• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Biar Diet Lancar, Hindari Kebiasaan Buruk Ini Saat Puasa

Biar Diet Lancar, Hindari Kebiasaan Buruk Ini Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Manfaat puasa bagi kesehatan tubuh memang sudah tak perlu diragukan lagi. Beberapa di antaranya termasuk membantu menurunkan berat badan, mengurangi kadar kolesterol jahat, dan membuang racun berbahaya dalam tubuh. Inilah mengapa beberapa orang memilih menjalani puasa sembari melakukan program diet. 

Sayangnya, beberapa kebiasaan buruk justru tidak dihilangkan yang membuat program diet tidak berhasil dan berat badan justru meningkat selama bulan puasa. Sebenarnya, apa saja kebiasaan buruk yang perlu dihindari agar diet lancar saat puasa? Berikut pembahasannya!

1. Tidak Memenuhi Asupan Nutrisi

Tidak boleh kamu lupakan, penuhi asupan nutrisi harian sebaik mungkin, terlebih ketika sedang berpuasa sembari menjalankan diet. Tidak hanya saat berbuka, tetapi juga saat santap sahur. Jadi, makanan yang kamu konsumsi tak sekadar terasa enak di lidah, tetapi juga bergizi dan menunjang nutrisi harian tubuh. 

Contoh sederhananya, kamu bisa memilih sumber karbohidrat, seperti kentang, gandum, oatmeal atau nasi merah. Lalu, tambahkan asupan lemak sehat, misalnya ikan salmon atau daging merah tanpa lemak. Jangan lupa, protein juga tak kalah pentingnya. Seperti ikan, tempe, tahu, atau telur. Tambahkan pula sayur dan buah.

Baca juga: 6 Tips Bugar saat Puasa di Kantor Meski Dikejar Deadline

2. Mengonsumsi Makanan Olahan

Makanan siap saji atau produk memang memiliki rasa yang lezat dan cenderung membuat ketagihan. Ini karena kandungan MSG, lemak, garam, dan pemanis buatan di dalamnya. Tentu saja, kamu akan cenderung mudah lapar karena sulit menahan keinginan untuk mengonsumsi makanan tersebut. 

Alangkah lebih baik jika kamu sahur dan berbuka dengan menu makanan yang diolah atau dimasak sendiri. Bukan tanpa alasan, makanan yang dimasak sendiri sudah pasti memiliki kandungan gizi yang lebih terjamin, dibandingkan dengan produk olahan atau siap saji. 

3. Mengonsumsi Makanan atau Minuman Manis

Kebanyakan kasus diet saat puasa tidak berhasil adalah kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula. Memang benar, jenis makanan atau minuman tersebut mampu mengisi kembali energi yang seperti terkuras saat puasa. Namun, asupan yang berlebihan justru meningkatkan risiko obesitas dan berbagai masalah kesehatan.

Makanan maupun minuman tinggi gula tidak mengurangi rasa lapar, justru akan membuat kamu semakin ketagihan. Akibatnya, kenaikan berat badan pun tak dapat dihindari. 

Baca juga: Sekalian Diet, Bolehkah Sahur dan Berbuka Hanya dengan Jus?

4. Mengonsumsi Makanan Berminyak dan Tinggi Lemak

Makanan berminyak memang terlihat begitu lezat dan sangat tepat dijadikan sebagai menu sahur dan berbuka karena mudah diolah dan tidak memakan banyak waktu. Namun, konsumsinya sebenarnya tidak dianjurkan jika kamu sedang diet. Sama halnya dengan gula, lemak berlebih, terutama lemak jahat tak hanya akan memicu obesitas, tetapi juga berisiko meningkatkan kolesterol yang berujung pada berbagai masalah kardiovaskular.

5. Tidak Berolahraga

Menghemat energi ketika berpuasa bukan menjadi hal yang salah. Namun, jika kamu tidak mengimbangi dengan aktivitas fisik, diet saat puasa yang sedang dijalani tentu tak membuahkan hasil yang maksimal. Artinya, olahraga tetap penting dilakukan, meski kamu sedang puasa. 

Agar tidak terasa terlalu melelahkan, kamu disarankan untuk berolahraga sesaat sebelum berbuka. Olahraganya pun tidak perlu berlebihan, cukup bersepeda atau berjalan kaki sembari menunggu waktu berbuka tiba. 

Baca juga: Puasa Sambil Diet, Bisa tetap Sehat dengan Menu Ini

Kamu juga bisa meminta saran dari ahli gizi agar diet yang dijalani sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh. Supaya lebih mudah, gunakan aplikasi Halodoc. Melalui aplikasi ini, kamu bisa bertanya jawab dengan dokter spesialis setiap saat. Bisa juga membeli obat dan vitamin, atau membuat janji berobat jika harus ke rumah sakit terdekat. Sudah punya aplikasi Halodoc? Kalah belum, segera download, ya!


Referensi:
British Nutrition Foundation. Diakses pada 2021. A healthy Ramadan.
Healthline. Diakses pada 2021. How to Fast Safely: 10 Helpful Tips.