Bukan Paku Karatan, Ini Bakteri Penyebab Tetanus

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Bukan Paku Karatan, Ini Bakteri Penyebab Tetanus

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan luka pada tubuh meskipun kecil. Luka yang tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan komplikasi gangguan kesehatan, seperti infeksi kulit atau penyakit tetanus.

Baca juga: Alasan Penyakit Tetanus Bisa Mengancam Nyawa

Penyakit tetanus terjadi ketika ada kerusakan pada sistem saraf yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri masuk melalui luka yang terbuka dan tidak dirawat dengan baik. Ternyata, tetanus bukan penyakit yang disebabkan karena tusukan benda yang berkarat.

Bukan Paku Berkarat, Ketahui Penyebab Tetanus

Banyak yang mengatakan untuk selalu menggunakan alas kaki ketika beraktivitas di luar ruangan agar terhindar dari luka yang disebabkan tusukan benda-benda berkarat, seperti paku. Ada beberapa kondisi yang dikhawatirkan ketika terluka akibat benda berkarat, salah satunya adalah penyakit tetanus. Padahal, penyakit tetanus bukan disebabkan karena luka akibat benda berkarat.

Penyakit tetanus merupakan salah satu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Tidak hanya dalam tubuh, spora dari bakteri clostridium tetani dapat bertahan hidup dan berkembang biak di luar tubuh. Ini yang menyebabkan seseorang dapat alami tetanus ketika mengalami luka terbuka pada tubuh.

Spora bakteri Clostridium tetani banyak ditemukan pada feses hewan dan tanah. Paku dapat menyebabkan seseorang alami tetanus ketika paku yang menusuk tubuh sudah terkontaminasi oleh spora dari bakteri penyebab tetanus. 

Tidak hanya paku, nyatanya spora bakteri clostridium tetani juga dapat masuk melalui luka yang terbuka pada tubuh. Spora yang masuk dalam tubuh dapat berkembang biak dan berkumpul menjadi bakteri baru. Bakteri yang masuk dalam tubuh menghasilkan racun yang menyerang saraf motorik.

Sebaiknya ketahui berbagai penularan dari penyakit tetanus agar kamu dapat melakukan pencegahan. Penyakit tetanus dapat menular melalui luka yang terkontaminasi dengan air liur atau kotoran. Tidak hanya itu, sebaiknya jaga kebersihan luka bakar untuk menurunkan risiko penularan penyakit tetanus.

Baca juga: Ketahui Pencegahan Tetanus pada Anak-Anak

Inilah Gejala Tetanus yang Perlu Diperhatikan

Tanpa perawatan yang baik, bakteri dapat membuat kerusakan pada organ tubuh melalui pembuluh darah. Agar kondisi tidak semakin memburuk, ketahui beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit tetanus.

Gejala muncul beberapa hari setelah bakteri masuk dalam tubuh seseorang. Ada beberapa gejala yang sebaiknya kamu perhatikan agar segera mendapatkan pengobatan yang tepat, yaitu:

1. Otot Rahang Kaku

Pengidap tetanus dapat mengalami otot rahang yang menjadi kaku. Hal ini disebabkan karena infeksi bakteri penyebab tetanus dapat membuat otot yang berfungsi untuk menggerakan rahang mengalami kontraksi.

2. Otot pada Wajah dan Leher Kaku

Tidak hanya rahang, pengidap tetanus juga rentan mengalami otot pada wajah dan leher yang kaku. Kondisi ini menyebabkan seseorang tidak dapat berekspresi dengan normal. Setelah otot wajah, biasanya bakteri menyebar pada bagian leher yang menyebabkan otot leher menjadi kaku.

3. Kesulitan Menelan

Penyebaran bakteri hingga ke leher bisa terjadi hingga kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan pengidap tetanus mengalami kesulitan untuk menelan. 

4. Perut yang Terasa Keras Ketika Disentuh

Ketika bakteri sampai pada kerongkongan dan tidak mendapatkan perawatan dengan baik, maka bakteri dapat menyebar pada bagian perut dan membuat otot sekitar perut menjadi tegang. Kondisi ini bisa menyebabkan perut terasa keras ketika disentuh.

Baca juga: Hati-Hati, Ini Komplikasi yang Dapat Terjadi Akibat Tetanus

5. Demam

Pengidap tetanus kemungkinan mengalami demam yang menandakan sistem imun pada tubuh sedang melawan infeksi yang ada pada tubuh.

Menjaga kebersihan luka dan menjaga luka terhindar dari paparan kotoran dapat dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap penyakit tetanus. Tidak ada salahnya untuk segera periksakan kondisi kesehatan ketika mengalami luka akibat benda-benda yang berkarat dan kotor.

 

Referensi:
Live Strong. Diakses pada 2019. Early Symptomps of Tetanus
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Tetanus