12 February 2019

Berencana Tes Mikrobiologi, Ketahui Dulu Cara Bakteri Menginfeksi Tubuh

Berencana Tes Mikrobiologi, Ketahui Dulu Cara Bakteri Menginfeksi Tubuh

Halodoc, Jakarta – Tes mikrobiologi dilakukan untuk mendeteksi penyakit akibat infeksi bakteri, jamur, dan parasit lainnya. Caranya dengan menganalisa sampel darah, urine, feses, sekret, dan kerokan kulit pengidapnya menggunakan mikroskop. Mengingat ukuran mikroorganisme kecil dan hanya bisa diamati lewat tes mikrobiologi, bagaimana bakteri bisa masuk dan menginfeksi tubuh?

Baca Juga: 4 Jenis Tes Mikrobiologi Sesuai dengan Penyakitnya

Berbagai Cara Penyebaran Bakteri

1. Menyentuh Benda yang Terkontaminasi Bakteri

Tangan adalah media penyebaran penyakit. Pasalnya, manusia menggunakan tangan untuk beraktivitas dan menyentuh banyak hal di sekitarnya. Itu mengapa kamu dianjurkan cuci tangan pakai sabun sebelum makan, setelah pergi ke toilet, setelah menyentuh hewan, dan sebelum menyentuh wajah untuk meminimalkan risiko penularan penyakit. Kebiasaan makan tanpa mencuci tangan bukan hanya memicu diare, tapi juga penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan parasit lainnya.

2. Menyebar Lewat Udara

Bakteri bisa menyebar lewat udara sama seperti virus. Penyebaran ini terjadi saat pengidap infeksi bakteri batuk atau bersin tanpa menutup mulut. Kamu dianjurkan untuk menggunakan masker saat bepergian ke tempat ramai, seperti kereta api, pasar, rumah sakit, dan lingkungan padat lainnya. Masker bisa digunakan saat kamu sakit untuk mencegah penularan penyakit. Atau, kamu bisa menutup mulut saat batuk atau bersin dan bersihkan tangan pakai sabun setelahnya.

Baca Juga: Ini yang Perlu Diketahui Tentang Bakteri dan Bakteriologi

3. Kontaminasi Silang Makanan

Proses memasak bisa menjadi sumber penularan penyakit akibat bakteri. Misalnya proses memasak yang kurang bersih, tidak mencuci tangan setelah menyentuh makanan mentah, serta menggunakan peralatan masak yang sama untuk makanan mentah dan sayuran. Beberapa infeksi penyakit akibat kontaminasi silang makanan adalah diare, botulisme, hingga keracunan makanan. Kondisi ini bisa dicegah dengan mencuci tangan sebelum memasak, menyentuh makanan mentah (seperti ikan dan daging), dan sebelum makan. Gunakan juga peralatan terpisah untuk makanan mentah dan bahan masakan lainnya. Selain itu, pastikan peralatan memasak yang digunakan dalam keadaan bersih sebelum digunakan.

Selain tiga cara di atas, infeksi bakteri bisa terjadi akibat minum air yang tercemar, menyentuh hewan yang sakit, dan berhubungan intim dengan pengidap penyakit menular seksual tanpa pakai kondom.

Begini Cara Bakteri Menyebabkan Penyakit

Bakteri menyebabkan penyakit dengan berbagai cara. Caranya mulai dari berkembang biak secara berlebihan, menghancurkan jaringan tubuh secara langsung, hingga menghasilkan racun yang membunuh sel - sel tubuh. Bakteri hanya bertahan lama dalam tubuh setelah berhasil menginfeksi.

Bakteri nantinya menyerap nutrisi dan energi hingga menghasilkan racun yang membahayakan tubuh. Akibatnya, seseorang yang terinfeksi bakteri mengalami gejala demam, sesak napas, batuk, mual, muntah, diare, hingga muncul ruam kemerahan. Maka itu, tes mikrobiologi dibutuhkan untuk menetapkan diagnosis penyakit akibat infeksi bakteri.

Baca Juga: Ketahui Infeksi TBC, Begini Tahapan Tes Mikrobiologi

Itulah hal yang perlu diketahui tentang penyebaran bakteri dalam tubuh. Kalau kamu ingin melakukan tes kesehatan, gunakan fitur Lab Service yang ada di aplikasi Halodoc. Kamu hanya perlu menentukan waktu, lokasi, dan jenis pemeriksaan medis yang dibutuhkan, lalu petugas lab akan datang sesuai jadwal yang ditentukan. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!