• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Papula Penis Mutiara Bisa Menular?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Papula Penis Mutiara Bisa Menular?

Benarkah Papula Penis Mutiara Bisa Menular?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 22 September 2022

“Banyak pria yang bertanya-tanya jika papula penis mutiara adalah penyakit yang bisa menular atau tidak. Sebab, perasaan takut untuk menularkannya pada pasangan pasti dirasakan.”

Benarkah Papula Penis Mutiara Bisa Menular?Benarkah Papula Penis Mutiara Bisa Menular?

Halodoc, Jakarta – Papula penis mutiara adalah gangguan yang menyebabkan area kepala Mr.P timbul benjolan kecil. Hal ini dapat menimbulkan kepanikan tersendiri pada seseorang mengidapnya, sebab mereka takut penyakit tersebut masuk dalam kategori menular jika berhubungan seksual.

Meski begitu, setiap orang perlu tahu kebenaran jika penyakit pada Mr.P ini dapat menular pada orang lain atau tidak. Maka dari itu, perlu tahu kebenarannya, sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan dengan tepat.

Papula Penis Mutiara Tidak Menular

Gangguan ini menimbulkan benjolan kecil di area kepala Mr.P, serta pertumbuhannya berwarna kulit yang menyerupai jerawat. Meski begitu, tidak ada nanah yang dihasilkan dari benjolan tersebut.

Pada faktanya, kelainan yang terjadi pada Mr.P ini ternyata tidak menular dan bahkan tidak menimbulkan rasa sakit. Meski begitu, banyak anggapan jika gangguan ini disebabkan oleh penyakit menular seksual, atau akibat kebersihan yang buruk.

Penelitian mengungkapkan jika papula bisa jadi akibat adanya sisa dari perkembangan pasca-embrionik di dalam rahim. Meski begitu, penyebab yang pasti masih belum diketahui. Satu hal yang pasti, ini bukan disebabkan oleh infeksi, sehingga tidak menular ke orang lain.

Gejala Papula Penis Mutiara

Gejala paling terlihat dari papula penis mutiara adalah tampilan benjolan halus dan diameter antara 1-4 mm. Terlihat seperti benjolan kecil, tetapi bisa juga memanjang layaknya benang. Bisa berbentuk satu atau dua barisan dekat pangkal kepala Mr.P.

Pria kerap melaporkan jika gangguan ini lebih terlihat saat ereksi. Saat Mr.P semakin besar, peningkatan aliran darah terjadi, sehingga benjolan lebih terlihat. Hal ini dapat memengaruhi kehidupan seks, meski tidak berisiko menular.

Jika kehidupan seks sudah mulai terpengaruh, ada baiknya ambil tindakan untuk mengatasinya. Apabila alami suatu kekhawatiran terkait masalah ini, ada baiknya segera mendapatkan pemeriksaan agar mendapat jawaban langsung dari ahlinya.

Cara Mengatasi Papula Penis Mutiara

Gangguan ini tidak dapat dicegah dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Selain itu, tidak ada risiko kesehatan, sehingga dokter jarang menawarkan pilihan perawatan untuk menghilangkannya, terkecuali sudah mengganggu kehidupan seks.

Ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, yaitu:

  • Cryosurgery: Menghancurkan area jaringan yang ditargetkan menggunakan suhu ekstrem dengan pembekuan. Cara ini efektif untuk mengatasi benjolan pada Mr.P tersebut.
  • Operasi laser: Cara ini menggunakan sinar inframerah untuk menghancurkan sel-sel kulit yang ditargetkan. Hal ini mampu menghilangkan pertumbuhan dan menghaluskan kulit.
  • Radiosurgery: Teknik ini menggunakan radiasi untuk merusak sel-sel kulit yang ditargetkan. Maka dari itu, cocok untuk mengatasi papula penis mutiara.

Semua metode ini aman untuk digunakan, tetapi sebaiknya mendapatkan persetujuan dari dokter sebelumnya. Hal ini untuk mengetahui metode yang paling ampuh dan paling cocok.

Jika kamu ingin mendapatkan tindakan medis tersebut, fitur janji medis bisa digunakan untuk melakukan pemesanan pada rumah sakit rekanan Halodoc. Cukup download aplikasi Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa didapatkan kapan dan dimana saja! Gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Lombardie Institute of Dermatology. Diakses pada 2022. Are Penile Papules Contagious?
Medical News Today. Diakses pada 2022. Should I worry about pearly penile papules?