2 Gerakan Olahraga untuk Cegah Kematian Dini

2 Gerakan Olahraga untuk Cegah Kematian Dini
OLAHRAGA 11 June 2018

Halodoc, Jakarta – Siapa sih yang tidak ingin punya umur panjang? Nah, salah satu rahasia untuk mendapatkan umur yang panjang adalah dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan berolahraga. Bahkan sebuah studi terbaru menemukan bahwa ada dua gerakan olahraga yang bila dilakukan secara rutin, bisa mencegah kematian dini.

Latihan fisik tidak harus selalu dilakukan di tempat gym dengan intensitas yang tinggi. Nyatanya, sit up dan push up merupakan latihan fisik menggunakan berat tubuh sendiri yang bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah. Dua gerakan tersebut sama bermanfaatnya dengan latihan menggunakan beban.

(Baca juga: 6 Gerakan Olahraga ala Gym yang Bisa Dilakukan di Rumah)

Emmanuel Stamatakis, seorang Associate Professor dalam kegiatan fisik, gaya hidup dan perilaku kesehatan di University of Sydney, melakukan penelitian terhadap 80 ribu orang dewasa selama 30 tahun yang tinggal di Inggris dan Skotlandia antara tahun 1994-2008. Stamatakis mengikuti perkembangan mereka selama 9 tahun dan memperhitungkan risiko kemungkinan mereka meninggal berdasarkan latihan fisik yang mereka lakukan dan berapa lama mereka melakukannya.

Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu mereka yang melakukan latihan fisik menggunakan beban dengan rata-rata 60 menit per minggu dan mereka yang melakukan latihan menggunakan beban berat sendiri dengan rata-rata 50 menit per minggu.

Hasilnya, tingkat kematian dini baik pada mereka yang melakukan latihan fisik di gym maupun yang berlatih dengan menggunakan beban berat sendiri mengalami pengurangan sebesar 20 persen. Risiko kematian akibat kanker juga menurun sebesar 24-27 persen. Walaupun belum ada pembuktian bahwa semakin banyak latihan fisik maka semakin baik, namun orang-orang yang melakukan latihan fisik memiliki risiko 16-18 persen lebih kecil mengalami kematian dini dibandingkan mereka yang tidak aktif berolahraga sama sekali.

(Baca juga: Bangkrut Bisa Sebabkan Kematian Dini, Benarkah?)

Kesimpulannya, latihan fisik dapat mengurangi risiko kematian dini. Beberapa latihan fisik yang dapat membuat otot lebih kuat dan memiliki manfaat kesehatan, antara lain jalan kaki, naik sepeda dan latihan aerobik.

Selain gerakan-gerakan tersebut, sit up dan push up merupakan latihan fisik paling menarik karena tidak mahal, tidak memerlukan peralatan, dan tidak perlu keterampilan apapun. Kamu cukup melakukan dua gerakan tersebut minimal 2-3 kali dalam seminggu untuk mencegah kematian dini. American College of Sports Medicine merekomendasikan 2-4 ulangan, dengan 8-15 gerakan setiap kalinya dan dilakukan dengan masa 2-3 menit jeda antar ulangan.

Selain mencegah kematian dini, penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology mengungkapkan, setidaknya ada lima manfaat dari sit up dan push up, yaitu:

  1. Memperbaiki Postur Tubuh

Push-up yang dilakukan dengan cara yang benar secara rutin bisa memperkuat otot dan memperbaiki postur tubuh.  

  1. Mengurangi Berat Badan

Bukan hanya mengurangi porsi makan, berdiet juga harus diiringi dengan olahraga. Nah, salah satu gerakan yang efektif menurunkan berat badan adalah dengan push-up dan sit-up secara rutin. (Baca juga: 4 Latihan Kardio yang Efektif Turunkan Berat Badan)

  1. Mencegah Sakit Punggung

Duduk terlalu lama saat bekerja bisa menyebabkan sakit punggung. Nah, push-up dapat membantu menstabilkan gerakan tubuh sehingga memperkuat punggung bagian bawah.

  1. Meningkatkan Stamina

Push-up juga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah dan suhu tubuh, serta membuat otak bekerja lebih optimal, sehingga efeknya kamu akan merasa semangat dan berenergi ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.

  1. Mengurangi Risiko Osteoporosis

Seiring bertambahnya usia, kekuatan tulang akan semakin menurun. Namun, kamu bisa menjaga kekuatan tulang dan terhindar dari risiko osteoporosis dengan cara melakukan push-up secara rutin.

Yuk, mulai biasakan berlatih sit up dan push up secara rutin. Kalau kamu punya gangguan kesehatan dan butuh saran dokter, gunakan saja aplikasi Halodoc. Lewat Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa ngobrol dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

KECANTIKAN

18 July 2018

Sebagian besar kasus cacar air yang parah terjadi pada orang dewasa. Lalu, bagaimana sih cara merawat wajah se...

Selengkapnya

IBU & ANAK

18 July 2018

Kata ahli, anak balita pun juga bisa mengalami abses gigi. Nah, agar anak terhindar dari penyakit ini, yuk ken...

Selengkapnya

KECANTIKAN

18 July 2018

Tak hanya di bibir saja, stomatitis pun bisa terjadi pada gusi. Nah, berikut hal yang perlu diketahui mengenai...

Selengkapnya