Trimester 2

ARTIKEL TERKAIT

 

Pengertian Trimester Kedua Kehamilan

Trimester kedua kehamilan terjadi pada minggu ke 13-27 kehamilan. Pada trimester kedua, organ bayi seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan otak berkembang penuh sehingga ukurannya menjadi lebih besar. Bayi juga mulai bisa mendengar suara dan menelan.

Rambut-rambut kecil bayi akan mulai tumbuh dan tubuhnya juga sudah bisa melakukan gerakan-gerakan kecil. Pada awal trimester kedua, berat bayi hanya sekitar 1,5 ons. Jika dibandingkan dengan trimester pertama, trimester kedua menjadi jauh lebih mudah dilalui.  Itu sebabnya, trimester kedua dianggap sebagai periode kehamilan paling nyaman.

Perubahan Tubuh Ibu Hamil Saat Trimester Kedua

Selama trimester kedua kehamilan, gejala mual dan lelah yang sering terjadi pada trimester pertama mulai menghilang. Peningkatan berat bayi tentunya menambah berat badan ibu hamil. Alasannya karena tubuh ibu hamil terus meningkatkan volume darah dan cairan selama masa perkembangan.

Pada trimester kedua kehamilan, tepatnya pada usia lima minggu kehamilan, muncul linea nigra atau garis berwarna cokelat yang membentang dari pusar ke panggul. Garis gelap disebabkan karena plasenta memproduksi lebih banyak hormon.

Ibu hamil juga rentan mengalami melasma, yaitu kondisi yang terkait dengan peningkatan jumlah estrogen dan progesteron. Melasma menyebabkan tubuh ibu hamil membuat lebih banyak melanin atau pigmen cokelat. Kondisi ini menimbulkan bercak kulit cokelat di sekitar puting atau wajah.

Kehamilan membuat ibu hamil sangat sensitif terhadap sinar matahari. Ibu hamil disarankan menggunakan tabir surya minimal SPF 15 sebelum pergi ke luar, terutama pada pukul 10.00-14.00 siang. Tabir surya dapat mencegah melasma memburuk saat hamil.

Berikut perubahan tubuh dan gejala lain yang umum terjadi pada trimester kedua kehamilan:

  • Rahim semakin mengembang.
  • Perut menjadi lebih besar.
  • Muncul stretch mark pada perut, payudara, paha dan pantat.
  • Pergelangan kaki dan tangan membengkak.
  • Badan pegal.
  • Pusing akibat tekanan darah rendah.
  • Nafsu makan meningkat.

Kebutuhan Nutrisi Saat Trimester Kedua

Memenuhi nutrisi yang sehat dan seimbang membantu perkembangan bayi serta menjaga kesehatan ibu hamil. Itu mengapa ibu hamil dianjurkan memasak makanan di rumah untuk memastikan kebersihan dan mendapatkan nutrisi yang sesuai.

Asupan makanan disarankan mengandung tinggi serat yang berasal dari buah atau sayuran, protein, dan rendah lemak. Selain makanan berserat, ibu perlu memenuhi asupan cairan untuk menghindari risiko sembelit. Ibu hamil juga dianjurkan untuk berolahraga secara teratur. Ibu dapat melakukan latihan kegel, yaitu latihan dasar panggung. Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah menjaga kesehatan gigi dan gusi. Kebersihan gigi yang buruk meningkatkan risiko persalinan prematur.

Hal yang Dihindari Ibu Hamil Saat Trimester Kedua

Saat usia kehamilan semakin menua, ibu hamil perlu menghindari beberapa aktivitas yang bisa merugikan kesehatan ibu dan bayi. Berikut hal-hal yang sebaiknya dihindari saat ibu hamil memasuki trimester kedua kehamilan:

  • Olahraga berat atau latihan kekuatan yang bisa menyebabkan cedera pada perut.
  • Batasi konsumsi kafein dan
  • Kebiasaan m
  • Minum obat sembarangan alias tanpa anjuran dokter.
  • Konsumsi ikan mentah dan makanan laut bermerkuri tinggi (seperti ikan todak, makerel, dan kakap putih)
  • Minum susu yang tidak dipasteurisasi atau produk susu lainnya.
  • Konsumsi daging yang diawetkan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter jika mengalami gejala atau gangguan kesehatan selama kehamilan. Penanganan yang tepat dan cepat dapat meminimalisir komplikasi yang mungkin terjadi. Pilih rumah sakit dan buat janji dengan dokter kandungan yang kamu butuhkan di sini.