Begini Cara Deteksi Dini Gejala Kanker Payudara pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Begini Cara Deteksi Dini Gejala Kanker Payudara pada Pria

Halodoc, Jakarta – Tidak hanya pada wanita, kanker payudara juga bisa menyerang pria. Meski jarang terjadi, kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Maka dari itu, penting untuk mengenali gejala dari kondisi ini dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter jika menemukan tanda kanker payudara pada pria. Lantas, bagaimana cara deteksi dini gejala kanker payudara pada pria? Berikut pembahasannya!

Meski tidak memiliki bentuk payudara yang sama seperti wanita, tetapi pria tetap memiliki risiko mengalami kanker payudara. Tubuh pria tetap memiliki jaringan payudara, meski perkembangannya tidak sebanyak pada wanita. Nah, jaringan inilah yang kemudian berisiko terserang kanker dan bisa menimbulkan gejala penyakit. Kanker payudara pada pria bisa berkembang pada jaringan kecil yang berada di belakang puting.

Baca juga: Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Cara Ini

Mendeteksi Kanker Payudara pada Pria

Mengenali gejala dini dari kanker payudara adalah hal yang penting untuk memastikan penanganan yang paling tepat. Ada beberapa gejala yang bisa menjadi tanda kanker payudara pada pria, salah satunya adalah perubahan pada puting payudara. Penyakit ini menyebabkan puting payudara menjadi masuk ke dalam sehingga terlihat rata. 

Gejala lainnya yang juga muncul adalah rasa nyeri dan gatal pada area payudara, terkadang disertai dengan keluarnya cairan. Kanker payudara juga sering ditandai dengan iritasi atau ruam yang terjadi pada sekitar puting. Kabar buruknya, kanker payudara pada pria seringnya tidak disadari pada awal kemunculannya, hingga baru terdeteksi saat sudah parah atau masuk stadium lanjut. 

Rendahnya kesadaran para pria terhadap kesehatan payudara juga menjadi hal yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Ciri kanker payudara pada pria lainnya adalah perubahan bentuk atau muncul benjolan di area payudara. Pembengkakan atau benjolan juga bisa muncul di sekitar ketiak. Benjolan ini bisa menjadi tanda awal bahwa sel kanker sedang menyerang jaringan tersebut. 

Jika dibiarkan tanpa penanganan, kanker bisa menyebar kebagian tubuh lain dan memicu gejala parah. Kanker payudara rentan menyebar ke tulang, hati, dan paru-paru. Kondisi ini dapat mengakibatkan beberapa tanda muncul, seperti rasa nyeri di tulang, dan perasaan mudah lelah, serta tidak memiliki semangat untuk beraktivitas. 

Baca juga: Benjolan di Payudara Tak Melulu Berarti Kanker

Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami gejala-gejala tersebut. Deteksi dini kanker payudara bisa membantu mencegah penyebaran kanker dan memperlambat pertumbuhannya. Siapa saja rentan terserang penyakit ini, tetapi kanker payudara pada pria disebut lebih rentan terjadi pada lansia di atas usia 60 tahun. 

Selain faktor usia, ada hal lain yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara, di antaranya riwayat kanker pada keluarga, paparan radiasi pada bagian dada, hingga kondisi genetik tertentu yang meningkatkan risiko kanker. Faktor gaya hidup juga bisa memicu terjadinya kanker payudara, seperti kebiasaan minum alkohol, hingga obesitas alias kelebihan berat badan karena pola makan yang buruk. 

Baca juga: Konsumsi Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Jika kamu menemukan gejala-gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Apalagi jika gejala yang muncul tidak kunjung membaik atau malah semakin parah. Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk menyampaikan keluhan awal kepada dokter terpercaya. Lebih mudah hubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2020. Breast Cancer in Men.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Male Breast Cancer.
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Risk Factors for Breast Cancer in Men.