4 Tips Aman Anak Bermain di Playground

menjaga anak di area permainan
KECANTIKAN 28 June 2018

Halodoc, Jakarta – Taman bermain (playground) seringkali dijadikan tempat untuk anak-anak bermain bersama. Meski tempat ini dirancang khusus untuk anak-anak, bukan berarti ibu boleh membiarkan Si Kecil bermain tanpa pengawasan. Alasannya karena Si Kecil tetap berisiko untuk terjatuh, terpeleset, atau kecelakaan lainnya.

Baca juga: Jangan Dikekang, Manfaat Membiarkan Anak Main di Luar

Oleh sebab itu, berikut adalah cara menjaga anak di area permainan playground:

1. Amati Bahayanya

Hal pertama yang perlu ibu lakukan adalah mengamati risiko bahaya yang mungkin dihadapi Si Kecil saat bermain di playground. Bahaya ini bisa muncul akibat alat bermain rusak, posisi bermain yang kurang tepat, cuaca terik, permukaan pelindung alat bermain yang kurang sesuai, kehadiran orang asing yang tak dikenal, hingga Si Kecil kurang minum dan berisiko dehidrasi. Untuk mencegah risiko bahaya, berikut adalah hal yang bisa dilakukan:

  • Periksa kondisi alat bermain yang akan digunakan Si Kecil untuk memastikan keamananya. Mulai dari periksa kerusakan dan permukaan alat pelindungnya.
  • Pastikan Si Kecil mendapat asupan cairan yang cukup, terutama jika cuaca panas.
  • Beritahu Si Kecil untuk tidak mau menerima makanan, minuman, atau ajakah tertentu dari orang yang tak dikenalinya.

2. Ambil Tindakan

Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan agar Si Kecil tetap aman bermain di playground:

  • Arahkan Si Kecil untuk menggunakan alat bermain yang sesuai umur.
  • Hindari permukaan aspal, beton, tanah padat, dan rumput saat Si Kecil bermain.
  • Selalu awasi dan dampingi Si Kecil kapan saja dan dimana saja ia berada. Sebab di usianya, Si Kecil cenderung aktif dan belum mengetahui risiko bahaya yang dihadapinya.
  • Kuasai keterampilan dasar P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan). Misalnya, keterampilan mengobati dan memerban luka. Dengan begitu, ibu bisa langsung bertindak saat Si Kecil terluka akibat jatuh.

3. Komunikasikan pada Petugas

Hal lain yang perlu ibu lakukan adalah mengkomunikasikan adanya kerusakan alat bermain atau lokasi bahaya yang belum disegel oleh petugas playground. Ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan pada Si Kecil.

4. Ajak Si Kecil Bersosialisasi

Di playground, Si Kecil akan bertemu dengan anak-anak lain seusianya. Jadi, ibu bisa memanfaatkan momen ini untuk mengajak Si Kecil bersosialisasi dan mengajari konsep berteman yang baik. Sebab, tak jarang di playground Si Kecil akan bertengkar dengan anak-anak lain karena berebut mainan atau perilaku lainnya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu ibu bicarakan pada Si Kecil sebelum ia bermain di playground:

  • Beri pengertian Si Kecil agar ia tidak mencelakai teman sepermainannya, seperti mendorong atau berperilaku yang membahayakan temannya. Beri tahu juga pada Si Kecil untuk tidak bertengkar dengan teman sepermainannya.
  • Mulai ajarkan Si Kecil konsep berbagi. Misalnya, ajarkan ia untuk memperbolehkan anak lain meminjam mainannya sebentar. Beri pengertian juga pada Si Kecil untuk meminjam mainan anak lain dengan baik dan mengembalikannya setelah selesai menggunakannya.

Baca juga: Agar Tak Pelit, 4 Cara Ajarkan Si Kecil untuk Berbagi

Itulah empat tips cara menjaga anak di area permainan playground. Kalau Si Kecil punya keluhan kesehatan, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter Halodoc. Sebab melalui Halodoc, ibu bisa berbicara pada dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

16 August 2018

Bosan mengonsumsi daging kambing, ayam atau sapi? Coba deh cicipi daging rusa yang tak kalah bergizinya dari k...

Selengkapnya

OLAHRAGA

16 August 2018

Skuas termasuk satu di antara banyak cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games 2018. Cari tahu ma...

Selengkapnya

OLAHRAGA

16 August 2018

Roller sport itu olahraga yang menyenangkan, apalagi kalau dilakukan bareng anak. Cari tahu manfaat roller spo...

Selengkapnya