Berat Badan Turun Tanpa Sebab Jadi Awal Gejala Kanker?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Berat Badan Turun Tanpa Sebab Jadi Awal Gejala Kanker?

Halodoc, Jakarta - Penurunan berat badan menjadi tujuan banyak orang yang ingin mendapatkan berat badan ideal. Namun, bagaimana jika penurunan berat badan tersebut terjadi tanpa alasan yang jelas? Kebanyakan orang menganggap ini terkait dengan penyakit yang berkembang di tubuh, misalnya kanker.

Berat badan seseorang bisa berfluktuasi karena berbagai alasan. Peristiwa yang mengubah hidup, tingkat stres yang tinggi atau memiliki jadwal yang sibuk dapat memengaruhi asupan makanan. Meskipun tidak ada pedoman yang pasti, penurunan berat badan yang tidak disengaja lebih dari lima persen dari berat tubuh dalam waktu enam bulan hingga satu tahun memerlukan evaluasi medis.

Baca juga: Badan Terlalu Kurus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lantas, Mengapa Kanker Bisa Sebabkan Penurunan Berat Badan?

Menurut American Cancer Society, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dapat menjadi gejala pertama yang terlihat dari beberapa jenis kanker. Jenis kankernya, yaitu kanker kerongkongan, pankreas, lambung, dan paru-paru.

Kanker lain, seperti kanker ovarium, lebih dapat menyebabkan penurunan berat badan ketika tumor tumbuh cukup besar untuk menekan perut. Akibatnya, pengidapnya merasa lebih cepat kenyang. Kanker juga bisa menyebabkan gejala yang membuat sulit makan, seperti:

  • Mual;

  • Kurang nafsu makan;

  • Kesulitan mengunyah atau menelan.

Kanker juga meningkatkan peradangan. Peradangan adalah bagian dari respons kekebalan tubuh terhadap tumor yang menghasilkan sitokin pro-inflamasi. Hal ini mengubah metabolisme tubuh dan mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan. Reaksi ini juga menyebabkan pemecahan lemak dan otot.

Akhirnya, tumor yang tumbuh menggunakan sejumlah besar energi tubuh, yang dapat meningkatkan pengeluaran energi istirahat (REE). REE adalah jumlah energi yang dibakar tubuh ketika kamu beristirahat.

Baca juga: Benjolan Jadi Tanda Awal Gejala Kanker?

Apakah Kondisi Ini Hanya Terkait Kanker?

Sekali lagi, penurunan berat badan yang terjadi secara mendadak bukan selalu pertanda kanker. Kondisi ini dapat disebabkan berbagai kondisi lain, yang bisa lebih umum dan kurang membahayakan daripada kanker.

Selain kanker, terdapat penyakit lainnya yang sebabkan penurunan berat badan yang mencurigakan, seperti:

  • Penyakit celiac;

  • Penyakit Crohn;

  • Kolitis ulserativa;

  • Tukak lambung;

  • Konsumsi obat-obatan tertentu;

  • Hipertiroidisme dan hipotiroidisme;

  • Penyakit Addison;

  • Masalah gigi;

  • Demensia;

  • Depresi;

  • Kegelisahan;

  • Diabetes;

  • Penyalahgunaan narkoba;

  • Infeksi parasit;

  • HIV.

Menjadi ide yang bagus untuk menindaklanjuti dengan memeriksakan diri ke rumah sakit. Kamu bisa buat janji dengan Halodoc supaya lebih praktis dan mudah bertemu dokter.

Baca juga: Wajib Tahu, Deretan Skrining Kesehatan untuk 13 Jenis Kanker

Ketahui juga Gejala Kanker yang Lain

Tidak hanya penurunan berat badan yang mencurigakan, terdapat gejala kanker yang perlu dicurigai, yaitu:

  • Perubahan Kebiasaan Buang Air. Sembelit jangka panjang, diare, atau perubahan ukuran feses dapat menjadi tanda kanker usus besar. Nyeri saat buang air kecil, darah dalam air seni, atau perubahan fungsi kandung kemih terkait dengan kanker kandung kemih atau prostat. 

  • Luka yang Tak Kunjung Sembuh. Kanker kulit dapat menyebabkan munculnya darah dan terlihat seperti luka yang tidak sembuh. Luka yang bertahan lama di mulut bisa jadi pertanda kanker mulut. Ini harus segera ditangani, terutama pada orang yang merokok, mengunyah tembakau, atau sering minum alkohol. Luka pada penis atau vagina bisa menjadi tanda-tanda infeksi atau kanker awal dan harus mendapat penanganan.

  • Perdarahan atau Keluar Cairan yang Tidak Biasa. Perdarahan yang tidak biasa dapat terjadi pada kanker awal atau lanjut. Batuk darah bisa jadi pertanda kanker paru-paru. Darah dalam tinja bisa menjadi tanda kanker usus besar. Kanker serviks atau endometrium (lapisan rahim) menyebabkan perdarahan vagina yang tidak normal. Darah dalam urine bisa menjadi tanda kanker kandung kemih atau ginjal, dan keluarnya darah dari puting mungkin merupakan tanda kanker payudara.

Berbagai gejala kanker di atas tentunya memerlukan diagnosis yang tepat. Untuk itu, lakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat segera ketika mengalami gejala-gejala tersebut.

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Signs and Symptoms of Cancer.
Healthline. Diakses pada 2020. Is Unexplained Weight Loss a Sign of Cancer?