Inilah Perubahan Pada Ibu Hamil di Trimester Kedua

Inilah Perubahan Pada Ibu Hamil di Trimester Kedua
KEHAMILAN 18 September 2017

Halodoc, Jakarta - Menantikan kehadiran si kecil di tengah-tengah keluarga tentu menjadi momen berharga bagi ibu ketika sedang mengandung. Ada perasaan bahagia yang menggebu-gebu ketika mengikuti perkembangan si kecil yang semakin tumbuh di dalam kandungan. Hal ini pun terlihat dari bentuk fisik ibu yang semakin “melebar” ketika usia kandungan memasuki trimester kedua.

Pada trimester pertama, kandungan memang rentan namun memasuki trimester kedua, janin semakin kuat dan tumbuh kembangnya pun semakin terlihat. Secara umum, ibu mesti siap dengan perubahan fisik, psikis dan juga hormon yang terjadi di setiap usia kehamilan.  Lantas, perubahan apa yang terjadi pada kehamilan di trimester kedua? Yuk, cari tahu berikut ini:

1.  Kemampuan Fisik Si Kecil
Pada trimester kedua ini si kecil banyak mengalami tumbuh kembang di dalam kandungan. Ia pun sudah mulai peka terhadap cahaya dan suara, lho. Bahkan pada usia ini, si kecil sudah memiliki kemampuan untuk menghisap jempol sendiri juga. Selain itu hati, pankreas, dan limpa pun  sudah berfungsi. Kemampuan fisik lainnya yang dicapai si keci pada trimester kedua ini juga ia sudah bsia menelan, bernafas dan menghisap. 

Berbeda pada trimester pertama, pada trimester kedua kehamilan dikategorikan pada usia yang aman. Sehingga ibu dapat “menghibur” si kecil dengan menggunakan terapi musik dan membacakan buku dongeng karena bayi sudah dapat mendengar. Bahkan pada malam hari di trimester kedua pun si kecil sudah aktif bergerak di dalam kandungan.

Selain kemampuan fisik, kondisi fisik si kecil dalam kandungan pun turut meningkat. Pada usia kehamilan 16 minggu, ia sudah memiliki berat sekitar 80 hingga 120 gram. Kulit tipis dan lemak pun sudah terbentuk sehingga ia tetap hangat di dalam kandungan.

2.  Perubahan Fisik Ibu
Menjelang akhir trimester pertama, rasa mual dan muntah yang biasa dialami ibu akan berkurang. Rasa lemas yang biasa dirasakan ibu pun akan berangsur berkurang. Kemudian ibu akan mulai bisa menikmati kehamilan dengan lebih “tenang” saat memasuki trimester kedua.

Secara fisik, ibu akan menunjukkan perubahan dengan perut yang semakin membesar. Umumnya, ketika usia kehamilan 12 minggu rahim akan membesar dan melewati rongga panggul. Pada usia 20 minggu, bagian atas rahim juga akan sejajar dengan pusar. Masing-masing ibu memiliki perubahan fisiknya masing-masing namun umumnya perubahan ini dimulai pada usia kehamilan menginjak usia 16 minggu.

Selain itu, karena sering menahan cairan maka ibu hamil juga biasanya mengalami pembengkakan. Perubahan fisik ini biasanya terlihat di kaki, wajah dan tangan. Selain itu ibu hamil juga sering terkena kram kaki saat tidur. Untuk menghindarinya, sebaiknya ketika tidur kaki tidak menggantung dan diposisikan agak lebih tinggi sedikit dari badan.

3.  Perubahan Hormon Pada Ibu
Memasuki trimester kedua, hormon progesteron semakin tinggi. Akibatnya otot saluran cerna semakin membesar. Ibu hamil pun jadi lebih sering bersendawa dan buang angin karena perut terasa kembung. Selain itu, ibu hamil juga rentan mengalami nyeri pada ulu hati seperti rasa panas yang terbakar. Namun demikian, hal-hal yang terjadi pada trimester kedua ini terbilang normal dan tidak berbahaya.

Bagi ibu hamil, pastikan untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin kehamilan pada trismester kedua. Selain untuk kesehatan ibu sendiri, pemeriksaan rutin juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan buah hati di dalam kandungan. Pada usia ini, ibu bisa melihat perkembangan si kecil melalui USG. Dan meski kehamilan di trimester kedua ini tidak rentan seperti kehamilan trimester pertama, namun ibu tetap harus waspada dan selalu menjaga kehamilan dengan hati-hati.

Baca Juga: Persiapan Ibu Hamil Saat Trimester Ketiga
Jika ibu memerlukan saran dari dokter mengenai kehamilan, ibu hamil yang enggan keluar rumah di cuaca yang panas dapat menggunakan aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat di Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

IBU & ANAK

16 July 2018

Sebelum memutuskan untuk menurunkan gaya hidup tersebut, ibu perlu mengetahui jenis asupan yang dibutuhkan di ...

Selengkapnya

KEHAMILAN

16 July 2018

Kelebihan atau kekurangan berat badan, sama-sama bisa memberikan efek negatif bagi kesehatan ibu dan janin. Na...

Selengkapnya

IBU & ANAK

16 July 2018

Daya tahan tubuh anak menjadi salah satu faktor kesehatan mereka. banyak faktor lain yang memicu datangnya pen...

Selengkapnya