Bumil, Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Bed Rest

yang boleh dilakukan saat bed rest, yang tidak boleh dilakukan saat bed rest, bed rest
KEHAMILAN 29 June 2018

Halodoc, Jakarta – Saat hamil, kadang melakukan beberapa aktivitas terasa sangat melelahkan sehingga bumil harus banyak beristirahat. Dalam kondisi yang lebih parah lagi, beberapa calon ibu juga membutuhkan bed rest agar aktivitas fisik dan tekanan mental dapat dibatasi, sehingga risiko keguguran karena kondisi kehamilan tertentu akan berkurang. Dengan melakukan istirahat total atau bed rest, niscaya kondisi janin saat hamil akan menjadi lebih baik.

Demi kesehatan bayi dalam kandungan pun maka tidak heran jika banyak hal yang tidak boleh dilakukan saat bed rest dan yang boleh dilakukan. Nah, beberapa kondisi yang memaksa bumil harus bed rest antara lain, ibu yang mengalami tekanan darah tinggi, ibu yang menjalani kehamilan kembar, ibu dengan masalah pada mulut rahim, perdarahan, pertumbuhan janin yang terhambat, dan ibu yang memiliki riwayat persalinan prematur.

Manfaat Bed Rest

Meski terdengar sangat membosankan, apalagi bagi ibu yang biasa aktif beraktivitas, bed rest ini perlu dan wajib dilakukan apabila ibu ingin anak lahir dengan selamat. Manfaat bed rest antara lain:

  • Bed rest akan mengurangi kepekaan rahim dan menghentikan kontraksi rahim dengan menjaga berat bayi dari leher rahim. Sebab apabila kelamaan berdiri, gravitasi akan menarik berat bayi mendekati serviks, sehingga mereka yang memiliki serviks yang lemah bisa memicu kelahiran prematur.
  • Bed rest akan mengurangi kinerja beberapa organ tubuh ibu, sehingga tubuh akan berkonsentrasi pada kebutuhan bayi.

Baca juga: Ibu Hamil Jangan Menangis, Ini Dampaknya untuk Janin

Nah, agar bed rest dapat berjalan maksimal, ibu hamil harus mengetahui beberapa aturan yang meliputi apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bed rest. Hal tersebut antara lain:

Hal yang Boleh Dilakukan saat Bed Rest

  • Mengubah posisi setiap 30 menit untuk mencegah tekanan terus menerus pada satu bagian tubuh yang sama. Akan tetapi, ada baiknya agar ibu mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seperti buah, sayur, ikan, daging, dan telur. Jangan lupa untuk meminum cukup air dan makanan berserat agar terhindar dari sembelit.
  • Saat sedang menjalani bed rest, mungkin ibu hamil merasa stres atau sedikit depresi memikirkan kondisi bayi di dalam kandungan. Untuk meringankan hal ini, ibu hamil dapat menceritakan isi hati ibu hamil kepada suami atau keluarga di rumah.
  • Beberapa aktivitas rutin seperti mandi, jalan-jalan sore di dalam rumah, menyapu, dan beragam aktivitas ringan lainnya.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Bed Rest

  • Hindari mampir ke tempat lain, semisal Mall atau rumah teman usai menemui dokter di rumah sakit atau klinik. Usahakan segera pulang dan segeralah berbaring di tempat tidur setelah tiba di rumah.
  • Hindari mengonsumsi junk food dan camilan lain yang kurang bergizi, karena akan dapat menyebabkan berat badan berlebih.
  • Jangan pernah merasa seakan ibu sehat-sehat saja. Meski memang demikian, ibu hamil harus tetap menjaga kesehatan bayi di dalam kandungan. Selalu turuti nasihat dokter selama bed rest dan jangan paksakan dirimu untuk melakukan pekerjaan rumah, sebab ibu bisa jadi kelelahan dan ini berbahaya bagi calon bayi di dalam kandungan.

Baca juga: 5 Kondisi yang Membahayakan Janin

Nah, karena saat bed rest ibu hamil jadi harus berpikir dua kali untuk pergi keluar rumah, kamu bisa mengonsultasikan beragam masalah kesahatanmu melalui aplikasi Halodoc. Kamu dapat berbicara langsung melalui Video/Voice Call dan Chat dengan dokter-dokter tepercaya dan selalu stand by 24 jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!


Rekomendasi Artikel

KECANTIKAN

18 July 2018

Sebagian besar kasus cacar air yang parah terjadi pada orang dewasa. Lalu, bagaimana sih cara merawat wajah se...

Selengkapnya

IBU & ANAK

18 July 2018

Kata ahli, anak balita pun juga bisa mengalami abses gigi. Nah, agar anak terhindar dari penyakit ini, yuk ken...

Selengkapnya

KECANTIKAN

18 July 2018

Tak hanya di bibir saja, stomatitis pun bisa terjadi pada gusi. Nah, berikut hal yang perlu diketahui mengenai...

Selengkapnya