Cara Mengobati Empiema yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cara Mengobati Empiema yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Empiema merupakan penyakit yang sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Kondisi ini terjadi akibat adanya kumpulan nanah di ruang pleura, yaitu area yang terletak di antara paru-paru dan permukaan bagian dalam dinding dada. Maka dari itu, pengobatan perlu segera dilakukan. Penyakit empiema biasanya terjadi setelah seseorang mengalami infeksi jaringan paru-paru alias pneumonia. 

Jika dilihat dari jenisnya, penyakit ini dibedakan menjadi dua kelompok. Jenis yang pertama adalah empiema sederhana, yaitu empiema yang muncul pada tahap awal penyakit. Selain itu, ada empiema kompleks yang muncul pada tahap akhir penyakit. Lantas, apa saja gejala dari kondisi ini dan bagaimana cara mengobati penyakit empiema? 

Baca juga: 7 Penyebab Seseorang Alami Empiema

Mengenal Langkah Pengobatan untuk Penyakit Empiema 

Empiema sederhana merupakan kondisi di mana nanah pada pleura mengalir secara bebas. Kondisi ini ditandai dengan gejala demam, napas pendek, batuk kering, berkeringat, serta sakit kepala. Empiema sederhana juga menyebabkan sakit di bagian dada, kehilangan nafsu makan, serta mengalami disorientasi. Kondisi ini muncul pada tahap awal penyakit.  

Selain itu, ada juga kondisi yang disebut empiema kompleks. Biasanya, jenis ini muncul pada tahap akhir penyakit di mana peradangan yang terjadi sudah semakin parah. Jaringan parut mungkin terbentuk dan membagi ruang pleura menjadi rongga-rongga kecil. Kabar buruknya, empiema yang sudah sampai tahap ini biasanya akan semakin sulit untuk diobati. Jika infeksi semakin memburuk, akan terbentuk lapisan tebal mengelilingi ruang pleura yang membuat paru-paru sulit mengembang. Empiema kompleks ditandai dengan gejala sulit bernapas, sakit di bagian dada, penurunan berat badan, serta suara napas menurun. 

Penyakit ini harus segera ditangani dengan pengobatan yang tepat. Pengobatan dilakukan untuk mengatasi infeksi dan menghilangkan nanah yang ada di ruang pleura. Ada berbagai jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, di antaranya:

  1. Konsumsi Antibiotik 

Salah satu cara penanganan penyakit ini adalah konsumsi antibiotik. Tujuannya adalah untuk melawan bakteri yang menjadi penyebab infeks. Antibiotik yang diberikan dokter biasanya akan disesuaikan dengan jenis bakteri yang menjadi penyebab penyakit. 

Baca juga: 5 Diagnosis untuk Deteksi Empiema

  • Percutaneous Thoracentesis

Cara ini digunakan untuk diagnosis penyakit. Selain itu, thoracocentesis atau punksi pleura juga bisa membantu mengeluarkan cairan di ruang pleura. Umumnya, cara ini hanya dilakukan untuk mengobati kasus empiema sederhana. 

  • Operasi

Sementara untuk mengatasi empiema yang kompleks, biasanya dilakukan melalui prosedur operasi. Tindakan operasi bertujuan untuk memasukkan sebuah pipa karet yang akan membantu mengeluarkan nanah. Selain memasukkan pipa, ada beberapa jenis operasi lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini. Empiema biasanya ditangani dengan prosedur operasi, seperti thoracostomy, video-assisted thoracic surgery (VATS), dan Dekortikasi terbuka.

Pengobatan perlu segera dilakukan setelah seseorang didiagnosis mengidap penyakit empiema. Meski jarang, empiema kompleks bisa memicu komplikasi yang berbahaya, seperti sepsis yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh bekerja terus-menerus dalam melawan infeksi. Empiema juga bisa memicu komplikasi berupa paru-paru kolaps alias pneumotoraks. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berakibat sangat fatal. 

Baca juga: Mitos atau Fakta, Pengidap Pneumonia Bisa Terkena Empiema

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit empiema dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
Medscape. Diakses pada 2019. Empyema and Abscess Pneumonia.
Healthline. Diakses pada 2019. Empyema.
Web MD. Diakses pada 2019. What is Sepsis?