Rabun Jauh

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia

Pengertian Rabun Jauh

Miopia atau yang kita kenal sebagai rabun jauh adalah kondisi dimana mata tidak bisa melihat objek yang jauh. Tiap pengidap pun memiliki tingkat keparahan yang beragam dan berbeda.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Penyebab Mata Minus (Rabun Jauh)

 

Penyebab Rabun Jauh

Rabun jauh disebabkan karena kelainan refraksi pada mata. Hal tersebut menyebabkan cahaya masuk ke mata dan fokus cahaya jatuh didepan retina. Rabun jauh dapat dipicu oleh dua faktor, yaitu:

  • Faktor keturunan, seperti anak dari orang tua yang mengidap penyakit rabun jauh.

  • Faktor pengaruh lingkungan, seperti seringnya membaca terlalu dekat, radiasi layar monitor komputer atau gadget, terlalu sering beraktivitas dalam ruangan, dan juga begadang. Hal-hal tersebut bisa menyebabkan rabun jauh, karena mata akan menjadi lelah.

Baca juga: Ini Bedanya Mata Silinder dan Minus

 

Gejala Rabun Jauh

Rabun jauh bisa terjadi kepada siapa saja, dan tidak mengenal umur. Umumnya, gejala yang timbul akibat rabun jauh muncul ketika pengidap masih anak-anak. Berikut ini merupakan gejala rabun jauh, yaitu:

  • Berlebihan mengedipkan mata;

  • Sering menggosok-gosok mata;

  • Pandangan kabut saat meilihat objek jauh; dan

  • Terserang sakit kepala karena mata bekerja berlebihan.

Rabun jauh ditentukan berdasarkan dioptri – unit pengukuran yang digunakan dokter ahli dalam mengukuran tingkat rabun jauh, oleh masing-masing pengidap dengan mempunyai 3 tingkat keparahan, yaitu:

  • Rabun jauh ringan. Tingkat ringan, umumnya membutuhkan kacamata ketika melakukan aktivitas tertentu.

  • Rabun jauh menengah. Bagi tingkat menengah, dianjurkan untuk selalu memakai kacamata atau lensa kontak.

  • Rabun jauh berat. Untuk rabun jauh yang sudah berat, pengidap sangat memerlukan kacamata atau lensa kontak. Karena jika tidak memakai alat bantu penglihatan tersebut, pengidap hanya bisa melihat suatu objek jika objek tersebut sangat dekat dengan si pengidap.

 

Pengobatan Rabun Jauh

Pengobatan pada rabun jauh dapat dipilih sesuai dengan usia, tingkat keparahan, serta kondisi pengidap. Jenis penanganan yang dilakukan bagi rabun jauh dapat berupa:

  • Operasi dengan sinar laser. Operasi dengan sinar laser seperti operasi LASIK dilakukan pada pengidap rabun jauh untuk membuat mata pengidap kembali normal. Operasi LASIK bertujuan untuk memperbaiki bentuk kornea mata pengidap rabun jauh, agar kembali normal lagi. Sayangnya, operasi LASIK tidak bisa dilakukan jika ukuran minus seseorang masih fluktuatif karena bisa membuat kornea kembali ke bentuk awalnya pasca operasi.

  • Implantasi lensa buatan. Implantasi lensa buatan adalah pencangkokan lensa pada mata dengan jenis lensa yang beragam tergantung dari kebutuhan pasien. Selain memperbaiki penglihatan pengidap rabun jauh, implantasi lensa buatan juga bisa digunakan untuk pasien pengidap katarak.  

  • Penggunaan kacamata atau lensa kontak. Penggunaan kacamata atau lensa kontak merupakan pengobatan yang bersifat sementara bagi pengidap rabun jauh. Karena baik kacamata atau lensa kontak harus selalu dipakai agar bisa mengoreksi penglihatan pengidap rabun jauh. Meskipun keduanya adalah alat bantu penglihatan yang umum, tetapi pemakaian lensa kontak tidak terlalu dianjurkan karena sebagian orang memiliki alergi akan bahan lensa kontak, atau matanya tidak cocok untuk memakai lensa kontak. Berdasarkan hal itu, penggunaan kacamata adalah alat bantu penglihatan yang seharusnya paling aman.

 

Pencegahan Rabun Jauh

Terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melindungi mata serta mengurangi terkenanya rabun jauh, seperti:

  • Mengenali gejala rabun jauh;

  • Menerapkan pola hidup sehat;

  • Mengontrol penyakit yang diidap khususnya diabetes dan hipertensi;

  • Memeriksa mata dengan rutin; dan

  • Melindungi mata dari paparan sinar matahari.

Baca juga: Ini 3 Cara Alami Sembuhkan Rabun Jauh Tanpa Harus Operasi

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera berbicara dengan dokter jika mengalami penurunan penglihatan atau gejala-gejala di atas. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit melalui Halodoc.

Referensi:

Wrb MD. Di akses pada 2019. Myopia (Nearsightedness) - Causes, Treatment and Symptoms.

 

Diperbarui pada 30 Agustus 2019