Sembelit Saat Puasa, Sebaiknya Perhatikan Makanan Ini

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   03 Mei 2018
Sembelit Saat Puasa, Sebaiknya Perhatikan Makanan IniSembelit Saat Puasa, Sebaiknya Perhatikan Makanan Ini

Halodoc, Jakarta – Gangguan pencernaan saat bulan puasa yang biasa terjadi ialah sembelit dan perut kembung. Sembelit sendiri bukan hal sepele yang bisa kamu abaikan. Sembelit kronis dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan yang berdampak fatal pada tubuh dan juga dapat mengganggu kelancaran puasa.

Sembelit atau konstipasi akan menimbulkan rasa sakit dan membuat penderitanya tidak nyaman sehingga kegiatan sehati-hari akan terganggu. Nah, saat puasa, tepatnya ketika berbuka dan sahur, kamu harus memperhatikan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi. Jika tidak, maka kamu tidak akan bisa mengatasi sembelit saat puasa dan bisa jadi makin parah. Berikut ini adalah beberapa makanan yang menyebabkan sembelit, seperti dilansir Boldsky.

(Baca juga: Faktor Penyebab Sembelit Saat Puasa)

Keripik

Siapa diantara kalian yang suka ngemil keripik setelah berbuka atau sebelum tidur? Keripik memang memiliki rasa yang sangat gurih dan membuat kita ketagihan. Namun, ternyata kebiasaan ini sangat tidak baik untuk pencernaanmu. Keripik yang digoreng dan terasa renyah tidak memiliki serat sama sekali sehingga apabila kamu makan terlalu banyak, keripik ini akan tertimbun di ususmu dan memicu sembelit.

Pisang

Buah dengan tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang manis ini mempunyai nutrisi yang sangat baik untuk tubuh dan pastinya disukai banyak orang. Tetapi apabila kamu mengonsumsi banyak sajian berbahan dasar pisang saat bulan puasa, seperti kolak dan es pisang hijau, hal ini akan memicu terjadinya konstipasi ringan.

Hal ini disebabkan karena di dalam buah pisang terkandung senyawa fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Ketiga senyawa tersebut adalah turunan dari sakarida atau zat gula. Seperti yang dilansir Healthmad, salah satu pemicu konstipasi ialah makanan berlemak dan mengandung banyak gula. Oleh sebab itu, batas aman konsumsi pisang per hari ialah 2 buah saja untuk menjaga kinerja usus besar agar tetap berfungsi normal.

Nasi

Nasi adalah makanan pokok orang-orang Asia. Di Indonesia =, nasi sendiri bisa diolah menjadi beragam makanan lezat seperti nasi goreng, nasi uduk, dan semacamnya. Tetapi nasi memiliki kandungan pati yang cukup banyak, zat inilah yang akan bertindak sebagai pengikat feses. Sehingga apabila kamu mengonsumsinya secara berlebihan saat buka puasa atau sahur, maka bisa jadi kamu akan terserang sembelit.

Makanan Yang Digoreng dan Berminyak

Gorengan adalah alternatif makanan berbuka puasa yang disukai banyak orang. Namun, tahukah kamu kalau minyak yang digunakan saat menggoreng makanan dapat menghancurkan serat dalam makanan?

Apabila kamu sering mengonsumsi makanan berminyak, bukan tidak mungkin gerak ususmu akan terhambat sehingga kamu akan rentan terkena sembelit. Untuk itu, sebaiknya kamu menghindari konsumsi gorengan yang terlalu banyak agar sistem pencernaanmu tetap sehat.

Kue Kering

Kue kering memiliki serat dan cairan yang sangat rendah, sementara cairan dan serat adalah dua zat penting yang tubuhmu butuhkan untuk melancarkan BAB. Kandungan gula yang dikandung dalam kue kering pun biasanya sangat tinggi, sehingga risiko terserang konstipasi atau sembelit tidak terelakkan lagi. 

(Baca juga: Pengen Ngemil Yang Tetap Bikin Langsing, Bisa!)

Untuk mengurangi risiko terserang sembelit saat puasa, sebaiknya hindari daftar makanan di atas. Selain itu, jaga selalu kesehatan tubuh, terutama sistem pencernaan, dengan pola hidup sehat. Lengkapi kebutuhan vitamin dan serat tubuh agar lebih bugar. Lebih mudah beli vitamin dan produk kesehatan lain di aplikasi Halodoc. Dengan layanan antar, pesanan kamu akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan