Bukan Karena Puasa, Ini Alasan Bau Mulut Makin Menjadi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bukan Karena Puasa, Ini Alasan Bau Mulut Makin Menjadi

Halodoc, Jakarta – Sebentar lagi puasa dan salah satu masalah kesehatan mulut yang sering terjadi adalah bau mulut tak sedap. Tidak mengonsumsi makanan atau minuman selama belasan jam memang dapat menyebabkan bau mulut. Ini karena kurangnya air liur, pengeringan rongga mulut sehingga bau tidak enak pada mulut pun muncul ketika puasa.

Sebenarnya masalah bau mulut ini bisa diatasi dengan simple bila kamu tetap rutin menyikat gigi. Walaupun ketika siang hari tidak ada makanan yang masuk, idealnya menyikat gigi tetap dapat dilakukan supaya nafas senantiasa segar. Mengonsumsi makanan dengan aroma kuat seperti bawang merah, bawang putih, petai dan jengkol saat sahur juga bisa menyisakan bau mulut walaupun kamu sudah berkumur dan menyikat gigi usai makan.

Nah, ketika kamu sudah menyikat gigi dan berpantang mengonsumsi makanan beraroma kuat tetapi nafas tetap bau, bisa jadi hal lain penyebabnya. Ada beberapa penjelasan kenapa bau mulut makin menjadi meski sudah rutin menyikat gigi.

  1. Bakteri di Mulut

Menurut everydayhealth, mulut memiliki banyak bakteri yang berfungsi untuk membantu untuk menghancurkan makanan supaya mudah dicerna oleh organ pencernaan. Masalahnya adalah ketika terjadi infeksi pada mulut seperti sariawan, pembengkakan gusi, penumpukan plak gigi dan sisa-sisa makanan yang menempel di lidah dan membuat lapisan lidah berwarna putih kekuningan, maka seketika itu juga bakteri-bakteri di mulut bermetamorfosis menjadi bakteri jahat yang menjadi penyebab bau mulut.

  1. Pencernaan Terganggu

Kondisi pencernaan yang terganggu seperti asam lambung naik karena maag atau bahkan sampai radang lambung. Pada dasarnya, semua penyakit yang berkaitan dengan lambung bisa menyebabkan bau mulut. Selain itu parasit usus juga bisa menyebabkan bau mulut. Untuk mengatasi bau mulut akibat parasit usus, kamu harus rutin mengonsumsi sayur dan buah untuk menghidrasi pencernaan dan yogurt untuk menyeimbangkan bakteri baik di dalam perut. Mengonsumsi terlalu banyak makanan asam dan pedas juga bisa membuat gangguan pada pencernaan. Cobalah untuk mengurangi makanan asam dan terlalu pedas ketika kamu mengalami gangguan bau mulut yang parah.

  1. Diabetes dan Jantung

Bau mulut tidak melulu karena kamu sedang menjalani puasa. Bau mulut makin menjadi bisa jadi karena kamu mengidap penyakit tertentu dan dua diantaranya adalah diabetes dan jantung. Dua penyakit ini memproduksi senyawa kimia khusus yang memengaruhi aroma tubuh dan bisa juga menyebabkan bau mulut khas yang sangat tidak enak. Penjelasannya adalah diabetes dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh termasuk gusi. Ketika gula darah tinggi pun gusi bisa infeksi dan meradang sehingga menjadi penyebab bau mulut. (Baca juga: 5 Bahaya Media Sosial Bagi Kesehatan Mental)

Sebenarnya ada banyak penyakit lainnya yang memicu bau mulut makin menjadi. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak mengenai problem bau mulut atau masalah kesehatan lainnya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

  1. Gaya Hidup

Selain yang sudah disebutkan di atas, tidak bisa dipungkiri gaya hidup menjadi penyumbang terbesar penyebab bau mulut. Kalau kamu memiliki kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol, maka kamu cenderung akan mengalami bau mulut menjadi walaupun sedang tidak menjalani puasa sekalipun. Nikotin pada rokok susah menghilang, melekat erat di paru-paru, jari dan kuku tangan serta menempel di gusi dan langit-langit mulut. Inilah yang membuat nafas menjadi tidak sedap walaupun sudah menyikat gigi. Tidak ad acara yang lebih baik selain memperbaiki gaya hidup dan menjalani pola hidup sehat.