi retina tidak diobati, semakin tinggi risiko kehilangan penglihatan permanen pada mata yang terkena.

Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai masalah mata ini dengan cara mengenali tanda-tandanya. Tanda-tanda ablasi retina bisa berupa munculnya bintik-bintik pada penglihatan (floaters) dan munculnya kilat (flash) secara tiba-tiba, serta penurunan penglihatan. Segera temui dokter mata untuk membantu memberi penanganan untuk mencegah kerusakan mata lebih lanjut. Kamu juga bisa membicarakan tanda-tanda yang terjadi pada mata kamu tersebut dan minta saran kesehatan pada dokter mata yang ada di aplikasi Halodoc.

Operasi LASIK Tidak Bisa Mengatasi Retina Rusak

Sayangnya, operasi lasik bukan lah prosedur yang tepat untuk mengatasi retina lepas atau robek, seperti pada kasus ablasi retina. Prosedur medis tersebut hanya bermanfaat untuk memperbaiki penglihatan, bukan memperbaiki retina yang sudah rusak. 

Dalam mengatasi rabun, operasi lasik hanya menghilangkan derajat rabunnya dengan cara memperbaiki kelengkungan kornea, sehingga penglihatan bisa normal kembali. Namun, operasi ini tidak bisa mengatasi retina yang rusak karena rabun. Begitu juga dengan retina yang robek atau lepas.

Untuk mengatasi retina robek, dokter mata akan merekomendasikan salah satu dari prosedur berikut untuk mencegah retina lepas dan mempertahankan penglihatan:

  • Operasi laser (fotokoagulasi), yaitu prosedur yang “mengelas” retina ke jaringan di bawahnya dengan cara menciptakan jaringan parut.
  • Pembekuan (kriopeksi). Prosedur ini menyebabkan bekas luka yang membantu mengamankan retina ke dinding mata.

Sementara prosedur medis yang tepat untuk menangani retina mata lepas (ablasi retina) adalah operasi retina, bukan operasi lasik. Jenis operasinya akan disesuaikan dengan beberapa faktor, termasuk seberapa parah pelepasannya. Berikut jenis operasi yang bisa dilakukan untuk mengatasi ablasi retina atau RRD:

  • Penyuntikkan udara atau gas ke mata, agar retina bisa menempel pada dinding mata.
  • Indentasi permukaan mata, yang dilakukan dengan cara menjahit bahan silikon ke bagian putih mata (sklera) di atas area yang terkena.
  • Menguras dan mengganti cairan di mata, dengan udara, gas, atau minyak silikon untuk membantu meratakan retina.

Itulah penjelasan mengenai operasi lasik yang tidak bisa digunakan untuk mengatasi retina rusak. Jangan lupa download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Retinal detachment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. LASIK eye surgery