Bisakah Tukak Lambung Disembuhkan Sebelum RamadanTiba?

Bisakah Tukak Lambung Disembuhkan Sebelum RamadanTiba?

Halodoc, Jakarta – Tinggal menghitung hari, umat Islam di Indonesia akan menjalani puasa di bulan Ramadan. Setiap hari selama satu bulan penuh, orang yang menjalani puasa diwajibkan untuk menahan lapar dan haus mulai dari terbitnya fajar, hingga matahari terbenam. Tak heran, puasa terkadang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah pada pencernaan, termasuk tukak lambung.

Tukak lambung terjadi karena adanya luka pada dinding lambung. Kondisi itu biasanya terjadi, karena terkikisnya lapisan dinding lambung. Luka juga bisa muncul dan menyerang dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) serta pada kerongkongan (esofagus). Luka yang muncul ini bisa menyebabkan munculnya rasa nyeri pada lambung, bahkan dalam beberapa kasus bisa memicu terjadinya perdarahan.

Gejala-gejala yang muncul saat tukak lambung menyerang bisa sangat mengganggu dan membuat seseorang kesulitan menjalani puasa. Lantas, bisakah tukak lambung disembuhkan menjelang datangnya bulan Ramadan?

Pada dasarnya, tukak lambung bisa menyerang siapa saja, tapi risiko penyakit ini lebih tinggi pada pria yang berusia lebih dari 60 tahun. Namun tidak perlu khawatir, sebenarnya tukak lambung bisa diobati sampai tuntas. Untuk mengobati tukak lambung, perlu dicari tahu lebih dulu apa yang menjadi penyebab utamanya.  

Baca juga: Idap Tukak Lambung, Bolehkah Berpuasa?

Selain rasa nyeri pada lambung, penyakit ini juga bisa memicu gejala lain berupa penurunan nafsu makan, mual dan muntah, nyeri di ulu hati, hingga gangguan pada saluran pencernaan. Pada beberapa kasus, tukak lambung yang terjadi bisa saja tidak menunjukkan gejala sama sekali, sampai akhirnya menimbulkan komplikasi. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter, terutama jika gejala-gejala tukak lambung mulai menyerang.

Mengobati Tukak Lambung sebelum Ramadan Tiba

Sebenarnya, penanganan dan pengobatan tukak lambung bisa berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Hal itu tergantung pada penyebab tukak lambung dan tingkat keparahannya. Untuk mengurangi gejala tukak lambung, biasanya seseorang disarankan untuk mengonsumsi jenis obat tertentu. Selain meredakan gejala, konsumsi obat juga bertujuan untuk memusnahkan bakteri penyebab penyakit ini.

Jenis obat yang diberikan pada pengidap tukak lambung beragam, mulai dari antibiotik, penghambat pompa proton, antasida dan alginat, hingga jenis obat yang melindungi dinding lambung dan usus halus. Pada tingkat yang cukup parah, tukak lambung mungkin juga harus ditangani dengan cara operasi.

Selain dengan pemberian obat dan tindakan medis, menangani tukak lambung juga bisa dilakukan dengan mengubah kebiasaan sehari-hari. Ada berbagai langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan tukak lambung sebelum bulan Ramadan tiba. Antara lain:

  • Mengurangi Rokok dan Alkohol

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol menjadi salah satu pemicu terjadinya iritasi pada lambung. Maka dari itu, pengidap tukak lambung disarankan untuk mengurangi, bahkan menghentikan kebiasaan ini. Kandungan alkohol dapat menyebabkan iritasi pada bagian lambung dan memicu peradangan. Sementara kebiasaan merokok bisa menghambat penyembuhan sekaligus meningkatkan risiko tukak lambung.

Baca juga: 7 Makanan yang Bikin Asam Lambung Naik Saat Puasa

  • Hindari Teh, Kopi, dan Susu

Membatasi asupan teh dan kopi dalam satu hari bisa menghindari kondisi tukak lambung semakin buruk. Sebab, kedua jenis minuman ini dapat menyebabkan meningkatnya kadar asam lambung, sehingga bisa memperparah gejala tukak lambung. Selain teh dan kopi, disarankan juga untuk menghindari konsumsi susu.

Segelas susu sebenarnya sering dijadikan cara untuk meredakan rasa nyeri akibat tukak lambung. Namun, susu biasanya memberi dampak berupa meningkatnya kadar keasaman lambung, sehingga lambung akan terasa semakin nyeri.

  • Pola Makan Sehat

Menerapkan pola makan sehat, seperti mengonsumsi buah dan sayur bisa membantu mengatasi gangguan ini. Sebaliknya, hindari mengonsumsi makanan yang memiliki rasa pedas dan berlemak agar tukak lambung tidak lagi kambuh.

Baca juga: Cegah Kambuh, Begini Tips Puasa Bagi Pengidap Maag

Cari tahu lebih lanjut seputar tukak lambung dan cara penanganannya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan rekomendasi obat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!