• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bukan Karena Puasa, Ini Alasan Bau Mulut Makin Menjadi

Bukan Karena Puasa, Ini Alasan Bau Mulut Makin Menjadi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba. Nah, salah satu masalah kesehatan mulut yang sering terjadi saat puasa adalah bau mulut tidak sedap. Tidak mengonsumsi makanan atau minuman selama belasan jam memang dapat menyebabkan bau mulut. Hal tersebut dikarenakan kurangnya air liur, sehingga terjadi pengeringan rongga mulut, dan muncul bau tidak sedap. Namun, bukan hanya puasa saja yang menjadi penyebab bau mulut, berikut ini beberapa hal lainnya.

Baca juga: Jarang Terjadi, Waspada 4 Penyebab Bau Mulut pada Bayi

Selain Puasa, Ini yang Menjadi Penyebab Bau Mulut

Sebenarnya, masalah bau mulut bisa diatasi dengan mudah jika kamu rutin menyikat gigi. Meski saat puasa tidak ada makanan yang masuk ke dalam mulut di siang hari, tetapi menyikat gigi tetap harus dilakukan supaya napas senantiasa segar. Apalagi jika kamu mengonsumsi makanan dengan aroma kuat saat sahur, seperti bawang merah, bawang putih, petai, dan jengkol.

Meskipun sudah menyikat gigi dan berkumur dengan berbagai cara, tetapi aromanya masih tertinggal. Berbeda hal ketika kamu sudah menyikat gigi dan tidak mengonsumsi makanan beraroma kuat, tetapi masih mengalami bau mulut. Jika kondisi tersebut kamu alami, berikut ini beberapa kondisi yang bisa saja menjadi pemicunya:

1. Bakteri di Mulut

Mulut memiliki banyak bakteri yang berfungsi untuk membantu untuk menghancurkan makanan supaya mudah dicerna oleh organ pencernaan. Masalahnya, ketika terjadi infeksi pada mulut seperti sariawan, pembengkakan gusi, penumpukan plak gigi, dan sisa-sisa makanan yang menempel di lidah dan membuat lapisan lidah berwarna putih kekuningan. Nah, kondisi tersebut akan membuat bakteri-bakteri di mulut bermetamorfosis yang menjadi penyebab bau mulut.

2. Pencernaan Terganggu

Kondisi pencernaan yang terganggu, seperti asam lambung naik akibat maag atau radang lambung bisa menyebabkan bau mulut. Selain itu, parasit usus juga bisa menyebabkan bau mulut. Untuk mengatasi bau mulut akibat parasit usus, kamu disarankan untuk rutin mengonsumsi sayur dan buah, serta untuk menyeimbangkan bakteri baik di dalam perut. Hindari konsumsi makanan asam dan pedas secara berlebihan.

Baca juga: Rutin Sikat Gigi tapi Masih Bau Mulut, Apa Penyebabnya?

3. Diabetes dan Jantung

Bau mulut tidak melulu karena kamu sedang berpuasa. Bau mulut bisa semakin menjadi-jadi jika kamu mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes dan jantung. Dua penyakit tersebut memproduksi senyawa kimia khusus yang mampu memengaruhi aroma tubuh, dan menyebabkan bau mulut khas yang sangat tidak sedap. Penjelasannya adalah, diabetes dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh termasuk gusi. Ketika gula darah tinggi, gusi pun bisa terkena infeksi dan meradang sehingga menyebabkan bau mulut.

4. Gaya Hidup

Tahukah kamu jika gaya hidup menjadi penyumbang terbesar penyebab bau mulut? Beberapa gaya hidup yang menjadi penyebab bau mulut adalah kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol. Keduanya akan membuat kamu mengalami bau mulut, meski sedang tidak berpuasa. Nikotin pada rokok susah menghilang, melekat erat di paru-paru, jari dan kuku tangan serta menempel di gusi dan langit-langit mulut. Hal tersebut yang membuat napas menjadi tidak sedap walau sudah menyikat gigi. 

Baca juga: Cegah Bau Mulut dengan Menggosok Lidah

Ternyata, bau mulut saat puasa sangat umum terjadi, ya. Namun, jika bau mulut terus-menerus terjadi meski sudah berbuka, sepertinya ada yang salah dengan kesehatan tubuhmu. Untuk mengetahuinya, kamu disarankan untuk memeriksakan diri di rumah sakit terdekat. Deteksi penyakit pada tubuh sedini mungkin, agar persentase kesembuhan semakin meningkat.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. Everything you need to know about bad breath.
WebMD. Diakses pada 2021. Dental Health and Bad Breath.
MedicineNet. Diakses pada 2021. Bad Breath (Halitosis).