• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mengelola Kolesterol Tinggi untuk Pengidap Diabetes

Cara Mengelola Kolesterol Tinggi untuk Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Seseorang yang mengidap diabetes terbilang rentan untuk mengidap penyakit lain, salah satunya adalah kolesterol tinggi. Memang diketahui jika penumpukan gula di dalam darah dapat memicu pertumbuhan kolesterol. Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan kebiasaan harian untuk menjaga kesehatan diri. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengelola penyakit ini!

Pencegahan Kolesterol Tinggi saat Mengidap Diabetes

Diabetes tipe 2 kemungkinan besar berkaitan dengan kadar kolesterol yang tidak sehat. Diketahui jika seseorang yang mengidap diabetes memiliki risiko untuk mengalami masalah kolesterol, meski sudah benar-benar memperhatikan glukosa di dalam darah. Gangguan kolesterol ini dapat meningkatkan risiko aterosklerosis dan masalah kardiovaskular lainnya yang mungkin saja membahayakan.

Baca juga: Hati-Hati, Ini 5 Penyakit yang Dapat Terjadi karena Kolesterol Tinggi

Jika kamu mengidap diabetes, pastikan untuk melakukan perubahan pada pola makan dan gaya hidup yang difokuskan untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Namun, kamu juga perlu menjaga kadar kolesterol untuk tetap stabil karena bisa meningkatkan risiko terkait masalah jantung saat mengidap diabetes. Nah, untuk menghindari kolesterol tinggi, lakukan beberapa hal berikut ini:

1. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Serat adalah kandungan yang mengenyangkan dan juga tidak akan menambah kalori karena tubuh tidak dapat menyerapnya. Hal ini sangat baik untuk menurunkan berat badan, terlebih pada seseorang yang mengidap diabetes. Beberapa serat yang ditemukan dalam makanan, seperti kacang-kacangan dan apel, dapat menurunkan kolesterol jahat dan menjaga kadar glukosa darah tetap stabil.

Aturan paling mudah untuk mendapatkan banyak serat setiap kali makan adalah dengan memastikan separuh isi piring terdiri dari sayuran non-tepung, seperti asparagus atau lobak. Sayuran kaya akan serat dan fitonutrien yang dapat membantu untuk melindungi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Takaran jumlah serat per harinya yang dapat mencegah kolesterol tinggi adalah 25 gram per hari pada wanita dan 38 gram pada pria.

2. Perbanyak Konsumsi Lemak Baik

Lemak adalah nutrisi yang penting untuk memproduksi energi dan hormon, penyerapan vitamin, hingga pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Kebutuhan setiap orang diperkirakan 20%-35% kalorinya harus berasal dari lemak. Namun, kamu harus menghindari lemak jenuh karena berkontribusi tinggi terhadap kadar kolesterol LDL. Lebih baik mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal, seperti pada minyak zaitun, kacang-kacangan, dan biji-bijian karena mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Jenis lemak yang baik untuk tubuh lainnya adalah lemak tak jenuh ganda yang terdapat pada ikan berlemak, seperti salmon dan cod. Pilihan makanan lainnya yang dapat mengandung lemak ini adalah biji rami dan kenari. Semua makanan tersebut kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah secara keseluruhan.

Baca juga: Ketahui tentang Trigliserida dan Perannya Terhadap Diabetes

3. Menurunkan Berat Badan

Jika kamu mengidap kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan 5%-10% dapat memberi manfaat yang positif pada gangguan diabetes dan kadar kolesterol yang sebelumnya tinggi. Hal ini dapat membantu tubuh untuk menurunkan glukosa darah, tekanan darah, dan meningkatkan lemak darah. Di sisi lain, konsumsi obat juga mungkin saja berkurang. Perencanaan makan setiap hari sangat efektif untuk penurunan berat badan ditambah olahraga rutin.

4. Menghentikan Kebiasaan Buruk

Jika kamu memiliki banyak kebiasaan buruk, salah satunya merokok, cobalah untuk berhenti melakukannya. Merokok memiliki hubungan dengan kadar kolesterol yang lebih tinggi serta membentuk jenis kolesterol buruk yang teroksidasi, sehingga meningkatkan risiko pada aterosklerosis. Saat berhenti selama sebulan, kadar LDL terus menurun dan semuanya kembali normal setelah 90 hari. Maka dari itu, berhentilah sekarang juga!

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari kolesterol tinggi saat mengidap diabetes. Pastikan untuk melakukan semua kebiasaan ini setiap hari demi kesehatan diri sendiri. Jangan sampai gangguan yang terjadi menjadi semakin parah dan penyakit yang ada semakin sulit untuk diobati. Hal yang pasti adalah menanamkan kesungguhan pada diri sendiri jika benar-benar ingin sembuh.

Baca juga: Kolesterol Tinggi dan Darah Tinggi Berbahaya Jika Disatukan

Jika kamu ingin memeriksakan diri terkait risiko dari penyakit diabetes atau kolesterol tinggi, pemesanan pemeriksaan fisik dapat melalui aplikasi Halodoc. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc, pemesanan untuk pemeriksaan dapat disesuaikan dengan jadwal dan rumah sakit yang diinginkan. Maka dari itu, unduh aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2021. Managing High Cholesterol When You Have Diabetes.
Healthline. Diakses pada 2021. What Can I Eat to Keep My Blood Sugar and Cholesterol Low?