Benarkah Wanita Rentan Kecanduan Alkohol?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Benarkah Wanita Rentan Kecanduan Alkohol?

Halodoc, Jakarta - Konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan terbukti menimbulkan efek samping. Setiap orang memiliki risiko kecanduan jika alkohol dikonsumsi terus menerus. Namun, terdapat kabar yang mengatakan risiko kecanduan alkohol menjadi semakin tinggi pada wanita ketimbang pria. Benarkah demikian? Mari simak faktanya berikut!

Melansir Prevention, sebuah studi oleh National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA) di tahun 2017 melaporkan bahwa tingkat penyalahgunaan dan ketergantungan alkohol pada wanita meningkat hingga 83,7 persen antara tahun 2002 dan 2013. Dengan peningkatan yang cukup tajam ini, maka bisa diperkirakan bahwa para wanita memiliki beban penyakit yang lebih besar akibat alkohol.

Baca Juga: Yang Terjadi pada Tubuh saat Kecanduan

Bahayanya Jika Wanita Kecanduan Alkohol

Melansir CNN, kini semakin banyak perempuan merasakan efek buruk dari alkohol. Data menunjukkan bahwa tingkat kematian akibat sirosis hati melonjak 57 persen di kalangan perempuan usia 45 hingga 64 tahun pada tahun 2000—2015 di Amerika Serikat, sementara laki-laki hanya 21 persen. Masalahnya adalah, para peneliti menemukan bahwa tubuh perempuan bereaksi berbeda terhadap alkohol dibandingkan laki-laki.

Para ilmuwan menemukan bahwa perempuan menghasilkan enzim bernama alkohol dehidrogenasi (ADH), yang dikeluarkan di liver dan berfungsi mengeluarkan alkohol di dalam tubuh, dalam kuantitas yang lebih kecil. Sementara itu, lemak mempertahankan alkohol dan air membantu menguraikannya. Jadi karena tubuh perempuan memiliki lemak yang lebih banyak dan air yang lebih sedikit, perempuan mengalami respon psikologis yang lebih dramatis terhadap alkohol.

Lemak ini mengandung sedikit air, sehingga lebih sedikit pula cairan yang dibutuhkan untuk membuat alkohol benar-benar menyerap ke dalam tubuh wanita. Akibatnya, alkohol lebih mudah masuk ke dalam aliran darah wanita. Efek memabukkan dari alkohol menjadi lebih cepat, apalagi jika tingkat estrogen sedang berada di puncaknya.

Ketika sudah dalam kondisi mabuk, gejala fisik lain yang terjadi adalah hilangnya kendali atas pengaturan kuantitas minuman, kesulitan menjaga keseimbangan diri dan emosional, serta memiliki pemikiran yang obsesif terhadap minum keras.

Baca Juga:  Inilah Pengaruh Alkohol Terhadap Kesehatan Jantung dan Liver

Penyebab Wanita Kecanduan Alkohol

Peningkatan kecanduan alkohol pada wanita bisa terjadi karena stres dan kecemasan atas keseimbangan kehidupan kerja. Menurut sebuah laporan dari Wharton School of Business, wanita usia kerja masa kini juga tidak lebih bahagia daripada beberapa puluh tahun yang lalu.

Selain itu, wanita dilaporkan lebih sulit merasa bahagia jika dibandingkan dengan pria. Pada tahun 1972 misalnya, 4 persen wanita bisa merasa bahagia melebihi apa pun. Namun memasuki era milenium, hal seperti ini hanya terjadi bahkan tidak mencapai 1 persen.

Segera Tinggalkan Kebiasaan Minum Alkohol

Nyatanya seorang wanita bisa saja kecanduan alkohol meski dirinya sudah menjalankan pola hidup sehat. Jadi meski kamu rajin olahraga dan menjalankan hidup sehat tapi masih kerap mengonsumsi alkohol, kamu akan tetap merasakan dampaknya. Entah itu dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Cara terbaiknya agar tidak kecanduan alkohol dengan tidak mengonsumsinya sama sekali. Terdapat beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar tidak kecanduan alkohol, misalnya:

  • Hindari Kondisi yang Mendekatkan dengan Alkohol. Mulai dari teman, situasi atau tempat, kamu harus mulai mewaspadainya. Jika hendak bertemu teman, hindari mengunjungi restoran atau bar yang menjual alkohol.
  • Terapkan Pola Hidup Sehat. Pilih makanan yang sehat, rutin berolahraga, dan menerapkan pola tidur yang baik. Kebiasaan ini membantu mengatasi kecanduan alkohol yang dialami.
  • Alihkan ke Kegiatan Positif. Hindari aktivitas yang melibatkan alkohol, kamu bisa melakukan hobi atau kegiatan yang positif, misalnya bercocok tanam atau berkebun, memancing, membaca buku, dan hobi lainnya yang tidak melibatkan alkohol. Olahraga seperti yoga, pilates atau semacamnya cocok untuk mengurangi tingkat kecemasan dan stres yang bisa menyebabkan kamu mengalihkannya ke alkohol.

Baca Juga: Kecanduan Media Sosial atau Alkohol, Mana yang Lebih Bahaya?

Itulah penyebab dan efek wanita kecanduan alkohol yang mesti kamu tahu. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor. Mudah saja caranya tinggal diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!