Bercak pada Kulit Bisa Jadi Tanda Awal Melanoma

Bercak pada Kulit Bisa Jadi Tanda Awal Melanoma

Halodoc, Jakarta - Kanker kulit melanoma merupakan salah satu jenis kanker yang terbilang jarang dan sangat berbahaya. Kanker jenis ini berkembang pada melanosit, sel pigmen kulit yang fungsinya menghasilkan melanin. Nah, melanin inilah yang berfungsi menyerap sinar UV dan melindungi kulit dari kerusakan.

Banyak awan beranggapan, gejala kanker kulit melanoma ini seringkali ditandai dengan adanya bercak pada kulit. Pertanyaannya, bagaimana sih cara membedakan bercak biasa dengan bercak yang menjadi gejala kanker melanoma? 

Perhatikan Kemunculan dan Perubahannya

Sebenarnya, bercak di sini juga bisa dibilang sebagai tahi lalat. Dengan kata lain, kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat lama, bisa menjadi pertanda gejala melanoma. Meski tahi lalat bisa berubah karena berbagai hal, tapi ada beberapa tanda yang mesti kita waspadai. 

Baca juga: 5 Ciri Awal Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai

Misalnya, tahi lalat baru yang muncul setelah usia 30 tahun. Kondisi ini mesti diperhatikan dengan serius, sebab seharusnya di usia tersebut tidak muncul lagi tahi lalat baru. Kata ahli dermatologi dari Fox Chase Cancer Center, Amerika Serikat, kebanyakan kanker kulit melanoma muncul dari kulit yang tadinya normal, hanya 28 persen yang berkembang dari tahi lalat yang sudah ada. 

Yang perlu ditegaskan, tak semua bercak atau tahi lalat baru selalu menandai melanoma. Banyak hal kok yang bisa membuatnya berubah, seperti terbakar sinar matahari. Misalnya, jika tahi lalat kecil, datar, dan seperti bercak kecokelatan, biasanya dikarenakan efek dari dari paparan sinar matahari. 

Yang mesti diperhatikan, bila tubuhmu timbul tahi lalat baru di kemudian hari, sebaiknya tanyakan pada dokter untuk memastikannya. 

Telisik dengan Rumus “ABCDE”

Pada dasarnya, tahi lalat normal cenderung berbeda dengan tahi lalat yang menjadi ciri kanker melanoma. Tahi lalat normal biasanya memiliki satu warna, bulat atau oval, dan berdiameter kurang dari enam milimeter. Lalu, bagaimana dengan melanoma?

Boleh dibilang melanoma punya ciri tersendiri. Tahi lalat yang bisa menandai melanoma memiliki lebih dari satu warna dan diameternya lebih besar dari enam milimeter. Selain itu, bentuknya tidak beraturan dan terasa gatal serta bisa berdarah. 

Baca juga: Mengoperasi Tahi Lalat di Wajah Perlukah?

Nah, untuk mempermudah mengenali tahi lalat yang menjadi ciri kanker melanoma, para pakar memperkenalkan rumus “ABCDE” 

  • A (Asymmetrical)

Artinya, kanker kulit melanoma memiliki bentuk tidak beraturan, tak bisa dibagi dua sama rata alias asimetris.

  • B (Border)

Border atau pinggiran ini berarti pinggiran melanoma tidak rata dan kasar. 

  • C (Colour)

Warna melanoma biasanya terdiri dari campuran dua atau tiga warna. 

  • D (diameter)

Ukuran diameter melanoma biasanya lebih dari enam milimeter. 

  • (Enlargement/Evolution)

Artinya, tahi lalat yang berubah bentuk dan ukuran setelah beberapa lama, biasanya akan menjadi melanoma. 

Nah, itulah beberapa tanda dan cara menelisik tahi lalat atau bercak yang bisa menandai gejala kanker melanoma. Ingat, mengetahui kanker kulit sejak dini bisa amat membantu dalam proses penyembuhan 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!